<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802</id><updated>2011-08-24T07:57:47.308-07:00</updated><category term='Profil'/><category term='Umum'/><category term='Kuliah'/><category term='Artikel English'/><category term='Tips'/><category term='PharmacyNews'/><category term='Tutorial'/><category term='Buku Gratis'/><category term='Artikel Indonesia'/><category term='Poetry and Motivation'/><title type='text'>WIRO PHARMACY BLOG</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>61</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-6255971548672002432</id><published>2011-06-26T21:23:00.000-07:00</published><updated>2011-06-26T21:36:02.191-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Indonesia'/><title type='text'>MANFAAT "MARAH, MENANGIS DAN TERTAWA"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-aCiF6_ELLM8/TggG5Q6bXjI/AAAAAAAAANc/Uotj1dYU9jw/s1600/facialexpression.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 276px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-aCiF6_ELLM8/TggG5Q6bXjI/AAAAAAAAANc/Uotj1dYU9jw/s320/facialexpression.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622751715634404914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MARAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini dia beberapa fakta tentang marah yang perlu Anda ketahui:&lt;br /&gt;Menurut Charles Spielberger, Ph.D., seorang ahli psikologi yang mengambil 3spesialisasi studi tentang marah. Marah adalah suatu perilaku yang normal dan sehat yakni sebagai salah satu bentuk ekspresi emosi manusia. Seperti bentuk emosi lainnya, marah juga diikuti dengan perubahan psikologis dan biologis. Ketika Anda marah, denyut nadi dan tekanan darah meningkat, begitu juga dengan level hormon, adrenalin dan noradrenalin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mark Gorkin—seorang konsultan pencegahan stres dan kekerasan— membagi marah dalam empat kategori; marah yang disengaja, marah spontan (marah yg dilakukan secara tiba-tiba), marah konstruktif (marah yang disertai ancaman terhadap orang lain) dan marah destruktif (marah yang ditumpahkan tanpa rasa bersalah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marah juga merupakan satu bentuk komunikasi. Karena adakalanya orang lain baru mengerti maksud yang ingin disampaikan ketika kita marah. Bentuk penyampaian marah bisa berbeda-beda bergantung pada lingkungan dan kondisi sosial budayayang membentuknya. Di Jepang, orang sering diam saat marah karena memang orang-orang Jepang tidak terbiasa mengekspresikan perasaannya. Berbeda dengan orang Amerika yang lebih berterus terang mengungkapkan perasaannya atau sama halnya dengan Suku Batak di tanah air kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marah adalah manusiawi. Marah yang bisa berdampak buruk adalah marah yang tidak dikelola. Sebaliknya bila Anda mampu mengelola amarah dengan tepat, maka ekspresi kemarahan Anda justru akan menyehatkan. Hal ini sudah terbukti pada sebuah penelitian yang menyatakan marah akan lebih baik daripada memendam perasaan jengkel.&lt;br /&gt;Bagaimana marah yang menyehatkan itu? Yakni marah yang beralasan yang bukan karena faktor subjektif semata. Lontarkan kemarahan atau kejengkelan Anda sewajarnya saja. Sampaikan, penyebab utama kejengkelan itu. Bukan marah yang sekadar menuruti emosi yang meledak-ledak, kemudian melampiaskannya melalui kata-kata, ekspresi dan perlakuan yang kasar karena dapat merugikan orang lain. Untuk itu, dalam keadaan marah kita harus mengedepankan rasio. Sehingga kemarahan itu jadi lebih terkendali&lt;br /&gt;Bagi Anda yang selama ini kerap mengumbar marah tanpa alasan kuat, ada 4 langkah yang dapat dilakukan:&lt;br /&gt;* Mengidentifikasi kesalahan sikap dan pendirian yang memengaruhi seseorang menjadi marah secara berlebihan. Bila telah diketahui dan diperbaiki kesalahan ini, umumnya Anda bakal lebih mudah mengendalikan marah.&lt;br /&gt;* Mengidentifikasi faktor-faktor dari masa kecil yang menghambat kemampuan untuk mengekspresikan amarah. Faktor-faktor ini termasuk ketakutan, penolakan dan ketidaktahuan.&lt;br /&gt;* Mempelajari cara tepat untuk mengekspresikan kemarahan sehingga tetap dapat menguasai situasi yang menimbulkan kemarahan itu, bahkan secara lebih efektif.&lt;br /&gt;* Menutup luka-luka yang mungkin tertinggal oleh pengaruh emosional dari kemarahan yang menghancurkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MENANGIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini dia beberapa fakta tentang menangis yang perlu Anda ketahui:&lt;br /&gt;Menangis adalah ekspresi dari emosi yang dipercaya dapat meningkatkan kesehatan. Hal ini dipicu karena air mata yang keluar saat menangis mengandung zat mangan dan hormon prolaktin yang cenderung meningkat ketika seseorang dilanda frustrasi/depresi. Keluarnya kedua zat tersebut dari tubuh secara otomatis menurunkan depresiyang tengah diderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 3 jenis air mata. Pertama, air mata basal yang diproduksi untuk melubrikasi mata secara teratur. Kedua adalah air mata ya3ng keluar secara refleks karena dipicu oleh iritasi yang dapat terjadi oleh pengaruh bawang atau lainnya. Yang ketiga adalah air mata yang keluar karena pengaruh emosi. Jenis air mata terakhir inilah yang memiliki zat mangan dan hormon prolaktin tertinggi. Jadi, ketika seseorang menangis karena emosi yang melanda dirinya, keluarnya air mata tersebut secara naluriah mengurangi perasaan depresi yang ada hingga tubuh mencapai kondisi stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangis yang sehat adalah menangis sepuasnya hingga rasa sedih atau beban emosi yang membebani terasa berkurang. Dengan begitu, usai menangis akan timbul perasaan nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TERTAWA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini dia beberapa fakta tentang tertawa yang perlu Anda ketahui:&lt;br /&gt;Tertawa bermanfaat untuk kesehatan. Tertawa melepaskan energi positif yang menstimulasi otak untuk melepaskan pemikiran-pemikiran negatif maupun depresi yang dialami tubuh. Menurunnya tingkat depresi pada tub3uh menyebabkan sistem kekebalan tubuh pun meningkat secara otomatis sehingga tubuh terasa lebih segar dan sehat.&lt;br /&gt;Ketika tertawa, tubuh akan menghasilkan hormon endorphine yang memberikan rasa nyaman bagi tubuh (sebagai penenang alami). Tertawa dapat meredakan stres bahkan dipercaya dapat membuat orang lebih awet muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertawa juga dipercaya dapat bermanfaat untuk membantu proses penyembuhan atas suatu penyakit yang tengah diderita. Dengan tertawa peredaran darah dalam tubuh akan lancar, kadar oksigen dalam darah meningkat. Selain itu, tekanan darah akan normal.&lt;br /&gt;Tertawa yang sehat adalah yang lepas, gembira dan dilakukan dengan sepenuh hati. Ketika tertawa, otot-otot di sekitar wajah pun mendapatkan stimulasi. Sehingga dapat sekaligus untuk senam wajah, mengendurkan ketegangan otot-otot di wajah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : gudangrangers.heck.in&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-6255971548672002432?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/6255971548672002432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=6255971548672002432&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/6255971548672002432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/6255971548672002432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2011/06/manfaat-marah-menangis-dan-tertawa.html' title='MANFAAT &quot;MARAH, MENANGIS DAN TERTAWA&quot;'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-aCiF6_ELLM8/TggG5Q6bXjI/AAAAAAAAANc/Uotj1dYU9jw/s72-c/facialexpression.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-7501929232321427913</id><published>2011-06-26T08:44:00.000-07:00</published><updated>2011-06-26T08:51:47.524-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>TIPS : MEMPERCEPAT PROSES DOWNLOAD (TIDAK SERIBET IDM)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-f5UDLye73Xc/TgdUz5ayjQI/AAAAAAAAANE/6aGQ6mMUl2o/s1600/download.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 288px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-f5UDLye73Xc/TgdUz5ayjQI/AAAAAAAAANE/6aGQ6mMUl2o/s320/download.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622555910358600962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya kecepatan proses download ditentukan oleh kecepatan akses dari koneksi internet yang kita gunakan, meskipun ada beberapa trik &amp;amp; tips yang dapat digunakan untuk mempercepat koneksi internet namun jika koneksi yang kita gunakan sedang drop atau lagi lemot-lemotnya maka kita juga nggak akan bisa berbuat apa-apa lagi ;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hal yang tidak menyenangkan adalah ketika sedang download file atau mp3 tiba-tiba koneksi putus, sehingga kita harus mengulang dari awal lagi, tentu hal ini sangat merepotkan dan nggak efisien untuk kita perlu sebuah aplikasi download manager.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet download manager adalah salah satu aplikasi atau software yang dapat digunakan untuk mempercepat proses download, kelebihan dari Download Manager atau Download Accelerator adalah aplikasi tersebut akan melakukan proses download file secara parsial ( pemisahan proses menjadi beberapa bagian kecil ) sehingga proses download menjadi lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu aplikasi download manager / accelerator yang dapat digunakan untuk mempercepat proses download adalah IDM alias Internet Download Manager, namun karena Internet Download Manager bukan termasuk freeware maka gwa nggak menyediakan link untuk download Internet Download Manager lagian gwa juga nggak punya &amp;amp; malas buat nyari crack atau serial number Internet Download Manager he..he....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ganti dari Internet Download Manager kita dapat menggunakan FREE DOWNLOAD MANAGER, yaitu sebuah aplikasi download manager yang disediakan secara gratis tanpa lisensi (freeware ). Meskipun gratis aplikasi download manager tersebut tidak kalah jika dibandingkan dengan software download manager berbayar, bahkan mempunyai fungsi tambahan yang tidak dimiliki oleh aplikasi lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai aplikasi gratisan untuk mempercepat proses download, Free Download Manager termasuk sangat lengkap karena menyediakan berbagai fitur tambahan yang sangat berguna bagi kita misalnya : fasilitas html spider yang dapat digunakan untuk mendownload sebuah website secara penuh, fasilitas Torrent yaitu digunakan untuk mendownload file torrent dan berbagai fasilitas lain yang sangat bermanfaat (mungkin akan gwa tulis di artikel lain he..he.. ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti layaknya aplikasi download manager lainnya, Free Download Manager akan langsung aktif ketika kita download sebuah file, proses download tersebut dapat kita percepat lagi dengan mengaktifkan Heavy Mode. Free Download Manager juga menyediakan fasilitas scheduling download, sehingga kita kita bisa mengatur proses download yang akan kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kelebihan dari Free Download Manager adalah kita bisa membuat aplikasi tersebut menjadi aplikasi portable sehingga bisa disimpan di flashdik dan dapat digunakan di komputer lain tanpa harus menginstall-nya lagi, untuk membuat Free Download Manager menjadi aplikasi portable klik menu File kemudian pilih menu Create Portable Version, setelah itu simpan aplikasi tersebut di tempat yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang tertarik silahkan download Free Download Manager &lt;a href="http://www.freedownloadmanager.org/download.htm"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : freewareforall.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-7501929232321427913?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/7501929232321427913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=7501929232321427913&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7501929232321427913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7501929232321427913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2011/06/tips-mempercepat-proses-download-tidak.html' title='TIPS : MEMPERCEPAT PROSES DOWNLOAD (TIDAK SERIBET IDM)'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-f5UDLye73Xc/TgdUz5ayjQI/AAAAAAAAANE/6aGQ6mMUl2o/s72-c/download.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-4498239532804675958</id><published>2011-06-25T06:14:00.000-07:00</published><updated>2011-06-25T06:40:38.858-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>TIPS : MEMPERCEPAT KONEKSI INTERNET</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-PKeNMQytrfE/TgXkzARjvZI/AAAAAAAAAM8/KgLJFmPSMhs/s1600/internet.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-PKeNMQytrfE/TgXkzARjvZI/AAAAAAAAAM8/KgLJFmPSMhs/s320/internet.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622151274740039058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Browsing Internet dengan kecepatan yang tinggi pasti sangat menyenangkan, berbagai cara dilakukan untuk mempercepat koneksi internet baik menggunakan software agar koneksi internet menjadi lebih cepat maupun menggunakan settingan tertentu yang diklaim bisa mempercepat koneksi internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat digunakan untuk mempercepat koneksi internet :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Menggubah setting bandwith Pada windows&lt;br /&gt;Pada dasarnya OS windows sudah membatasi bandwidth untuk koneksi internet sebanyak 20% dari total bandwidth yang seharusnya bisa maksimal,Jika anda ingin menambah bandwidth internet supaya koneksinya terasa lebih cepat dan kencang bisa dengan cara mengurangi atau mengosongkan batasan bandwidth tersebut supaya pada Windows kita bisa maksimal dalam menggunakan bandwidth yang sudah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikuti petunjuknya seperti dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Klik Start&lt;br /&gt;   Klik Run&lt;br /&gt;   Ketik gpedit.msc&lt;br /&gt;   Kemudian klik Ok&lt;br /&gt;   Setelah masuk klik Administrative Templates&lt;br /&gt;   Kemudian Klik Network&lt;br /&gt;   Setelah terbuka klik QoS Packet scheduler&lt;br /&gt;   Kemudian klik Limit Reservable Bandwidth&lt;br /&gt;   Dan setelah terbuka ubah setting menjadi Enable&lt;br /&gt;   Kemudian ubah Bandwidth Limitnya menjadi 0&lt;br /&gt;   Klik Apply,ok&lt;br /&gt;   Kemudian keluar dan Restart komputer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. Gunakan DNS dari OpenDNS untuk koneksi internet yang lebih cepat dan lebih aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Klik Start&lt;br /&gt;   Klik Control Panel&lt;br /&gt;   Pilih Network &amp;amp; Internet Connection&lt;br /&gt;   Klik Network Connection&lt;br /&gt;   Klik Kanan Local Area Connection pilih Properties&lt;br /&gt;   Pilih Internet Protocol (TCP/IP) kemudian Klik Properties&lt;br /&gt;   Klik Use Following DNS Server&lt;br /&gt;   Isi Preferred DNS Server dengan angka : 208.67.222.222&lt;br /&gt;   Isi Alternate DNS Server dengan angka : 208.67.220.220&lt;br /&gt;   Kemudian Klik OK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. Jika menggunakan Browser Firefox gunakan add on Fasterfox&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasterfox adalah sebuah add on yang berfungsi untuk mempercepat koneksi dengan melakukan optimasi pada network dan cache browser. Fungsi dari cache adalah untuk menyimpan data sementara dari website yang kita kunjungi, sehingga ketika kita membuka kembali website tersebut proses loading-nya akan lebih cepat karena datanya telah disimpan di cache.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa optimasi yang dapat dilakukan oleh fasterfox adalah: HTTP pipelining, Memory caching,Disk caching,DNS caching,FastBack caching.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. Bagi pengguna Firefox, silahkan pasang Adblock&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsinya adalah untuk mem-filter iklan-iklan yang tidak perlu pada saat kita browsing, sehingga proses loading akan menjadi lebih cepat dan maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK brotha and sista, tips lain mengenai cara mempercepat koneksi internet gwa sambung lain kali ya bye..bye...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-4498239532804675958?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/4498239532804675958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=4498239532804675958&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4498239532804675958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4498239532804675958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2011/06/tips-mempercepat-koneksi-internet.html' title='TIPS : MEMPERCEPAT KONEKSI INTERNET'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-PKeNMQytrfE/TgXkzARjvZI/AAAAAAAAAM8/KgLJFmPSMhs/s72-c/internet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-2765465273460687175</id><published>2011-03-30T03:16:00.000-07:00</published><updated>2011-03-30T03:50:33.136-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH : SPEKTROMETRI SERAPAN ATOM (AAS)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Q8K9zZ6dsBw/TZMDyWdvF9I/AAAAAAAAAMw/KOxgHnT0EYA/s1600/aas.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Q8K9zZ6dsBw/TZMDyWdvF9I/AAAAAAAAAMw/KOxgHnT0EYA/s320/aas.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5589815726055561170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PRINSIP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Spektrofotometri serapan atom (AAS) adalah suatu metode analisis yang didasarkan pada proses penyerapan energi radiasi oleh atom-atom yang berada pada tingkat energi dasar (ground state). Penyerapan tersebut menyebabkan tereksitasinya elektron dalam kulit atom ke tingkat energi yang lebih tinggi. Keadaan ini bersifat labil, elektron akan kembali ke tingkat energi dasar sambil mengeluarkan energi yang berbentuk radiasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam AAS, atom bebas berinteraksi dengan berbagai bentuk energi seperti energi panas, energi elektromagnetik, energi kimia dan energi listrik. Interaksi ini menimbulkan proses-proses dalam atom bebas yang menghasilkan absorpsi dan emisi (pancaran) radiasi dan panas.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radiasi yang dipancarkan bersifat khas karena mempunyai panjang gelombang yang karakteristik untuk setiap atom bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya absorpsi atau emisi radiasi disebabkan adanya transisi elektronik yaitu perpindahan elektron dalam atom, dari tingkat energi yang satu ke tingkat energi yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Absorpsi radiasi terjadi apabila ada elektron yang mengabsorpsi energi radiasi sehingga berpindah ke tingkat energi yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;Emisi terjadi apabila ada elektron yang berpindah ke tingkat energi yang lebih rendah sehingga terjadi pelepasan energi dalam bentuk radiasi.&lt;br /&gt;Panjang gelombang dari radiasi yang menyebabkan eksitasi ke tingkat eksitasi tingkat-1 disebut panjang gelombang radiasi resonansi. Radiasi ini berasal dari unsur logam/metaloid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radiasi resonansi dari unsur X hanya dapat diabsorpsi oleh atom X, sebaliknya atom X tidak dapat mengabsorpsi radiasi resonansi unsur Y. Tak ada satupun unsur dalam susunan berkala yang radiasi resonansinya menyamai unsur lain.&lt;br /&gt;Hal inilah yang menyebabkan metode AAS sangat spesifik dan hampir bebas gangguan karena frekuensi radiasi yang diserap adalah karakteristik untuk setiap unsur. Gangguan hanya akan terjadi apabila panjang radiasi resonansi dari dua unsur yang sangat berdekatan satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 67 unsur telah dapat ditentukan dengan cara AAS. Banyak penentuan unsur-unsur logam yang sebelumnya dilakukan dengan metoda polarografi, kemudian dengan metoda spektrofotometri UV-VIS, sekarang banyak diganti dengan metoda AAS.&lt;br /&gt;Keuntungan metoda AAS adalah:&lt;br /&gt;•Spesifik&lt;br /&gt;•Batas (limit) deteksi rendah&lt;br /&gt;•Dari satu larutan yang sama, beberapa unsur berlainan dapat diukur&lt;br /&gt;•Pengukuran dapat langsung dilakukan terhadap larutan contoh (preparasi contoh sebelum pengukuran lebih sederhana, kecuali bila ada zat pengganggu)&lt;br /&gt;•Dapat diaplikasikan kepada banyak jenis unsur dalam banyak jenis contoh.&lt;br /&gt;•Batas kadar-kadar yang dapat ditentukan adalah amat luas (mg/L hingga persen)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Atomisasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga cara atomisasi (pembentukan atom) dalam AAS :&lt;br /&gt;1.Atomisasi dengan nyala&lt;br /&gt;Suatu senyawa logam yang dipanaskan akan membentuk atom logam pada suhu ± 1700 ºC atau lebih. Sampel yang berbentuk cairan akan dilakukan atomisasi dengan cara memasukan cairan tersebut ke dalam nyala campuran gas bakar. Tingginya suhu nyala yang diperlukan untuk atomisasi setiap unsur berbeda.&lt;br /&gt;Beberapa unsur dapat ditentukan dengan nyala dari campuran gas yang berbeda tetapi penggunaan bahan bakar dan oksidan yang berbeda akan memberikan sensitivitas yang berbeda pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat-syarat gas yang dapat digunakan dalam atomisasi dengan nyala:&lt;br /&gt;•Campuran gas memberikan suhu nyala yang sesuai untuk atomisasi unsur yang akan dianalisa&lt;br /&gt;•Tidak berbahaya misalnya tidak mudah menimbulkan ledakan.&lt;br /&gt;•Gas cukup aman, tidak beracun dan mudah dikendalikan&lt;br /&gt;•Gas cukup murni dan bersih (UHP)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Campuran gas yang paling umum digunakan adalah Udara : C2H2 (suhu nyala 1900 – 2000 ºC), N2O : C2H2 (suhu nyala 2700 – 3000 ºC), Udara : propana (suhu nyala 1700 – 1900 ºC)&lt;br /&gt;Banyaknya atom dalam nyala tergantung pada suhu nyala. Suhu nyala tergantung perbandingan gas bahan bakar dan oksidan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang harus diperhatikan pada atomisasi dengan nyala :&lt;br /&gt;1.Standar dan sampel harus dipersiapkan dalam bentuk larutan dan cukup stabil. Dianjurkan dalam larutan dengan keasaman yang rendah untuk mencegah korosi.&lt;br /&gt;2.Atomisasi dilakukan dengan nyala dari campuran gas yang sesuai dengan unsur yang dianalisa.&lt;br /&gt;3.Persyaratan bila menggunakan pelarut organik :&lt;br /&gt;•Tidak mudah meledak bila kena panas&lt;br /&gt;•Mempunyai berat jenis &amp;gt; 0,7 g/mL&lt;br /&gt;•Mempunyai titik didih &amp;gt; 100 ºC&lt;br /&gt;•Mempunyai titik nyala yang tinggi&lt;br /&gt;•Tidak menggunakan pelarut hidrokarbon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuatan atom bebas dengan menggunakan nyala (Flame AAS)&lt;br /&gt;Contoh: Suatu larutan MX, setelah dinebulisasi ke dalam spray chamber sehingga terbentuk aerosol kemudian dibawa ke dalam nyala oleh campuran gas oksidan dan bahan bakar akan mengalami proses atomisasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Atomisasi tanpa nyala&lt;br /&gt;Atomisasi tanpa nyala dilakukan dengan mengalirkan energi listrik pada batang karbon (CRA – Carbon Rod Atomizer) atau tabung karbon (GTA – Graphite Tube Atomizer) yang mempunyai 2 elektroda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampel dimasukan ke dalam CRA atau GTA. Arus listrik dialirkan sehingga batang atau tabung menjadi panas (suhu naik menjadi tinggi) dan unsur yang dianalisa akan teratomisasi. Suhu dapat diatur hingga 3000 ºC. pemanasan larutan sampel melalui tiga tahapan yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Tahap pengeringan (drying) untuk menguapkan pelarut&lt;br /&gt;•Pengabuan (ashing), suhu furnace dinaikkan bertahap sampai terjadi dekomposisi dan penguapan senyawa organik yang ada dalam sampel sehingga diperoleh garam atau oksida logam&lt;br /&gt;•Pengatoman (atomization)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Atomisasi dengan pembentukan senyawa hidrida&lt;br /&gt;Atomisasi dengan pembentukan senyawa hidrida dilakukan untuk unsur As, Se, Sb yang mudah terurai apabila dipanaskan pada suhu lebih dari 800 ºC sehingga atomisasi dilakukan dengan membentuk senyawa hibrida berbentuk gas atau yang lebih terurai menjadi atom-atomnya melalui reaksi reduksi oleh SnCl2 atau NaBH4, contohnya merkuri (Hg).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Skema peralatan AAS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.Sumber radiasi berupa lampu katoda berongga&lt;br /&gt;2.Atomizer yang terdiri dari pengabut dan pembakar&lt;br /&gt;3.Monokromator&lt;br /&gt;4.Detektor&lt;br /&gt;5.Rekorder&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.Sumber radiasi resonansi&lt;br /&gt;Sumber radiasi resonansi yang digunakan adalah lampu katoda berongga (Hollow Cathode Lamp) atau Electrodeless Discharge Tube (EDT). Elektroda lampu katoda berongga biasanya terdiri dari wolfram dan katoda berongga dilapisi dengan unsur murni atau campuran dari unsur murni yang dikehendaki. Tanung lampu dan jendela (window) terbuat dari silika atau kuarsa, diisi dengan gas pengisi yang dapat menghasilkan proses ionisasi. Gas pengisi yang biasanya digunakan ialah Ne, Ar atau He.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemancaran radiasi resonansi terjadi bila kedua elektroda diberi tegangan, arus listrik yang terjadi menimbulkan ionisasi gas-gas pengisi. Ion-ion gas yang bermuatan positif ini menembaki atom-atom yang terdapat pada katoda yang menyebabkan tereksitasinya atom-atom tersebut. Atom-atom yang tereksitasi ini bersifat tidak stabil dan akan kembali ke tingkat dasar dengan melepaskan energi eksitasinya dalam bentuk radiasi. Radiasi ini yang dilewatkan melalui atom yang berada dalam nyala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Atomizer&lt;br /&gt;Atomizer terdiri atas Nebulizer (sistem pengabut), spray chamber dan burner (sistem pembakar)&lt;br /&gt;•Nebulizer berfungsi untuk mengubah larutan menjadi aerosol (butir-butir kabut dengan ukuran partikel 15 – 20 µm) dengan cara menarik larutan melalui kapiler (akibat efek dari aliran udara) dengan pengisapan gas bahan bakar dan oksidan, disemprotkan ke ruang pengabut. Partikel-partikel kabut yang halus kemudian bersama-sama aliran campuran gas bahan bakar, masuk ke dalam nyala, sedangkan titik kabut yang besar dialirkan melalui saluran pembuangan.&lt;br /&gt;•Spray chamber berfungsi untuk membuat campuran yang homogen antara gas oksidan, bahan bakar dan aerosol yang mengandung contoh sebelum memasuki burner.&lt;br /&gt;•Burner merupakan sistem tepat terjadi atomisasi yaitu pengubahan kabut/uap garam unsur yang akan dianalisis menjadi atom-atom normal dalam nyala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.Monokromator&lt;br /&gt;Setelah radiasi resonansi dari lampu katoda berongga melalui populasi atom di dalam nyala, energi radiasi ini sebagian diserap dan sebagian lagi diteruskan. Fraksi radiasi yang diteruskan dipisahkan dari radiasi lainnya. Pemilihan atau pemisahan radiasi tersebut dilakukan oleh monokromator.&lt;br /&gt;Monokromator berfungsi untuk memisahkan radiasi resonansi yang telah mengalami absorpsi tersebut dari radiasi-radiasi lainnya. Radiasi lainnya berasal dari lampu katoda berongga, gas pengisi lampu katoda berongga atau logam pengotor dalam lampu katoda berongga.&lt;br /&gt;Monokromator terdiri atas sistem optik yaitu celah, cermin dan kisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.Detektor&lt;br /&gt;Detektor berfungsi mengukur radiasi yang ditransmisikan oleh sampel dan mengukur intensitas radiasi tersebut dalam bentuk energi listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e.Rekorder&lt;br /&gt;Sinyal listrik yang keluar dari detektor diterima oleh piranti yang dapat menggambarkan secara otomatis kurva absorpsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-2765465273460687175?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/2765465273460687175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=2765465273460687175&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2765465273460687175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2765465273460687175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2011/03/kuliah-spektrometri-serapan-atom-aas.html' title='KULIAH : SPEKTROMETRI SERAPAN ATOM (AAS)'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Q8K9zZ6dsBw/TZMDyWdvF9I/AAAAAAAAAMw/KOxgHnT0EYA/s72-c/aas.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-4523839787096695570</id><published>2011-03-27T20:36:00.000-07:00</published><updated>2011-03-27T20:43:44.906-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH : INTERAKSI OBAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-wPB44RHqafo/TZADGgED9gI/AAAAAAAAAMo/FLPBZk15iIM/s1600/druginteraction.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 314px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-wPB44RHqafo/TZADGgED9gI/AAAAAAAAAMo/FLPBZk15iIM/s320/druginteraction.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588970547787855362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Pendahuluan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interaksi obat adalah perubahan efek suatu obat akibat pemakaian obat lain (interaksi obat-obat) atau oleh makanan, obat tradisional dan senyawa kimia lain. Interaksi obat yang signifikan dapat terjadi jika dua atau lebih obat digunakan bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interaksi obat dan efek samping obat perlu mendapat perhatian. Sebuah studi di Amerika menunjukkan bahwa setiap tahun hampir 100.000 orang harus masuk rumah sakit atau harus tinggal di rumah sakit lebih lama dari pada seharusnya, bahkan hingga terjadi kasus kematian karena interaksi dan/atau efek samping obat. Pasien yang dirawat di rumah sakit sering mendapat terapi dengan polifarmasi (6-10 macam obat) karena sebagai subjek untuk lebih dari satu dokter, sehingga sangat mungkin terjadi interaksi obat terutama yang dipengaruhi tingkat keparahan penyakit atau usia.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interaksi obat secara klinis penting bila berakibat peningkatan toksisitas dan/atau pengurangan efektivitas obat. Jadi perlu diperhatikan terutama bila menyangkut obat dengan batas keamanan yang sempit (indeks terapi yang rendah), misalnya glikosida jantung, antikoagulan dan obat-obat sitostatik. Selain itu juga perlu diperhatikan obat-obat yang biasa digunakan bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian interaksi obat dalam klinis sukar diperkirakan karena :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. dokumentasinya masih sangat kurang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. seringkali lolos dari pengamatan, karena kurangnya pengetahuan akan mekanisme dan kemungkinan terjadi interaksi obat. Hal ini mengakibatkan interaksi obat berupa peningkatan toksisitas dianggap sebagai reaksi idiosinkrasi terhadap salah satu obat, sedangkan interaksi berupa penurunakn efektivitas dianggap diakibatkan bertambah parahnya penyakit pasien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. kejadian atau keparahan interaksi obat dipengaruhi oleh variasi individual, di mana populasi tertentu lebih peka misalnya pasien geriatric atau berpenyakit parah, dan bisa juga karena perbedaan kapasitas metabolisme antar individu. Selain itu faktor penyakit tertentu terutama gagal ginjal atau penyakit hati yang parah dan faktor-faktor lain (dosis besar, obat ditelan bersama-sama, pemberian kronik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mekanisme Interaksi Obat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interaksi diklasifikasikan berdasarkan keterlibatan dalam proses farmakokinetik maupun farmakodinamik. Interaksi farmakokinetik ditandai dengan perubahan kadar plasma obat, area di bawah kurva (AUC), onset aksi, waktu paro dsb. Interaksi farmakokinetik diakibatkan oleh perubahan laju atau tingkat absorpsi, distribusi, metabolisme dan ekskresi. Interaksi farmakodinamik biasanya dihubungkan dengan kemampuan suatu obat untuk mengubah efek obat lain tanpa mengubah sifat-sifat farmakokinetiknya. Interaksi farmakodinamik meliputi aditif (efek obat A =1, efek obat B = 1, efek kombinasi keduanya = 2), potensiasi (efek A = 0, efek B = 1, efek kombinasi A+B = 2), sinergisme (efek A = 1, efek B = 1, efek kombinasi A+B = 3) dan antagonisme (efek A = 1, efek B = 1, efek kombinasi A+B = 0). Mekanisme yang terlibat dalam interaksi farmakodinamik adalah perubahan efek pada jaringan atau reseptor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Interaksi farmakokinetik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Absorpsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat-obat yang digunakan secara oral bisaanya diserap dari saluran cerna ke dalam sistem sirkulasi. Ada banyak kemungkinan terjadi interaksi selama obat melewati saluran cerna. Absorpsi obat dapat terjadi melalui transport pasif maupun aktif, di mana sebagian besar obat diabsorpsi secara pasif. Proses ini melibatkan difusi obat dari daerah dengan kadar tinggi ke daerah dengan kadar obat yang lebih rendah. Pada transport aktif terjadi perpindahan obat melawan gradien konsentrasi (contohnya ion-ion dan molekul yang larut air) dan proses ini membutuhkan energi. Absorpsi obat secara transport aktif lebih cepat dari pada secara tansport pasif. Obat dalam bentuk tak-terion larut lemak dan mudah berdifusi melewati membran sel, sedangkan obat dalam bentuk terion tidak larut lemak dan tidak dapat berdifusi. Di bawah kondisi fisiologi normal absorpsinya agak tertunda tetapi tingkat absorpsinya biasanya sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kecepatan absorpsi berubah, interaksi obat secara signifikan akan lebih mudah terjadi, terutama obat dengan waktu paro yang pendek atau bila dibutuhkan kadar puncak plasma yang cepat untuk mendapatkan efek. Mekanisme interaksi akibat gangguan absorpsi antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Interaksi langsung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interaksi secara fisik/kimiawi antar obat dalam lumen saluran cerna sebelum absorpsi dapat mengganggu proses absorpsi. Interaksi ini dapat dihindarkan atau sangat dikuangi bila obat yang berinteraksi diberikan dalam jangka waktu minimal 2 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. perubahan pH saluran cerna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cairan saluran cerna yang alkalis, misalnya akibat adanya antasid, akan meningkatkan kelarutan obat yang bersifat asam yang sukar larut dalam saluran cerna, misalnya aspirin. Dengan demikian dipercepatnya disolusi aspirin oleh basa akan mempercepat absorpsinya. Akan tetapi, suasana alkalis di saluran cerna akan mengurangi kelarutan beberapa obat yang bersifat basa (misalnya tetrasiklin) dalam cairan saluran cerna, sehingga mengurangi absorpsinya. Berkurangnya keasaman lambung oleh antasida akan mengurangi pengrusakan obat yang tidak tahan asam sehingga meningkatkan bioavailabilitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketokonazol yang diminum per oral membutuhkan medium asam untuk melarutkan sejumlah yang dibutuhkan sehingga tidak memungkinkan diberikan bersama antasida, obat antikolinergik, penghambatan H2, atau inhibitor pompa proton (misalnya omeprazol). Jika memang dibutuhkan, sebaiknya abat-obat ini diberikan sedikitnya 2 jam setelah pemberian ketokonazol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. pembentukan senyawa kompleks tak larut atau khelat, dan adsorsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interaksi antara antibiotik golongan fluorokinolon (siprofloksasin, enoksasin, levofloksasin, lomefloksasin, norfloksasin, ofloksasin dan sparfloksasin) dan ion-ion divalent dan trivalent (misalnya ion Ca2+ , Mg2+ dan Al3+ dari antasida dan obat lain) dapat menyebabkan penurunan yang signifikan dari absorpsi saluran cerna, bioavailabilitas dan efek terapetik, karena terbentuknya senyawa kompleks. Interaksi ini juga sangat menurunkan aktivitas antibiotik fluorokuinolon. Efek interaksi ini dapat secara signifikan dikurangi dengan memberikan antasida beberapa jam sebelum atau setelah pemberian fluorokuinolon. Jika antasida benar-benar dibutuhkan, penyesuaian terapi, misalnya penggantian dengan obat-pbat antagonis reseptor H2 atau inhibitor pompa proton dapat dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa obat antidiare (yang mengandung atapulgit) menjerap obat-obat lain, sehingga menurunkan absorpsi. Walaupun belum ada riset ilmiah, sebaiknya interval pemakaian obat ini dengan obat lain selama mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. obat menjadi terikat pada sekuestran asam empedu (BAS : bile acid sequestrant)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolestiramin dan kolestipol dapat berikatan dengan asam empedu dan mencegah reabsorpsinya, akibatnya dapat terjadi ikatan dengan obat-obat lain terutama yang bersifat asam (misalnya warfarin). Sebaiknya interval pemakaian kolestiramin atau kolestipol dengan obat lain selama mungkin (minimal 4 jam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. perubahan fungsi saluran cerna (percepatan atau lambatnya pengosongan lambung, perubahan vaksularitas atau permeabilitas mukosa saluran cerna, atau kerusakan mukosa dinding usus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.1. Distribusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah obat diabsorpsi ke dalam sistem sirkulasi, obat di bawa ke tempat kerja di mana obat akan bereaksi dengan berbagai jaringan tubuh dan atau reseptor. Selama berada di aliran darah, obat dapat terikat pada berbagai komponen darah terutama protein albumin. Obat-obat larut lemak mempunyai afinitas yang tinggi pada jaringan adiposa, sehingga obat-obat dapat tersimpan di jaringan adiposa ini. Rendahnya aliran darah ke jaringan lemak mengakibatkan jaringan ini menjadi depot untuk obat-obat larut lemak. Hal ini memperpanjang efek obat. Obat-obat yang sangat larut lemak misalnya golongan fenotiazin, benzodiazepin dan barbiturat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah obat yang bersifat asam mempunyai afinitas terhadap protein darah terutama albumin. Obat-obat yang bersifat basa mempunyai afinitas untuk berikatan dengan asam-α-glikoprotein. Ikatan protein plasma (PPB : plasma protein binding) dinyatakan sebagai persen yang menunjukkan persen obat yang terikat. Obat yang terikat albumin secara farmakologi tidak aktif, sedangkan obat yang tidak terikat, biasa disebut fraksi bebas, aktif secara farmakologi. Bila dua atau lebih obat yang sangat terikat protein digunakan bersama-sasam, terjadi kompetisi pengikatan pada tempat yang sama, yang mengakibatkan terjadi penggeseran salah satu obat dari ikatan dengan protein, dan akhirnya terjadi peninggatan kadar obat bebas dalam darah. Bila satu obat tergeser dari ikatannya dengan protein oleh obat lain, akan terjadi peningkatan kadar obat bebas yang terdistribusi melewati berbagai jaringan. Pada pasien dengan hipoalbuminemia kadar obat bebas atau bentuk aktif akan lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asam valproat dilaporkan menggeser fenitoin dari ikatannya dengan protein dan juga menghambat metabolisme fenitoin. Jika pasien mengkonsumsi kedua obat ini, kadar fenitoin tak terikat akan meningkat secara signifikan, menyebabkan efek samping yang lebih besar. Sebaliknya, fenitoin dapat menurunkan kadar plasma asam valproat. Terapi kombinasi kedua obat ini harus dimonitor dengan ketat serta dilakukan penyesuaian dosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat-obat yang cenderung berinteraksi pada proses distribusi adalah obat-obat yang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  persen terikat protein tinggi ( lebih dari 90%)&lt;br /&gt;  terikat pada jaringan&lt;br /&gt;  mempunyai volume distribusi yang kecil&lt;br /&gt;  mempunyai rasio eksresi hepatic yang rendah&lt;br /&gt;  mempunyai rentang terapetik yang sempit&lt;br /&gt;  mempunyai onset aksi yang cepat&lt;br /&gt;  digunakan secara intravena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat-obat yang mempunyai kemampuan tinggi untuk menggeser obat lain dari ikatan dengan protein adalah asam salisilat, fenilbutazon, sulfonamid dan anti-inflamasi nonsteroid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.2. Metabolisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghasilkan efek sistemik dalam tubuh, obat harus mencapai reseptor, berarti obat harus dapat melewati membran plasma. Untuk itu obat harus larut lemak. Metabolisme dapat mengubah senyawa aktif yang larut lemak menjadi senyawa larut air yang tidak aktif, yang nantinya akan diekskresi terutama melalui ginjal. Obat dapat melewati dua fase metabolisme, yaitu metabolisme fase I dan II. Pada metabolisme fase I, terjadi oksidasi, demetilasi, hidrolisa, dsb. oleh enzim mikrosomal hati yang berada di endothelium, menghasilkan metabolit obat yang lebih larut dalam air. Pada metabolisme fase II, obat bereaksi dengan molekul yang larut air (misalnya asam glukuronat, sulfat, dsb) menjadi metabolit yang tidak atau kurang aktif, yang larut dalam air. Suatu senyawa dapat melewati satu atau kedua fasemetabolisme di atas hingga tercapai bentuk yang larut dalam air. Sebagian besar interaksi obat yang signifikan secara klinis terjadi akibat metabolisme fase I dari pada fase II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Peningkatan metabolisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa obat bisa meningkatkan aktivitas enzim hepatik yang terlibat dalam metabolisme obat-obat lain. Misalnya fenobarbital meningkatkan metabolisme warfarin sehingga menurunkan aktivitas antikoagulannya. Pada kasus ini dosis warfarin harus ditingkatkan, tapi setelah pemakaian fenobarbital dihentikan dosis warfarin harus diturunkan untuk menghindari potensi toksisitas. Sebagai alternative dapat digunakan sedative selain barbiturate, misalnya golongan benzodiazepine. Fenobarbital juga meningkatkan metabolisme obat-obat lain seperti hormone steroid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barbiturat lain dan obat-obat seperti karbamazepin, fenitoin dan rifampisin juga menyebabkan induksi enzim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Piridoksin mempercepat dekarboksilasi levodopa menjadi metabolit aktifnya, dopamine, dalam jaringan perifer. Tidak seperti levodopa, dopamine tidak dapat melintasi sawar darah otak untuk memberikan efek antiparkinson. Pemberian karbidopa (suatu penghambat dekarboksilasi) bersama dengan levodopa, dapat mencegah gangguan aktivitas levodopa oleh piridoksin,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Penghambatan metabolisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu obat dapat juga menghambat metabolisme obat lain, dengan dampak memperpanjang atau meningkatkan aksi obat yang dipengaruhi. Sebagai contoh, alopurinol mengurangi produksi asam urat melalui penghambatan enzim ksantin oksidase, yang memetabolisme beberapa obat yang potensial toksis seperti merkaptopurin dan azatioprin. Penghambatan ksantin oksidase dapat secara bermakna meningkatkan efek obat-obat ini. Sehingga jika dipakai bersama alopurinol, dosis merkaptopurin atau azatioprin harus dikurangi hingga 1/3 atau ¼ dosis biasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simetidin menghambat jalur metabolisme oksidatif dan dapat meningkatkan aksi obat-obat yang dimetabolisme melalui jalur ini (contohnya karbamazepin, fenitoin, teofilin, warfarin dan sebagian besar benzodiazepine). Simetidin tidak mempengaruhi aksi benzodiazein lorazepam, oksazepam dan temazepam, yang mengalami konjugasi glukuronida. Ranitidin mempunyai efek terhadap enzim oksidatif lebih rendah dari pada simetidin, sedangkan famotidin dan nizatidin tidak mempengaruhi jalur metabolisme oksidatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eritromisin dilaporkan menghambat metabolisme hepatik beberapa obat seperti karbamazepin dan teofilin sehingga meningkatkan efeknya. Obat golongan fluorokuinolon seperti siprofloksasin juga meningkatkan aktivitas teofilin, diduga melalui mekanisme yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ekskresi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecuali obat-obat anestetik inhalasi, sebagian besar obat diekskresi lewat empedu atau urin. Darah yang memasuki ginjal sepanjang arteri renal, mula-mula dikirim ke glomeruli tubulus, dimana molekul-molekul kecil yang cukup melewati membran glomerular (air, garam dan beberapa obat tertentu) disaring ke tubulus. Molekul-molekul yang besar seperti protein plasma dan sel darah ditahan. Aliran darah kemudian melewati bagian lain dari tubulus ginjal dimana transport aktif yang dapat memindahkan obat dan metabolitnya dari darah ke filtrat tubulus. Sel tubulus kemudian melakukan transport aktif maupun pasif (melalui difusi) untuk mereabsorpsi obat. Interaksi bis terjadi karena perubahan ekskresi aktif tubuli ginjal, perubahan pH dan perubahan aliran darah ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Perubahan ekskresi aktif tubuli ginjal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. perubahan pH urin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Perubahan aliran darah ginjal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harkness Richard, diterjemahkan oleh Goeswin Agoes dan Mathilda B.Widianto. Interaksi obat. Bandung: Penerbit ITB, 1989&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-4523839787096695570?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/4523839787096695570/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=4523839787096695570&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4523839787096695570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4523839787096695570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2011/03/kuliah-interaksi-obat.html' title='KULIAH : INTERAKSI OBAT'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-wPB44RHqafo/TZADGgED9gI/AAAAAAAAAMo/FLPBZk15iIM/s72-c/druginteraction.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-607301363344351483</id><published>2011-03-27T20:13:00.000-07:00</published><updated>2011-03-27T20:25:26.906-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH : BUFFER DAN KAPASITAS BUFFER</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-NTQbWCCMHWY/TY_-gmaPi1I/AAAAAAAAAMg/X3O1zPetoaQ/s1600/titrasi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 278px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-NTQbWCCMHWY/TY_-gmaPi1I/AAAAAAAAAMg/X3O1zPetoaQ/s320/titrasi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588965498609961810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Larutan penyangga atau larutan buffer atau dapar merupakan suatu larutan yang dapat mempertahankan nilai pH tertentu. Adapun sifat yang paling menonjol dari larutan penyangga ini seperti pH larutan penyangga hanya berubah sedikit pada penambahan sedikit asam kuat. &lt;br /&gt;Disamping itu larutan penyangga merupakan larutan yang dibentuk oleh reaksi suatu asam lemah dengan basa konjugatnya ataupun oleh basa lemah dengan asam konjugatnya. Reaksi ini disebut sebagai reaksi asam-basa konjugasi. Disamping itu mempunyai sifat berbeda dengan komponen-komponen pembentuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Secara umum,larutan penyangga dibuat dengan campuran antara asam lemah dan asam konjugasinya, campuran ini menghasilkan larutan bersifat asam. Kemudian campuran antara basa lemah dan asam konjugasinya,campuran ini menghasilkan larutan bersifat basa.&lt;br /&gt;Komponen larutan penyangga terbagi menjadi:&lt;br /&gt;1. Larutan penyangga yang bersifat asam&lt;br /&gt;Larutan ini mempertahankan pH pada daerah asam (pH &amp;lt; 7). Untuk mendapatkan larutan ini dapat dibuat dari asam lemah dan garamnya yang merupakan basa konjugasi dari asamnya. Adapun cara lainnya yaitu mencampurkan suatu asam lemah dengan suatu basa kuat dimana asam lemahnya dicampurkan dalam jumlah berlebih. Campuran akan menghasilkan garam yang mengandung basa konjugasi dari asam lemah yang bersangkutan. Pada umumnya basa kuat yang digunakan seperti natrium, kalium, barium, kalsium, dan lain-lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Larutan penyangga yang bersifat basa Larutan ini mempertahankan pH pada daerah basa (pH &amp;gt; 7). Untuk mendapatkan larutan ini dapat dibuat dari basa lemah dan garam, yang garamnya berasal dari asam kuat. Adapun cara lainnya yaitu dengan mencampurkan suatu basa lemah dengan suatu asam kuat dimana basa lemahnya dicampurkan berlebih.&lt;br /&gt;Adanya larutan penyangga ini dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari seperti pada obat-obatan, fotografi, industri kulit dan zat warna. Selain aplikasi tersebut, terdapat fungsi penerapan konsep larutan penyangga ini dalam tubuh manusia seperti pada cairan tubuh.&lt;br /&gt;Cairan tubuh ini bisa dalam cairan intrasel maupun cairan ekstrasel. Dimana sistem penyangga utama dalam cairan intraselnya seperti H2PO4- dan HPO42- yang dapat bereaksi dengan suatu asam dan basa. Adapun sistem penyangga tersebut, dapat menjaga pH darah yang hampir konstan yaitu sekitar 7,4.&lt;br /&gt;Selain itu penerapan larutan penyangga ini dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari seperti pada obat tetes mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CARA MENGHITUNG LARUTAN BUFFER&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Untuk larutan buffer yang terdiri atas campuran asam lemah dengan garamnya (larutannya akan selalu mempunyai pH &amp;lt; 7) digunakan rumus: [H+] = Ka. Ca/Cg pH = pKa + log Ca/Cg dimana: Ca = konsentrasi asam lemah Cg = konsentrasi garamnya Ka = tetapan ionisasi asam lemah 2. Untuk larutan buffer yang terdiri atas campuran basa lemah dengan garamnya (larutannya akan selalu mempunyai pH &amp;gt; 7), digunakan rumus:&lt;br /&gt;[OH-] = Kb . Cb/Cg&lt;br /&gt;pOH = pKb + log Cg/Cb&lt;br /&gt;dimana:&lt;br /&gt;Cb = konsentrasi base lemah&lt;br /&gt;Cg = konsentrasi garamnya&lt;br /&gt;Kb = tetapan ionisasi basa lemah&lt;br /&gt;Prinsip kerja larutan buffer sebenarnya penambahan sedikit asam, basa, atau pengenceran pada larutan penyangga menimbulkan sedikit perubahan pH (tetapi besar perubahan pH sangatlah kecil) sehingga pH larutan dianggap tidak bertambah atau pH tetap pada kisarannya. Namun, jika asam atau basa ditambahkan ke larutan bukan penyangga maka perubahan pH larutan akan sangat mencolok.Prinsip kerja dari larutan penyangga yang dapat mempertahankan harga pH pada kisarannya adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;a. Larutan Penyangga Asam HA/A -&lt;br /&gt;HA (aq) --&amp;gt; A - (aq) + H + (aq)&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jika ditambah sedikit asam kuat (H + )&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Ion H + dari asam kuat akan menaikkan konsentrasi H + dalam larutan, sehingga reaksi kesetimbangan larutan terganggu; reaksi akan bergeser ke kiri. Namun, basa konjugasi (A - ) akan menetralisir H + dan membentuk HA&lt;br /&gt;A - (aq) + H + (aq) → HA (aq)&lt;br /&gt;sehingga pada kesetimbangan yang baru tidak terdapat perubahan konsentrasi H + yang berarti, besarnya pH dapat dipertahankan pada kisarannya.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jika ditambah sedikit basa kuat (OH - )&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Ion OH - dari basa kuat akan bereaksi dengan H + dalam larutan, sehingga konsentrasi H + menurun dan kesetimbangan larutan terganggu. Oleh karena itu, HA dalam larutan akan terionisasi membentuk H + dan A - ; reaksi kesetimbangan bergeser ke kanan&lt;br /&gt;OH - (aq) + H + (aq) → H 2 O (l)&lt;br /&gt;HA (aq) → A - (aq) + H + (aq)&lt;br /&gt;sehingga, pada kesetimbangan yang baru tidak terdapat perubahan konsentrasi H + yang nyata; pH larutan dapat dipertahankan pada kisarannya. Asam lemah dapat menetralisir penambahan sedikit basa OH - .&lt;br /&gt;HA (aq) + OH - (aq) → A - (aq) + H 2 O (l)&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jika larutan penyangga diencerkan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Pengenceran larutan merupakan penambahan air (H 2 O) pada larutan. Air (H 2 O) akan mengalami reaksi kesetimbangan menjadi H + dan OH -, namun H 2 O yang terurai sangat sedikit. Jadi, konsentrasi H + dan OH - sangat kecil, sehingga dapat diabaikan.&lt;br /&gt;b. Larutan Penyangga Basa B/BH +&lt;br /&gt;B (aq) + H 2 O (l) ----&amp;gt; BH + (aq) + OH - (aq)&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Penambahan sedikit asam kuat (H + )&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;H + dari asam kuat dapat bereaksi dengan OH - pada larutan, sehingga konsentrasi OH - menurun dan reaksi kesetimbangan akan bergeser ke kiri. Basa lemah (B) dalam larutan akan bereaksi dengan H 2 O membentuk asam konjugasinya dan ion OH - .&lt;br /&gt;H + (aq) + OH - (aq) → H 2 O (l)&lt;br /&gt;B (aq) + H 2 O (l) → BH + (aq) + OH - (aq)&lt;br /&gt;Pada kesetimbangan yang baru tidak terdapat perubahan pH yang nyata, besarnya pH dapat dipertahankan. Basa lemah dapat menetralkan penambahan sedikit asam (H + ).&lt;br /&gt;B (aq) + H + (aq) → BH + (aq)&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Penambahan sedikit basa kuat (OH - )&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Adanya basa kuat (OH - ) dapat meningkatkan konsentrasi OH - dalam larutan, sehingga reaksi kesetimbangan akan bergeser ke kiri. Namun adanya asam konjugasi (BH + ) dapat menetralkan kehadiran OH - dan membentuk B dan H 2 O. Sehingga pada kesetimbangan tidak terdapat perubahan konsentrasi OH - yang nyata, dan pH larutan dapat dipertahankan.&lt;br /&gt;BH + (aq) + OH - (aq) → B (aq) + H 2 O (l)&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Penambahan air (pengenceran)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Penambahan H 2 O dalam larutan akan langsung terionisasi menjadi H + dan OH -, namun konsentrasi H + dan OH - sangat kecil, sehingga dapat diabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-607301363344351483?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/607301363344351483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=607301363344351483&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/607301363344351483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/607301363344351483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2011/03/kuliah-buffer-dan-kapasitas-buffer.html' title='KULIAH : BUFFER DAN KAPASITAS BUFFER'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-NTQbWCCMHWY/TY_-gmaPi1I/AAAAAAAAAMg/X3O1zPetoaQ/s72-c/titrasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-3082515001788363083</id><published>2010-09-24T10:56:00.000-07:00</published><updated>2010-09-24T10:58:33.508-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poetry and Motivation'/><title type='text'>POETRY AND MOTIVATION: "ABOUT HUG"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJzmiq3uiqI/AAAAAAAAAMQ/pIgNDAwDbYE/s1600/pelukan1.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 169px; height: 170px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJzmiq3uiqI/AAAAAAAAAMQ/pIgNDAwDbYE/s320/pelukan1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520540726547352226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;it's so fabulous what can be done by a HUG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hugs can delight you when you're sad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hugs can say, "I really love you".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Or, "gee, I don't want you leave me".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hugs is "Welcome back".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And "what a remarkable can see you again, you from anywhere ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hugs can reduce the pain of a child.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And, create rainbow after the rain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hugs : no doubt.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We couldn't life without it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hugs are happiness, warmness and fascination.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's reason why did God give us hands.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hugs is great value to the father and mother,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sweet for brother and sister.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;difference to your favorite aunt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Love hugs more than potted plants.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitten miss it, Puppy love it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hugs can eliminate language barrier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And, make your trip more fun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Don't worry to save it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The more you give, the more you have it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, stretch your hands, don't delay it,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hug someone today !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saturday, Sept 25th 2010, 0:47.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-3082515001788363083?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/3082515001788363083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=3082515001788363083&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/3082515001788363083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/3082515001788363083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2010/09/poetry-and-motivation-about-hug.html' title='POETRY AND MOTIVATION: &quot;ABOUT HUG&quot;'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJzmiq3uiqI/AAAAAAAAAMQ/pIgNDAwDbYE/s72-c/pelukan1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-6376882371156606618</id><published>2010-09-23T21:22:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T21:27:25.239-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poetry and Motivation'/><title type='text'>POETRY AND MOTIVATION: "STAR BOOK"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwoSvtJ2oI/AAAAAAAAAMI/oNCQG_ozA7A/s1600/stars.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 301px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwoSvtJ2oI/AAAAAAAAAMI/oNCQG_ozA7A/s320/stars.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520331545757997698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;See your beautiful face,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;make me smile brightly,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sculpt the beautiful world.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sometimes we have the difference meaning of life's principle each other surely,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;we through it...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;but i felt,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I fall in love with you deeply..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I won't change...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I don't wanna you leave me forever...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I will keep your heart devotedly...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;always with you...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;although our body is far apart...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;but our heart is near even fused...&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I just an ordinary man,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;just could write about love on the white paper...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;and gonna collect all of them,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;create our love story...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In a Star Book...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Because I have painted many stars at there...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hope Its lights can make your heart is brightly,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You always smile...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You always Happy...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Because It's my dream for YOU...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;my Lovely...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Wiro Alexander Willy]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;July 22, 2010 2:59 am&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-6376882371156606618?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/6376882371156606618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=6376882371156606618&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/6376882371156606618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/6376882371156606618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2010/09/poetry-and-motivation-star-book.html' title='POETRY AND MOTIVATION: &quot;STAR BOOK&quot;'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwoSvtJ2oI/AAAAAAAAAMI/oNCQG_ozA7A/s72-c/stars.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-4096096876201452886</id><published>2010-09-23T21:20:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T21:22:19.152-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poetry and Motivation'/><title type='text'>POETRY AND MOTIVATION: "WAITING FOR YOU"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwnSW8q-JI/AAAAAAAAAMA/HnD6CvSsYGg/s1600/wait.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 239px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwnSW8q-JI/AAAAAAAAAMA/HnD6CvSsYGg/s320/wait.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520330439600568466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I must beat lonely every night&lt;br /&gt;that can be my great enemy&lt;br /&gt;I must conquest lonely every day&lt;br /&gt;that can be my formidable opponent&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nobody can demolish my intention&lt;br /&gt;for meet, hug and love you&lt;br /&gt;Although the sun immerse my body in the sea&lt;br /&gt;I will wait until the ocean dries up.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My lovely,&lt;br /&gt;I wanna paint you in my surface heart&lt;br /&gt;and fill you in my heart deeply.&lt;br /&gt;Faithfulness of my promise,&lt;br /&gt;to maintain your love to me.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You're in my heart,&lt;br /&gt;never go away by the time.&lt;br /&gt;Although we are so far.&lt;br /&gt;I promise to wait you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Wiro Alexander Willy]&lt;br /&gt;July 20, 2010 05:33 pm&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-4096096876201452886?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/4096096876201452886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=4096096876201452886&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4096096876201452886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4096096876201452886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2010/09/poetry-and-motivation-waiting-for-you.html' title='POETRY AND MOTIVATION: &quot;WAITING FOR YOU&quot;'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwnSW8q-JI/AAAAAAAAAMA/HnD6CvSsYGg/s72-c/wait.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-5609052683962830410</id><published>2010-09-23T21:18:00.001-07:00</published><updated>2010-09-23T21:19:59.909-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poetry and Motivation'/><title type='text'>POETRY AND MOTIVATION: "THE LONGING STARS"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwmuyvxA7I/AAAAAAAAAL4/UoLRus1Y90w/s1600/blue+star.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 309px; height: 309px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwmuyvxA7I/AAAAAAAAAL4/UoLRus1Y90w/s320/blue+star.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520329828587340722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The evening STARS tell HER,&lt;br /&gt;"I wanna paint your LIGHT in HER heart".&lt;br /&gt;The morning dew convey HER,&lt;br /&gt;"Let me give tight hug when the chill manacle HER".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This nostalgic song i created it,&lt;br /&gt;Just for my LOVELY PRINCESS.&lt;br /&gt;Although it's only simple tone,&lt;br /&gt;Allow me to said entire feeling and longing.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The evening STARS tell HER,&lt;br /&gt;"I wanna give your LIGHT in HER heart"&lt;br /&gt;Hope she always be illuminated happiness&lt;br /&gt;The morning dew convey HER,&lt;br /&gt;"I wanna give tight hug to keep HER from the chill"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Did u know O heavens ?&lt;br /&gt;I wanna meet to caress HER beautiful face.&lt;br /&gt;I will insert garnish on the beautiful space.&lt;br /&gt;Just for HER.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Everything I do,&lt;br /&gt;Just for my LOVELY ANGEL.&lt;br /&gt;Just to make HER be happy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baby,&lt;br /&gt;Just wish you always fine.&lt;br /&gt;Love song I created it,&lt;br /&gt;Just wanna say I LOVE YOU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-WIRO ALEXANDER WILLY-&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-5609052683962830410?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/5609052683962830410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=5609052683962830410&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/5609052683962830410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/5609052683962830410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2010/09/poetry-and-motivation-longing-stars.html' title='POETRY AND MOTIVATION: &quot;THE LONGING STARS&quot;'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwmuyvxA7I/AAAAAAAAAL4/UoLRus1Y90w/s72-c/blue+star.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-5063900255787541640</id><published>2010-09-23T21:13:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T21:17:55.591-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poetry and Motivation'/><title type='text'>POETRY AND MOTIVATION: "Today's Dream Are Tomorrow's Successes"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwl5gDMgyI/AAAAAAAAALw/4KHwNWk-pyA/s1600/how_to_be_successful.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwl5gDMgyI/AAAAAAAAALw/4KHwNWk-pyA/s320/how_to_be_successful.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520328913035494178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Don't be afraid of high hopes&lt;br /&gt;or plans that seem to be out reach.&lt;br /&gt;Life is meant to be experienced,&lt;br /&gt;and every situation allows for learning and growth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motivation is a positive starting point,&lt;br /&gt;and action places you on a forward path.&lt;br /&gt;A dream is a blueprint of a goal not yet achieved;&lt;br /&gt;the only difference between the two&lt;br /&gt;is the effort involved in attaining what you hope to accomplish.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Let your mind and heart urge you on;&lt;br /&gt;allow the power of your will to lead you to your destination.&lt;br /&gt;Don't count the steps ahead;&lt;br /&gt;just add up the total of steps already covered,&lt;br /&gt;and multiply it by faith, confidence and endurance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Always remember that for those who persist,&lt;br /&gt;today's dream are transformed into tomorrow's successes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelly D. Caron&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-5063900255787541640?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/5063900255787541640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=5063900255787541640&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/5063900255787541640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/5063900255787541640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2010/09/poetry-and-motivation-todays-dream-are.html' title='POETRY AND MOTIVATION: &quot;Today&apos;s Dream Are Tomorrow&apos;s Successes&quot;'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwl5gDMgyI/AAAAAAAAALw/4KHwNWk-pyA/s72-c/how_to_be_successful.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-7077324561291546235</id><published>2010-09-23T21:10:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T21:13:33.810-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poetry and Motivation'/><title type='text'>POETRY AND MOTIVATION: "THE STARS"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwlLmRfd2I/AAAAAAAAALo/ObY9HJ2ghDQ/s1600/stars.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 301px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwlLmRfd2I/AAAAAAAAALo/ObY9HJ2ghDQ/s320/stars.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520328124432086882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When i see the light of the stars,,,&lt;br /&gt;the book of my mind is opened,,,&lt;br /&gt;the page of sweet memory,,,&lt;br /&gt;when we are together...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We did many things at that time,,,&lt;br /&gt;vagary and laugh surrounded our activities,,,&lt;br /&gt;happy to see your happiness at that time,,,&lt;br /&gt;and so hurt when i saw you are sad...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Still stand beside my window,,,&lt;br /&gt;just saw the stars and remind the sweet memory,,,&lt;br /&gt;sweet memory with you,,, &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's not sadness when you are so far from me,,,&lt;br /&gt;because you have written my name on your heart...&lt;br /&gt;i have written your name in my heart deeply,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;love,,,&lt;br /&gt;I will be still see the stars,,,&lt;br /&gt;because the stars has gift beauty at dark skies,,,&lt;br /&gt;and you are like the stars,,,&lt;br /&gt;you have gift me beauty in my heart...&lt;br /&gt;you have colored my life,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;thanks my love,,,&lt;br /&gt;you have written beautiful words in my heart,,,&lt;br /&gt;and i will always read the beautiful words,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I LOVE YOU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Wiro Alexander Willy...&lt;br /&gt;Special for someone at there,,,MLG&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-7077324561291546235?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/7077324561291546235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=7077324561291546235&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7077324561291546235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7077324561291546235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2010/09/poetry-and-motivation-stars.html' title='POETRY AND MOTIVATION: &quot;THE STARS&quot;'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwlLmRfd2I/AAAAAAAAALo/ObY9HJ2ghDQ/s72-c/stars.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-446642191893722381</id><published>2010-09-23T21:02:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T21:09:00.662-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poetry and Motivation'/><title type='text'>POETRY AND MOTIVATION: "ANYTHING IS POSSIBLE (WE CAN DO IT)"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwkA4UrUxI/AAAAAAAAALY/lrGuYiMrARM/s1600/icando+it.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 264px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwkA4UrUxI/AAAAAAAAALY/lrGuYiMrARM/s320/icando+it.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520326840787096338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Believe in yourself and remember that&lt;br /&gt;anything is possible.&lt;br /&gt;Believe in what makes you feel good.&lt;br /&gt;Believe in what makes you happy.&lt;br /&gt;Believe in dreams you've always wanted to come true,&lt;br /&gt;and give them every chance too.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life holds no promises,&lt;br /&gt;as to what will come your way.&lt;br /&gt;You must search for your own ideals,&lt;br /&gt;and work towards reaching them.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life makes no guarantees as to what you'll have.&lt;br /&gt;It just gives you time to make choices and to take chances,&lt;br /&gt;and to discover whatever secrets might come your way.&lt;br /&gt;It you are willing to take the opportunities you are given,&lt;br /&gt;and utilize the abilities you have,&lt;br /&gt;you will constantly fill your life,&lt;br /&gt;with special moments and unforgettable times.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No one knows the mysteries of life or its ultimate meaning,&lt;br /&gt;but for those who are willing to believe in their dreams and&lt;br /&gt;in themselves,&lt;br /&gt;life is a precious gift in which ANYTHING IS POSSIBLE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So we must respect of our life,&lt;br /&gt;coz, God has gift us the chance to create best result of our life.&lt;br /&gt;Believe that you can do whatever that the others have done it,&lt;br /&gt;because ANYTHING IS POSSIBLE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;None that we can't do it.&lt;br /&gt;we just think we don't want to do it.&lt;br /&gt;So always optimistic WE CAN DO THE BEST FOR IT.&lt;br /&gt;SPIRIT..!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(WIRO ALEXANDER WILLY)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-446642191893722381?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/446642191893722381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=446642191893722381&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/446642191893722381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/446642191893722381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2010/09/poetry-and-motivation-anything-is.html' title='POETRY AND MOTIVATION: &quot;ANYTHING IS POSSIBLE (WE CAN DO IT)&quot;'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwkA4UrUxI/AAAAAAAAALY/lrGuYiMrARM/s72-c/icando+it.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-5868883595826001587</id><published>2010-09-23T20:59:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T21:02:10.235-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poetry and Motivation'/><title type='text'>POETRY AND MOTIVATION: "THE POWER OF SMILE"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwifcEVs-I/AAAAAAAAALQ/gWv8EGN0zcY/s1600/smile_quotes_graphics_01.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 265px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwifcEVs-I/AAAAAAAAALQ/gWv8EGN0zcY/s320/smile_quotes_graphics_01.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520325166755066850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMILE...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Always keep smile for every people,&lt;br /&gt;Always keep smile for your wife,&lt;br /&gt;Always keep smile for your husband,&lt;br /&gt;Always keep smile for your children&lt;br /&gt;Always keep smile for every people,&lt;br /&gt;Don’t care who is them,&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Smile is the symbol of peaceful life,&lt;br /&gt;Smile made us spread love with every people,&lt;br /&gt;Smile made us ageless,&lt;br /&gt;And it will help you to be successful.&lt;br /&gt;In love that’s greater for the others.&lt;br /&gt;Believe it You’ll be a GREAT PERSON when you always keep smile for every people.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(WIRO ALEXANDER WILLY)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;special for MLG ^ V ^&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-5868883595826001587?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/5868883595826001587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=5868883595826001587&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/5868883595826001587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/5868883595826001587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2010/09/poetry-and-motivation-power-of-smile.html' title='POETRY AND MOTIVATION: &quot;THE POWER OF SMILE&quot;'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwifcEVs-I/AAAAAAAAALQ/gWv8EGN0zcY/s72-c/smile_quotes_graphics_01.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-1934616584679630935</id><published>2010-09-23T20:54:00.001-07:00</published><updated>2010-09-23T20:57:48.803-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poetry and Motivation'/><title type='text'>POETRY AND MOTIVATION: "DEAR MY FRIENDS"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwhXdhzVSI/AAAAAAAAALI/qhjb3kOZvM8/s1600/forever-friends.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 320px; height: 218px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwhXdhzVSI/AAAAAAAAALI/qhjb3kOZvM8/s320/forever-friends.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520323930196497698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear For my FRIENDS,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It just ended,,,&lt;br /&gt;Rain in the afternoon,,,&lt;br /&gt;Leaving a miracle,,,sparkle of the beautiful rainbow..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Never miss it,,,&lt;br /&gt;And still admired...&lt;br /&gt;The chance like this,couldn’t be bought it...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fight the limitations,,,&lt;br /&gt;Although it’s little possibility,,,&lt;br /&gt;I’ll never surrender to face it,,,&lt;br /&gt;Until sadness don’t want to come again...&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With you, i spend my time,,,&lt;br /&gt;Glad to know yourself deeply,,,&lt;br /&gt;Its seem it’s so perfect,,,&lt;br /&gt;So sad to end it...&lt;br /&gt;Don’t change it....&lt;br /&gt;I hope it’s still like that definitely...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks for all my FRIENDS...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APPRECIATION FOR MY FRIENDS&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-1934616584679630935?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/1934616584679630935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=1934616584679630935&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/1934616584679630935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/1934616584679630935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2010/09/poetry-and-motivation-dear-my-friends.html' title='POETRY AND MOTIVATION: &quot;DEAR MY FRIENDS&quot;'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwhXdhzVSI/AAAAAAAAALI/qhjb3kOZvM8/s72-c/forever-friends.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-1076015390825438676</id><published>2010-09-23T20:44:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T20:52:23.078-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poetry and Motivation'/><title type='text'>POETRY AND MOTIVATION: "I AM AFRAID"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwfrClXN6I/AAAAAAAAALA/UALMh9x7A8E/s1600/AfraidOfParadise.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 254px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwfrClXN6I/AAAAAAAAALA/UALMh9x7A8E/s320/AfraidOfParadise.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520322067537803170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I am afraid to be alone until i learn like myself...&lt;br /&gt;I am afraid failure until i know that i just failed if i don't want to try...&lt;br /&gt;I am afraid to be successful until i know that i must to try to be proud with myself...&lt;br /&gt;I am afraid with opinion until i learn that people gonna have opinion about me too...&lt;br /&gt;I am afraid with rejection until i learn to be people that have faith in my heart...&lt;br /&gt;I am afraid to be sick until i learn that it's necessary for my growth...&lt;br /&gt;I am afraid bout truth until i see badness in lies...&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sometimes we think that FEAR can make us to be weak...&lt;br /&gt;whereas FEAR can make us to be bolder...&lt;br /&gt;brave to face challenge in our life...&lt;br /&gt;brave to be myself...&lt;br /&gt;because God create us with bless...&lt;br /&gt;and give us some excess that can cover our weakness...&lt;br /&gt;so we must always positive thinking to face every challenge...&lt;br /&gt;and believe ourself that we can solve the problem surely...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Wiro Alexander Willy- (inspired from my wonderful experience)&lt;br /&gt;THANKS GOD....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-1076015390825438676?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/1076015390825438676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=1076015390825438676&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/1076015390825438676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/1076015390825438676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2010/09/poetry-and-motivation-i-am-afraid.html' title='POETRY AND MOTIVATION: &quot;I AM AFRAID&quot;'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJwfrClXN6I/AAAAAAAAALA/UALMh9x7A8E/s72-c/AfraidOfParadise.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-8798123334931889144</id><published>2010-09-23T11:21:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T11:37:36.409-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Indonesia'/><title type='text'>ARTIKEL : TEKNIK MELATIH OTAK, MEMPERKUAT INGATAN !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJucvhUlyOI/AAAAAAAAAK4/00CjuVX_aic/s1600/brain.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 320px; height: 319px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJucvhUlyOI/AAAAAAAAAK4/00CjuVX_aic/s320/brain.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520178108485191906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda sering lupa saat mencari suatu benda? Misalnya Anda sering lupa meletakkan di mana kunci Anda? Atau lupa hal penting yang harus dilakukan? Lupa password? Nilai ulangan anak Anda buruk karena kesulitan menghafal? Hal ini banyak dialami oleh kita. Akibatnya, semakin banyak waktu dan energi yang dibutuhkan untuk mencari barang, mendapat omelan dari orang lain, atau mendapat hasil yang buruk akibat sifat pelupa tersebut. Daya ingat otak  memang akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Semakin tua umur seseorang biasanya mereka akan semakin pelupa. Tetapi, ini dapat juga menimpa di usia muda. Masalah ini dapat dikurangi dengan cara melatih otak.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FUNGSI OTAK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses mengingat, otak memainkan peranan besar. Otak dapat terbagi atas otak kiri dan otak kanan. Fungsi otak kiri berkaitan dengan logika, angka, tulisan, kecerdasan, hitungan, analisa, dan untuk ingatan jangka pendek (short term memory). Sedangkan otak kanan kita diguakan untuk kreativitas, imajinasi, musik, warna, bentuk, emosi dan untuk ingatan jangka panjang (long term memory).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatan akan lebih bertahan lama jika dalam mengingat menggunakan otak kanan. Untuk dapat mengingat dengan baik, perlu melatih otak agar berfungsi dengan optimal. Sayangnya, lebih banyak orang yang menggunakan otak kiri dalam proses mengingat. Otak kiri kebanyakan orang lebih berkembang tanpa diimbangi perkembangan otak kanan. Karena otak kiri merupakan ingatan jangka pendek, maka informasi yang disimpan di otak kiri akan lebih mudah terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, jika ingin menyimpan dalam otak kanan, informasi harus diubah menjadi cerita atau gambar. Karena otak kanan tidak mengenal tulisan atau angka. Latihan diperlukan agar dapat mengembangkan otak kanan. Ada beberapa teknik yang bisa dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TOTAL STORY TECHNIQUE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik ini dilakukan dengan cara membuat cerita singkat dari hal-hal yang akan kita hafalkan. Misalnya kita akan berbelanja di supermarket untuk membeli beras, shampo, susu, permen karet, pembersih lantai, telur, kecap, keju, saos tomat, tisu. Daripada berusaha menghafalnya, lebih baik Anda membuat cerita untuk hal-hal ini menjadi Dewi Sri (merupakan legenda dewi padi yang menggambarkan beras) sedang keramas (shampo) sambil mandi susu. Sedangkan di luar, si Mbok yang sedang mengunyah permen karet sambil mengepel (permbersih lantai) sudah menyiapkan telur rasa kecap bertabur keju dan saos tomat yang lembut seperti tisu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita tersebut benar-benar divisualisasikan dan dibayangkan. Kembangkan imajinasi Anda dengan menambahkan warna, bunyi, benda-benda pendukung dan gerak pada cerita tersebut. Misalnya, bayangkan tempat mandi berwarna pink tempat Dewi Sri mandi susu, bayangkan si Mbok yang sudah tua dan memakai kebaya abu-abu sedang mengepel halaman, dengarkan suara kunyahan permen karet di mulutnya, dan bayangkan Anda mencicipi telur yang rasanya seperti kecap, bayangkan bentuk telur yang bertabur keju dan saos tomat, dan bayangkan Anda bisa memegang telur tersebut dan merasakan kelembutannya yang seperti tisu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikan bayangan tersebut nyata di hadapan Anda. Dengan contoh cerita ini, kita telah melatih otak kanan yang berfungsi dalam kreativitas dan imajinasi. Kreativitas tercipta saat kita membuat suatu cerita singkat dan imajinasi turut berperan saat kita memvisualisasikan cerita tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TOTAL WORD TECHNIQUE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada teknik ini informasi yang ingin diingat diubah menjadi singkatan-singkatan atau jika informasi yang akan diingat merupakan kata-kata asing, dapat diubah menjadi kata-kata yang kedengarannya hampir sama. Teknik ini sering disebut juga dengan istilah jembatan keledai. Setelah itu, baru dibuat cerita agar dapat diterima oleh otak kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, ketika harus menghafal 8 planet mulai dari yang terdekat matahari. Urutannya adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus. Jika menghafalnya terasa sulit, bisa diubah menjadi kalimat "Mengendarai Vespa Bukan Mainan, Judi Sahabat Urip Nekad".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat tersebut menggunakan beberapa huruf depan atau suku kata pertama dari urutan planet yang ingin diingat. Mengendarai untuk mengingat Merkurius, Vespa untuk Venus, Bukan untuk Bumi, Mainan untuk Mars, Judi untuk Jupiter, Sahabat untuk Saturnus, Urip untuk Uranus, Nekad untuk Neptunus. Dengan membayangkan tokoh-tokoh dan yang sedang dilakukan, Anda dapat lebih mengingatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika Anda sudah mencoba mengingat dengan metode-metode tersebut, menyimpan informasi di otak kanan Anda, informasi tidak akan cepat terlupa dan membantu mengoptimalkan otak dan membantu daya ingat Anda. Selamat mencoba!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SOURCE : &lt;a href="http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/48-artikel-kesehatan/290-melatih-otak-untuk-pertajam-daya-ingat.html"&gt;Artikel Kesehatan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-8798123334931889144?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/8798123334931889144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=8798123334931889144&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/8798123334931889144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/8798123334931889144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2010/09/artikel-teknik-melatih-otak-memperkuat.html' title='ARTIKEL : TEKNIK MELATIH OTAK, MEMPERKUAT INGATAN !'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/TJucvhUlyOI/AAAAAAAAAK4/00CjuVX_aic/s72-c/brain.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-2978535569163039912</id><published>2009-11-29T07:37:00.000-08:00</published><updated>2009-11-29T07:40:35.477-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Indonesia'/><title type='text'>ARTIKEL : SPERMA BUATAN UNTUK MASA DEPAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SxKVqTHS-ZI/AAAAAAAAAKc/m94tKlm8wP0/s1600/sperma-sehat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SxKVqTHS-ZI/AAAAAAAAAKc/m94tKlm8wP0/s320/sperma-sehat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409550656343308690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stem cell dapat menjadi sel apapun pada tubuh, dan bisa diubah menjadi varietas baru yang pernah ada, termasuk sel pada otak, pankreas, hati, dan pembuluh darah. Baru-baru ini diketahui bahwa sperma manusia dapat dibuat dari embryonic stem cells untuk pertama kalinya, pencapaian ini suatu hari dapat membantu laki-laki mandul menjadi seorang ayah. Sel tersebut telah memperlihatkan semua karakteristik dari sperma, dan membuka kesempatan baru dalam perkembangan dunia kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;utuh waktu 10 tahun penelitian dalam mengembangkan sperma buatan yang terapinya didesain khusus untuk pria infertil dalam mendapatkan keturunan biologis. Hal ini dipaparkan ketua pelaksana penelitian Karim Nayernia, di Newcastle University, yang pada awal percobaan membuat bayi tikus dengan cara yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ahli mengkritik para peneliti bahwa sel sperma buatan tersebut bersifat abnormal. "Saya tidak yakin dengan data pembuatan sel yang berasal dari embryonic stem cells, dan telah dipresentasikan dalam laporan Professor Nayernia dan tim, secara akurat dapat disebut sebagai spermatozoa" jelas Allan Pacey, lektor senior mata kuliah andrologi di University of Sheffield.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, sperma buatan tersebut tidak memiliki bentuk spesifik, pergerakan, dan fungsi yang nyata seperti sperma. Azim Surani, profesor fisiologi dan reproduksi di University of Cambridge juga berpendapat bahwa sperma buatan itu masih jauh dari sel sperma asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat berbeda dilontarkan Robin Lovell-Badge, ahli stem cell di National Institute of Medical Research, "meskipun masih banyak pertanyaan, Nayernia dan tim telah membuat beberapa kemajuan dengan menghasilkan sperma manusia dari sel embrionik."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuatan embrio dari laboratorium manufaktur sperma dilarang oleh hukum Inggris. Sehingga rencana satu-satunya dalam studi yaitu meneliti bagaimana sperma bisa menjadi infertil, dan tidak akan fertil dengan sel telur apapun. Para pembuat kebijakan mengatakan, ketentuan tersebut dibuat hanya untuk memperoleh stem sel yang telah di uji coba sebagai bagian dari terapi kesuburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(SUMBER: MAJALAH FARMACIA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-2978535569163039912?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/2978535569163039912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=2978535569163039912&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2978535569163039912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2978535569163039912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/11/artikel-sperma-buatan-untuk-masa-depan.html' title='ARTIKEL : SPERMA BUATAN UNTUK MASA DEPAN'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SxKVqTHS-ZI/AAAAAAAAAKc/m94tKlm8wP0/s72-c/sperma-sehat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-396431724579649678</id><published>2009-11-29T06:54:00.000-08:00</published><updated>2009-11-29T07:23:58.681-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PharmacyNews'/><title type='text'>PHARMACYNEWS: ULTAH PERTAMA HMF UNTAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SxKRvqwaEyI/AAAAAAAAAKM/Rm8gTaJ147c/s1600/logo+coma+bersih.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 205px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SxKRvqwaEyI/AAAAAAAAAKM/Rm8gTaJ147c/s320/logo+coma+bersih.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409546350542590754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Himpunan Mahasiswa Farmasi Universitas Tanjungpura yang disingkat HMF UNTAN yang berdiri pada tanggal 1 Desember 2009 menurut SK merayakan Ulang Tahun nya pada tanggal 29 November 2009. Perayaan ini dimeriahkan oleh seluruh mahasiswa farmasi yang juga merupakan anggota HMF UNTAN berdasarkan AD/ART.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perayaan Ulang Tahun ini dilaksanakan di Nineteen Cafe yang diisi dengan kegiatan gerak jalan sehat, Bakti Sosial, dan lomba Intern. Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan penampilan FATARI (Farmasi Tari) yang menunjukkan talenta para mahasiswa Farmasi. Tidak hanya kegiatan intern, kegiatan ulang tahun yang dinamakan C.O.M.A (Celebration Of HMF Anniversary) ini juga mengadakan pertandingan persahabatan FUTSAL yaitu SUPREMASI (Super Friendly Match Farmasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HMF UNTAN periode 2009/2010 diketuai oleh Hadi Kurniawan dengan wakil ketua Asih Pratiwi. Sekretaris Umum Fathurrahmi dan Siti Rahmawaty. Bendahara Umum Tri Sulistyawati dan Annisa Fitria. HMF UNTAN terdiri dari 6 departemen dan 1 Biro. 6 Departemen tersebut antara lain:&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SxKR6N3r4pI/AAAAAAAAAKU/w4UwD0-Xsao/s1600/logo+hmf+kecik+bersih.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 205px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SxKR6N3r4pI/AAAAAAAAAKU/w4UwD0-Xsao/s320/logo+hmf+kecik+bersih.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409546531767050898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dengan kepala departemen Merry Ropiqa, departemen Penalaran dan Keilmuan (P&amp;amp;K) dengan kepala departemen Niwick, departemen Kesejahteraan Mahasiswa (KESMA) dengan kepala departemen Dedy Gunawan, departemen Hubungan kemahasiswaan dan Informasi serta Komunikasi (HUMAS INFOKOM) dengan kepala departemen Wiro Alexander Willy, departemen Kerohanian dengan kepala departemen Hermawan Helmi dan departemen Minat dan Bakat (MIKA) dengan kepala departemen Friska Okta Liditia. 1 Biro tersebut merupakan biro Kewirausahaan (KWU) dengan kepala biro Deprama Sutikti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharapkan dengan perayaan ulang tahun pertama HMF UNTAN dapat semakin maju dan menjadi HMJ percontohan bagi HMJ lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-396431724579649678?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/396431724579649678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=396431724579649678&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/396431724579649678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/396431724579649678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/11/pharmacynews-ultah-pertama-hmf-untan.html' title='PHARMACYNEWS: ULTAH PERTAMA HMF UNTAN'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SxKRvqwaEyI/AAAAAAAAAKM/Rm8gTaJ147c/s72-c/logo+coma+bersih.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-7611503549615772025</id><published>2009-10-31T02:53:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T03:02:42.319-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH : MANFAAT SAMBILOTO DALAM DUNIA KEFARMASIAN (FARMAKOGNOSI)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SuwJ1KLYx-I/AAAAAAAAAJk/JfLn1vk9A9Q/s1600-h/sambiloto.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SuwJ1KLYx-I/AAAAAAAAAJk/JfLn1vk9A9Q/s320/sambiloto.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398700862180214754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Klasifikasi Sambiloto&lt;/span&gt; (Anonim 1, 2009) :&lt;br /&gt;Kingdom                            : Plantae (Tumbuhan)&lt;br /&gt;Subkingdom                       : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)&lt;br /&gt;Super Divisi                        : Spermatophyta (Menghasilkan biji)&lt;br /&gt;Divisi                                  : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)&lt;br /&gt;Kelas                                 : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)&lt;br /&gt;Sub Kelas                          : Asteridae&lt;br /&gt;Ordo                                  : Scrophulariales&lt;br /&gt;Famili                                 : Acanthaceae&lt;br /&gt;Genus                                 : Andrographis&lt;br /&gt;Spesies                               : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Andrographis paniculata&lt;/span&gt; Nees&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nama Lokal&lt;/span&gt; (Anonim 2, 2009) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ki oray, ki peurat, takilo (Sunda), bidara, sadilata, sambilata, takila (Jawa), pepaitan (Sumatra), Chuan xin lian, yi jian xi, lan he lian (China), xuyen tam lien, cong cong (Vietnam), kirata, mahatitka (India/Pakistan), Creat, green chiretta, halviva, kariyat (Inggris).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sambiloto banyak di temukan di daratan Asia. Selain di Indonesia, sambiloto juga terdapat di India, Filipina, Vietnam dan Malaysia. Sambiloto tumbuh liar di tempat terbuka, seperti di kebun, tepi sungai, tanah kosong yang agak lembap, atau di pekarangan. Tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 700 m diatas permukaan laut (Anonim 5, 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambiloto merupakan tanaman semak yang mempunyai banyak cabang yang berdaun dan tingginya bisa mencapai kurang lebih 50 - 90 cm 90 cm. Daun sambiloto kecil-kecil berwarna hijau tua Berdaun tunggal, bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang, bentuk lanset, pangkal runcing, ujung meruncing, tepi rata, permukaan atas hijau tua, bagian bawah hijau muda, panjang 2 - 8 cm, lebar 1 - 3 cm. Batang disertai banyak cabang berbentuk segi empat (kwadrangularis) dengan nodus yang membesar (Anonim 2, 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbungaan rasemosa yang bercabang membentuk malai, keluar dari ujung batang atau ketiak daun. Bunga berbibir berbentuk tabung, kecil- kecil, warnanya putih bernoda ungu. Buah kapsul berbentuk jorong, panj ang sekitar 1,5 cm, lebar 0,5 cm, pangkal dan ujung tajam, bila masak akan pecah mernbujur menjadi 4 keping biji gepeng, kecil-kecil, warnanya cokelat muda (Anonim 5, 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambiloto juga dapat berkembang biak sepanjang tahun, dengan biji maupun dengan cara stek batang. Perbanyakan dengan stek batang juga relatif mudah dilakukan. Caranya, pilihlah batang yang agak tua yang memiliki daun sekitar 10 helai. Batang tersebut dipotong sepanjang kurang lebih 20 cm lalu ditancapkan ke tanah di tempat teduh. Hanya dalam waktu sekitar satu bulan, tanaman sambiloto sudah mulai di penuhi daun muda. Bagian yang biasa digunakan untuk obat tradisional adalah daunnya yang rasanya sangat pahit. Sebenarnya selain daunnya, batang, bunga dan bagian akar juga bermanfaat obat (Anonim 5, 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kandungan Kimia&lt;/span&gt; (Anonim 2, 2009):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun dan percabangannya mengandung laktone yang terdiri dari deoksiandrografolid, andrografolid (zat pahit), neoandrografolid, 14-deoksi-11-12-didehidroandrografolid, dan homoandrografolid. Juga terdapat flavonoid, alkane, keton, aldehid, mineral (kalium, kalsium, natrium), asam kersik, dan damar. Flavotioid diisolasi terbanyak dari akar, yaitu polimetoksiflavon, andrografin, pan.ikulin, mono-0- metilwithin, dan apigenin-7,4- dimetileter. Zat aktif andrografolid terbukti berkhasiat sebagai hepatoprotektbr (melindungi sel hati dari zat toksik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemanfaatan sambiloto di Indonesia&lt;/span&gt; (Anonim 3, 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali manfaat dari daun sambiloto ini, diantaranya adalah untuk mengobati penyakit diabetes atau kencing manis, tifus, dan ada juga yang mengatakan daun sambiloto juga bisa untuk penyakit gatal-gatal dan mencegah kanker, mungkin karena rasa pahit yang khas dari daun ini. Namun yang sudah banyak digunakan dan diakui khasiat dari daun ini adalah untuk mencegah malaria karena itu daun ini disebut juga obat anti malaria. Selain itu ternyata daun ini juga bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh atau stamina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tifus biasanya daun sambiloto ditambah dengan kunyit dan temulawak kemudian digodok dan air rebususannya diminumkan 3x sehari sampai yang menderita tifus sembuh. Sedangkan untuk diabetes lebih baik daun sambiloto itu dimakan atau dikunyah langsung dalam keadaan masih segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai penelitian yang dilakukan baik di dalam maupun di luar negeri, menemukan bahwa di balik rasa pahit sambiloto, terkandung zat aktif androgapholid yang sangat bermanfaat untuk pengobatan. India juga sudah lama mengenal tanaman obat ini, bahkan sambiloto digunakan untuk memerangi epidemi flu di India pada tahun 1919 dan terbukti efektif sehingga sambiloto mendapat julukan the “Indian Echinacea”.&lt;br /&gt;Di Cina, sambiloto sudah di uji klinis dan terbukti berkhasiat sebagai anti hepapatoksik (anti penyakit hati). Di Jepang, sedang di jajaki kemungkinan untuk memakai sambiloto sebagai obat HIV, dan di Skandinavia, sambiloto di gunakan untuk mengatasi penyakit-penyakit infeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Beberapa manfaat sambiloto berdasarkan hasil penelitian&lt;/span&gt; (Anonim 3, 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai aktivitas farmakologi sambiloto telah dilaporkan termasuk sebagai antiradang, antikanker, serta untuk menurunkan tekanan darah. Sebagai antiradang, dilaporkan bahwa suatu ekstrak metanol sambiloto mampu menekan produksi nitric oxide (NO) yang distimulasi oleh lipopolysaccharide (LPS) secara in vitro maupun ex vivo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah diketahui bahwa NO adalah salah satu senyawa yang bertanggungjawab dalam proses terjadinya peradangan. Pada pengujian selanjutnya, dua senyawa lakton diterpen, andrographolide dan neoandrographolide yang diisolasi dari ekstrak metanol sambiloto menunjukkan aktivitas penekanan produksi NO pada suatu ketergantungan dosis antara 0,1 - 100 .'6dM, dan IC50 (dosis penekanan produksi NO sampai 50% dibanding terhadap kontrol) untuk kedua senyawa tersebut masing-masing adalah 7,9 dan 35,5.'6dM. Pada pengujian secara in vivo, neoandrographolide juga menekan produksi NO 35% dan 40%, yaitu apabila makrofag dikumpulkan setelah pemberian neoandrographolide secara oral dengan dosis masing-masing 5 dan 25 mg/kg/hari, dan kemudian diukur produksi NO yang distimulasi dengan lipopolysaccharide (LPS). Dengan cara dan dosis yang sama, ternyata andrographolide tidak menurunkan produksi NO pada pemberian secara oral. Disimpulkan bahwa neoandrographolide yang menghambat produksi NO baik secara in vitro maupun in vivo kemungkinan memainkan suatu peranan penting dalam penggunaan sambiloto sebagai suatu sediaan antiradang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas antikanker dari andrographolide, komponen utama dari sambiloto juga telah diuji dengan menggunakan beberapa jenis sel kanker. Andrographolide menghambat perkembangbiakan (proliferasi) berbagai sel tumor yang mewakili berbagai tipe kanker secara in vitro, dengan cara langsung beraktivitas pada sel kanker dengan menahan siklus sel pada fase G0/G1 melalui induksi penghambatan siklus sel protein p27 dan mengurangi aktivitas cyclin-dependent kinase 4 (CDK4). Aktivitas immunostimulan andrographolide ditunjukkan oleh peningkatan proliferasi lymphocytes dan produksi interleukin-2. Andrographolide juga mempertinggi produksi tumor necrosis factor-alpha (TNF-.'61) sehingga meningkatkan aktivitas sitotoksis lymphocyte terhadap sel kanker yang secara tidak langsung berefek antikanker. Hasil ini menunjukkan bahwa andrographolide merupakan suatu komponen yang menarik dengan aktivitas antikanker dan immunomodulator, karena itu mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai suatu sediaan terapi kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Larutan infus dari 6 - 7 daun sambiloto dikatakan efektif menurunkan tekanan darah tinggi sehingga dapat digunakan untuk penderita hipertensi. Dalam suatu percobaan untuk membuktikan efek penurunan tekanan darah, crude ekstrak air sambiloto telah difraksinasi menggunakan pelarut yang berbeda polaritasnya menjadi fraksi etilasetat (FA), fraksi butanol (FB), dan fraksi air (FC). Fraksi-fraksi ini kemudian diuji pada tikus Sprague-Dawley (SD) melihat efek yang ditimbulkan terhadap mean arterial blood pressure (MAP). MAP adalah rata-rata tekanan sistolik yang mengalirkan darah ke seluruh organ sistemik dan merupakan suatu critical cardiovascular parameter. Ditemukan bahwa FA tidak mereduksi MAP, sementara crude ekstrak air sambiloto (WE), FB dan FC menyebabkan penurunan MAP yang signifikan dalam suatu ketergantungan dosis tanpa mengakibatkan penurunan denyut jantung yang signifikan. Nilai ED50 (dosis efektif yang menyebakan penurunan MAP sampai separuhnya dibandingkan terhadap kontrol) untuk WE, FB dan FC masing-masing adalah 11,4; 5,0; dan 8,6 mg/kg. Data ini menunjukkan bahwa komponen yang menyebabkan hipotensi terdapat dalam WE, FB dan FC. Tidak adanya penurunan denyut jantung yang signifikan menegaskan bahwa komponen penyebab hipotensi dalam farksi-fraksi ini mungkin tidak mempunyai efek langsung terhadap jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian selanjutnya dipusatkan untuk mengevaluasi mekanisme aksi penurunan tekanan darah dari sambiloto menggunakan fraksi butanol (FB) dosis 5 mg/kg. Ditemukan bahwa a-adrenoceptor, muscarinic cholinergic receptor, dan angiotensin converting enzyme (ACE) tidak terlibat dalam aksi hipotensi dari FB. Hal ini terlihat karena aksi hipotensi FB tidak terpengaruh oleh propranolol, atropine, dan captopril. Selanjutnya, dengan adanya hexamethonium, pyrilamine, dan cimetidine, penurunan MAP oleh FB secara signifikan diperlemah, menunjukkan bahwa aksi hipotensi FB mungkin melibatkan autonomic ganglion dan histaminergic sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa senyawa diterpen dari sambiloto yaitu DA, DDA, andrographolide, andrographiside, dan neoandrographolide, diuji untuk melihat pengaruhnya terhadap MAP menggunakan tikus SD. Ditemukan bahwa andrographolide, andrographiside, dan neoandrographolide tidak memberikan efek terhadap MAP, sedangkan DDA menurunkan MAP dan kecepatan denyut jantung dengan ketergantungan dosis, sementara DA mempunyai efek yang agak lemah pada parameter yang diuji dibandingkan dengan DDA. Hasil ini menunjukkan bahwa efek hipotensi dari sambiloto dapat disebabkan oleh kedua senyawa diterpen, DDA dan DA. Disimpulkan bahwa suatu infus dari sambiloto dapat memberikan manfaat secara ilmiah untuk pengobatan hipertensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penggunaan Untuk Obat&lt;/span&gt; (Anonim 2, 2009) ; (Anonim 4, 2009) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Tifoid&lt;br /&gt;Daun sambiloto segar sebanyak 10 - 15 lembar direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Disentri basiler, diare, radang saluran napas, radang paru&lt;br /&gt;Herba kering sebanyak 9 - 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Air rebusannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.      Disentri&lt;br /&gt;Herba krokot segar (Portulaca oleracea) sebanyak 500 g diuapkan selama 3 - 4 menit, lalu ditumbuk dan diperas. Air perasan yang terkumpul ditambahkan bubuk kering sambiloto sebanyak 10 gram sambil diaduk. Campuran tersebut lalu diminum, sehari 3 kali masing-masing 1/3 bagian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.      Influenza, sakit kepala, demam&lt;br /&gt;Bubuk kering sambiloto sebanyak 1 g diseduh dengan cangkir air panas. Setelah dingin diminum sekaligus, Lakukan 3 - 4 kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.      Demam&lt;br /&gt;Daun sambiloto segar sebanyak 1 genggam ditumbuk. Tambahkan 1/2 cangkir air bersih, saring lalu minum sekaligus. Daun segar yang digiling halus juga bisa digunakan sebagai tapal badan yang panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.      TB paru&lt;br /&gt;Daun sambiloto kering digiling menjadi bubuk. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk rata lalu dibuat pil dengan diameter 0,5 cm. Pil ini Ialu diminum dengan air matang. Sehari 2 - 3 kali, setiap kali minum 15 - 30 pil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.      Batuk rejan (pertusis), darah tinggi&lt;br /&gt;Daun sambiloto segar sebanyak 5 - 7 lembar diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk. Setelah dingin minum sekaligus. Lakukan sehari 3 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.       Radang paru, radang mulut, tonsilitis&lt;br /&gt;Bubuk kering herba sambiloto sebanyak 3 - 4,5 g diseduh dengan air panas. Setelah dingin tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.      Faringitis&lt;br /&gt;Herba sambiloto segar sebanyak 9 g dicuci lalu dibilas dengan air matang. Bahan tersebut lalu dikunyah dan aimya ditelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.  Hidung berlendir (rinorea), infeksi telinga tengah (OMA), sakit gigi&lt;br /&gt;Herba sambiloto segar sebanyak 9 - 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari @ 1/2 gelas. Untuk OMA, herba segar dicuci lalu digiling halus dan diperas. Airnya digunakan untuk tetes telinga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.  Kencing manis&lt;br /&gt;Daun sambiloto segar sebanyak 1/2 genggam dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sehabis makan, 3 kali sehari @ 3/4 gelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.  Kencing nanah&lt;br /&gt;Sebanyak 3 tangkai sambiloto utuh dicuci lalu direbus dengan 4 gelas minum air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum dengan madu seperlunya, 3 kali sehari sebanyak 3/4 gelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.  Digigit ular berbisa&lt;br /&gt;a. Daun sambiloto segar dicuci lalu digiling halus bersama dengan tembakau.(rokok). Turapkan pada luka lalu dibalut. Untuk minumnya, daun sambiloto segar sebanyak 9 -.15 g direbus, minum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.&lt;br /&gt;b. Herba sambiloto segar secukupnya dikunyah beberapa lama, kemudian air ludahnya ditelan dan ampas kunyahannya diletakkan pada luka Ialu dibalut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.  Kudis&lt;br /&gt;Daun sambiloto segar sebanyak 1 genggam dan sedikit belerang ditumbuk bersama-sama sampai halus dan rata. Balurkan pada tempat yang sakit. Untuk minumnya, 7 lembar daun sambiloto dan 5 lembar daun sendok (Plantago mayor L.), semuanya bahan segar, direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum setelah dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.  Tipus&lt;br /&gt;Petik 10-15 lembar daun sambiloto segar. Tambahkan air secukupnya dan rebus hingga mendidih. Untuk mengatasi rasa daun yang amat pahit, sewaktu meminum dapat dicampur dengan madu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.  TBC paru-paru&lt;br /&gt;Daun sambiloto segar dikeringkan, lalu digiling halus hingga menjadi bubuk. Setelah itu, ditambah sedikit madu dan dibuat bulatan-bulatan pil berdiameter sekitar 0,5 cm. Sebaiknya pil ini diminum dengan air matang 2-3 kali sehari. Sekali minum dapat 15-30 pil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.  Batuk rejan atau pertusis&lt;br /&gt;Tiga lembar daun sambiloto diseduh dengan air panas dan tambahkan sedikit madu. Minumlah larutan ini 3 kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18.  Kencing nanah&lt;br /&gt;Petik 3 batang sambiloto berikut daun-daunnya. Cuci bersih lalu rebuslah dengan 4 gelas air minum hingga tersisa 2,25 gelas saja. Dinginkan air terlebih dahulu, baru disaring. Jika hendak diminum tambahkan madu seperlunya. Lakukan 3 kali sehari masing-masing 3/4 gelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19.  Penambah nafsu makan&lt;br /&gt;Siapkan daun sambiloto 10 helai. Selain itu, siapkan pula kulit dan batang tanamannya sebanyak 50 g. Bahan-bahan ini dicuci hingga bersih, kemudian rebus dengan 3000 cc air. Airnya cukup diminum segelas sehari. Untuk menghilangkan rasa pahit dapat ditambahkan sedikit madu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Daftar Pustaka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonim 1, 2009. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Informasi Spesies Sambiloto&lt;/span&gt;. http://www.plantamor.com/index.php?catID=14 (Diakses tanggal 20 Oktober 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonim 2, 2009. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Manfaat Sambiloto Untuk Pengobatan&lt;/span&gt;. http://www.smallcrab.com/kesehatan/25-healthy/107-sambiloto-dan-manfaatnya (Diakses tanggal 20 Oktober 2009). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonim 3, 2009. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Berbagai Manfaat Sambiloto&lt;/span&gt;. http://ihone-herbal.blogspot.com/ (Diakses tanggal 20 Oktober 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonim 4, 2009. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Manfaat Sambiloto untuk Pengobatan dan Kesehatan&lt;/span&gt;. http://www.klipingku.com/category/kesehatan/ (Diakses tanggal 20 Oktober 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonim 5, 2009. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Multikhasiat Dibalik Pahitnya Sambiloto&lt;/span&gt;. http://id.wordpress.com/tag/hasil-penelitian/ (Diakses tanggal 20 Oktober 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(VINA SETIAWATI,MAHASISWA FARMASI UNTAN 2008)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-7611503549615772025?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/7611503549615772025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=7611503549615772025&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7611503549615772025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7611503549615772025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/10/kuliah-manfaat-sambiloto-dalam-dunia.html' title='KULIAH : MANFAAT SAMBILOTO DALAM DUNIA KEFARMASIAN (FARMAKOGNOSI)'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SuwJ1KLYx-I/AAAAAAAAAJk/JfLn1vk9A9Q/s72-c/sambiloto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-2910674502078651456</id><published>2009-10-22T07:28:00.000-07:00</published><updated>2009-10-22T07:37:44.636-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH : KROMATOGRAFI KERTAS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SuBsUVhStHI/AAAAAAAAAJc/KC58Q1C4SHE/s1600-h/kromato+kertas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 317px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SuBsUVhStHI/AAAAAAAAAJc/KC58Q1C4SHE/s320/kromato+kertas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395431450219820146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya kromatografi dianggap semata-mata sebagai bentuk partisi cairan–cairan. Serat selulosa yang hidrofilik dari kertas tersebut dapat mengikat air, setelah disingkapkan ke udara yang lembab, kertas saring yang tampak kering itu sebenarnya dapat mengandung air dengan persentase tinggi, katakan 20 % (bobot/bobot) akan lebih. Jadi kertas itu sebenarnya dapat mengandung air dengan persentase tinggi dan kertas itu dipandang sebagai analog dengan sebatang kolom yang berisi stasioner berair. Zat-zat terlarut itu padahal fase geraknya dapat campur dengan air akan dalam beberapa kasus, malahan fase geraknya adalah larutan itu sendiri (Day &amp;amp; Underwood, 1980).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Susunan serat kertas membentuk medium berpori yang bertindak sebagai tempat untuk mengalirkannya fase bergerak. Berbagai macam tempat kertas secara komersil tersedia adalah Whatman 1, 2, 31 dan 3 MM. Kertas asam asetil, kertas kieselguhr, kertas silikon dan kertas penukar ion juga digunakan. Kertas asam asetil dapat digunakan untuk zat–zat hidrofobik (Khopkar, 1990).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kertas Whatman dalam teknik kromatografi dapat pula digunakan kertas selulosa murni. Kertas selulosa yang dimodifikasi dan kertas serat kaca. Untuk memilih kertas, yang menjadi pertimbangan adalah tingkat dan kesempurnaan pemisahan, difusivitas pembentukan spot, efek tailing, pembentukan komet serta laju pergerakan pelarut terutama untuk teknik descending dan juga kertas seharusnya penolak air. Seringkali nilai Rf berbeda dari satu kertas ke kertas lainnya. Pengotor yang terdapat pada kertas saring adalah ion-ion Ca2+, Mg2+, Fe3+, Cu2+ (Basset, 1994).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kromatografi, komponen-komponen terdistribusi dalam dua fase yaitu fase gerak dan fase diam. Transfer massa antara fase bergerak dan fase diam terjadi bila molekul-molekul campuran serap pada permukaan partikel-partikel atau terserap. Pada kromatografi kertas naik, kertasnya digantungkan dari ujung atas lemari sehingga tercelup di dalam solven di dasar dan solven merangkak ke atas kertas oleh daya kapilaritas. Pada bentuk turun, kertas dipasang dengan erat dalam sebuah baki solven di bagian atas lemari dan solven bergerak ke bawah oleh daya kapiler dibantu dengan gaya gravitasi. Setelah bagian muka solven selesai bergerak hampir sepanjang kertas, maka pita diambil, dikeringkan dan diteliti. Dalam suatu hal yang berhasil, solut-solut dari campuran semula akan berpindah tempat sepanjang kertas dengan kecepatan yang berbeda, untuk membentuk sederet noda-noda yang terpisah. Apabila senyawa berwarna, tentu saja noda-nodanya dapat terlihat (Day &amp;amp; Underwood, 1990).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga Rf mengukur kecepatan bergeraknya zona realtif terhadap garis depan pengembang. Kromatogram yang dihasilkan diuraikan dan zona-zona dicirikan oleh nilai-nilai Rf. Nilai Rf didefinisikan oleh hubungan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rf = Jarak (cm) dari garis awal ke pusat zona&lt;br /&gt;        Jarak (cm) dari garis awal ke garis depan pelarut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengukuran itu dilakukan dengan mengukur jarak dari titik pemberangkatan (pusat zona campuran awal) ke garis depan pengembang dan pusat rapatan tiap zona. Nilai Rf harus sama baik pada descending maupun ascending. Nilai Rf akan menunjukkan identitas suatu zat yang dicari, contohnya asam amino dan intensitas zona itu dapat digunakan sebagai ukuran konsentrasi dengan membandingkan dengan noda-noda standar (Khopkar, 1990).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pengeluaran asam mineral dari kertas desalting. Larutan ditempatkan pada kertas dengan menggunakan mikropipet pada jarak 2–3 cm dari salah satu ujung kertas dalam bentuk coretan garis horizontal. Setelah kertas dikeringkan, ia diletakan didalam ruangan yang sudah dijenuhkan dengan air atau dengan pelarut yang sesuai. Terdapat tiga tehnik pelaksanaan analisis. Pada tehnik ascending; pelarut bergerak keatas dengan gaya kapiler. Sedangkan ketiga dikenal dengan cara radial atau kromatografi kertas sirkuler (Basset, 1994).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kromatografi bergantung pada pembagian ulang molekul-molekul campuran antara dua fase atau lebih. Tipe-tipe kromatografi absorpsi, kromatografi partisi cairan dan pertukaran ion. Sistem utama yang digunakan dalam kromatografi partisi adalah partisi gas, partisi cairan yang menggunakan alas tak bergerak (misalnya komatografi kolom), kromatografi kertas dan lapisan tipis ( Svehla, 1979).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Distribusi dapat terjadi antara fase cair yang terserap secara stasioner dan zat alir bergerak yang kontak secara karib dengan fase cair itu. Dalam kromatografi partisi cairan, fase cair yang bergerak mengalir melewati fase cair stasioner yang diserapkan pada suatu pendukung, sedangkan dalam kromatografi lapisan tipis adsorbennya disalutkan pada lempeng kaca atau lembaran plastik (Basset, 1994).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;Basset, J, et al. 1994. Buku Ajar Vogel; Kimia Analisis Kuantitatif Anorganik. Penerbit buku kedokteran EGC. Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Day &amp;amp; Underwood. 1980. Analisa Kimia Kuantitatif. Edisi Keempat. Erlangga. Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khopkar, S.M. 1990. Konsep Dasar Kimia Analitik. Penerbit Universitas Indonesia. Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Svehla, G. 1979. Vogel Buku Teks Analisis Anorganik Kualitatif Makro dan Semi Mikro Jilid 1 Edisi Kelima. PT. Kalman Media Pustaka. Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(ERLISA MAYASARI, MAHASISWA FARMASI UNTAN 2008)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-2910674502078651456?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/2910674502078651456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=2910674502078651456&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2910674502078651456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2910674502078651456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/10/kuliah-kromatografi-kertas.html' title='KULIAH : KROMATOGRAFI KERTAS'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SuBsUVhStHI/AAAAAAAAAJc/KC58Q1C4SHE/s72-c/kromato+kertas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-4627279804381221361</id><published>2009-10-22T07:09:00.000-07:00</published><updated>2009-10-22T07:26:55.953-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH : KROMATOGRAFI KOLOM (BAGIAN 1)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SuBqGeH7X9I/AAAAAAAAAJU/5BQen472nhs/s1600-h/kromatografi+column.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 178px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SuBqGeH7X9I/AAAAAAAAAJU/5BQen472nhs/s320/kromatografi+column.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395429012987928530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Suatu analisis kimia menjadi meragukan jika pengukuran sifat tidak berhubungan dengan sifat spesifik senyawa terukur. Analisis meliputi pengambilan cuplikan, pemisahan senyawa pengganggu, isolasi senyawayang dimaksudkan, pemekatan terlebih dahulu sebelum identifikasi dan pengukuran. Banyak teknik pemisahan tetapi kromatografi merupakan teknik paling banyak digunakan. Kromatografi pertama kali diberikan oleh Michael Tswett, seorang ahli botani Rusia, pada tahun 1906.Kromatografi berasal dari bahasa Yunani ‘Kromatos’ yang berarti warna dan ‘Graphos’ yang berarti menulis. Kromatografi mencakup berbagai proses yang berdasarkan pada perbedaan distribusi dari penyusun cuplikan antara dua fasa. Satu fasa tinggal pada system dan dinamakan fasa diam. Fasa lainnya, dinamakan fasa gerak, memperkolasi melalui celah-celah fasa diam. Gerakan fasa menyebabkan perbedaan migrasi dari penyusun cuplikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;TINJAUAN PUSTAKA&lt;br /&gt;Kromatografi adalah suatu teknik pemisahan campuran berdasarkan perbedaan kecepatan perambatan komponen dalam medium tertentu. Pada kromatografi, komponen-komponennya akan dipisahkan antara dua buah fase yaitu fase diam dan fase gerak. Fase diam akan menahan komponen campuran sedangkan fase gerak akan melarutkan zat komponen campuran. Komponen yang mudah tertahan pada fase diam akan tertinggal. Sedangkan komponen yang mudah larut dalam fase gerak akan bergerak lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kromatrografi kolom menunjukkan adanya prinsip yang sama yang digunakan dalam kromatografi lapis tipis yang dapat diterapakan pada skala besar untuk pemisahan campuran. Kromatografi kolom seringkali digunakan untuk pemurnian seyawa di laboratorium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai ukuran kolom dapat digunakan, dimana hal utama yang dipertimbangkan adalah kapasitas yang memadai untuk menerima sampel – sampel tanpa melalui fasa diamnya. Merupakan aturan praktis yang umum bahwa panjang kolom harus sekurang – kurangnya 10 kali ukuran diameternya. Jika kita mempunyai kolom dengan panjang 20 cm, dan diameternya 1 atau 2 cm. Bahan pengemasnya suatu adsorben seperti alumina atau resin penukar ion, dimasukkan dalam bentuk suspensi kedalam porsi fasa bergerak dan dibiarkan diam didalam hamparan basah dengan sedikit cairan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolom untuk analisis farmasi umumnya digunakan kolom isi dan sebaiknya hanya isi kolom yang mempengaruhi gerak relative zat terlarut melalui system. Kolom terbuat dari kaca, kecuali jika dinyatakan lain. Kolom dengan beragam ukuran dapat digunakan, tetapi umumnya antara 0,6 m hingga 1,8 m serta diameter dalam 2 mm hingga 4 mm. sebagai fase cair dapat digunakan beraneka ragam senyawa kimia, seperti poly etilen glikol, ester dan amida berbobot molekul tinggi, hidro karbon, gom, dan cairan silicon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolom harus dikondisikan dengan jalan mengoperasikan sampai keadaan stabil pada suhu yang lebih tinggi dari suhu yang digunakan seperti yang tertera pada masing – masing monografi. Suatu uji yang sesuai terhadap sifat inert penyangga, yang perlu untuk fase cair dengan polaritas yang rendah, ada kalanya suatu kolom dapat dikondisikan dengan menyuntikkan ulang senyawa yang dikromatografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MANFAAT KROMATOGRAFI KOLOM DALAM DUNIA KEFARMASIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang bioteknologi, kromatografi mempunyai peranan yang sangat besar. Misalnya dalam penentuan, baik kualitatif maupun kuantitatif, senyawa dalam protein. Protein sering dipilih karena ia sering menjadi obyek molekul yang harus di-purified (dimurnikan) terutama untuk keperluan dalam bio-farmasi. Kromatografi juga bisa diaplikasikan dalam pemisahan molekul-molekul penting seperti asam nukleat, karbohidrat, lemak, vitamin dan molekul penting lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan data-data yang didapatkan dengan menggunakan kromatografi ini, selanjutnya sebuah produk obat-obatan dapat ditingkatkan mutunya, dapat dipakai sebagai data awal untuk menghasilkan jenis obat baru, atau dapat pula dipakai untuk mengontrol kondisi obat tersebut sehingga bisa bertahan lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang clinical (klinik), teknik ini sangat bermanfaat terutama dalam menginvestigasi fluida badan seperti air liur. Dari air liur seorang pasien, dokter dapat mengetahui jenis penyakit yang sedang diderita pasien tersebut. Seorang perokok dapat diketahui apakah dia termasuk perokok berat atau ringan hanya dengan mengetahui konsentrasi CN- (sianida) dari sampel air liurnya. Demikian halnya air kencing, darah dan fluida badan lainnya bisa memberikan data yang akurat dan cepat sehingga keberadaan suatu penyakit dalam tubuh manusia dapat dideteksi secara dini dan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ini, deteksi senyawa oksalat dalam air kencing menjadi sangat penting terutama bagi pasien kidney stones (batu ginjal). Banyak metode analisis seperti spektrofotometri, manganometri, atau lainnya, akan tetapi semuanya membutuhkan kerja ekstra dan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasil analisis dibandingkan dengan teknik kromatografi.&lt;br /&gt;Dengan alasan-alasan inilah, kromatografi kemudian menjadi pilihan utama dalam membantu mengatasi permasalahan dalam dunia bioteknologi, farmasi, klinik dan kehidupan manusia secara umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;Anonim 1. 2008. “Kromatografi” http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-tugas-makalah/tugas-kuliah-lainnya/kromatografi (diakses tanggal 20 oktober 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonim 2. 2008. “ Kromatografi” .http://rgmaisyah.wordpress.com/2008/11/25/kromatografi/ (diakses tanggal 20 oktober 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonim 3. 2009. “Kromatografi Kolom”. http://www.chem-is-try.org/materi kimia/ instrumen analisis / kromatografi kolom (diakses tanggal 18 oktober 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonim 4. 1995. Farmakope Indonesia. Edisi IV. Depkes RI : Jakarta&lt;br /&gt;Day and Underwood. 1999. Analisis Kimia Kuantitatif. Edisi keenam. Erlangga : Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(ANISA USANGADAH,FARMASI 2008 UNIVERSITAS TANJUNGPURA)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-4627279804381221361?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/4627279804381221361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=4627279804381221361&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4627279804381221361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4627279804381221361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/10/kuliah-kromatografi-kolom-bagian-1.html' title='KULIAH : KROMATOGRAFI KOLOM (BAGIAN 1)'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SuBqGeH7X9I/AAAAAAAAAJU/5BQen472nhs/s72-c/kromatografi+column.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-4301243199932754920</id><published>2009-10-16T07:16:00.000-07:00</published><updated>2009-10-16T07:22:08.481-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH:MANFAAT AMILUM DALAM DUNIA KEFARMASIAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/StiBeqfQVYI/AAAAAAAAAJM/Faf9BG69miQ/s1600-h/amilum.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 317px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/StiBeqfQVYI/AAAAAAAAAJM/Faf9BG69miQ/s320/amilum.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393202917577610626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Amilum merupakan suatu senyawa  organik yang tersebar luas pada kandungan tanaman. Amilum dihasilkan dari dalam daun-daun hijau sebagai wujud penyimpanan sementara dari produk fotosintesis. Amilum juga tersimpan dalam bahan makanan cadangan yang permanen untuk tanaman, dalam biji, jari-jari teras, kulit batang, akar tanaman menahun, dan umbi. Amilum merupakan 50-65% berat kering biji gandum dan 80% bahan kering umbi kentang (Gunawan, 2004).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Amilum juga disebut dengan pati. Pati yang diperdagangkan diperoleh dari berbagai bagian tanaman, misalnya endosperma biji tanaman gandum, jagung dan padi ; dari umbi kentang ; umbi akar Manihot esculenta (pati tapioka); batang Metroxylon sagu (pati sagu); dan rizom umbi tumbuhan bersitaminodia yang meliputi Canna edulis, Maranta arundinacea, dan Curcuma angustifolia (pati umbi larut) (Fahn, 1995).&lt;br /&gt;Tanaman dengan kandungan amilum yang digunakan di bidang farmasi adalah Zea mays (jagung), Oryza sativa (beras), Solanum tuberosum (kentang), Triticum aesticum (gandum), Maranta arundinacea (garut), Ipomoea batatas (ketela rambat), Manihot utilissima (ketela pohon) (Gunawan, 2004).&lt;br /&gt;Secara umum amilum terdiri dari 20% bagian yang larut air (amilosa) dan 80% bagian yang tidak larut air (amilopektin). Hidrolisis amilum oleh asam mineral menghasikan glukosa sebagai produk akhir secara hampir kuantitatif (Gunawan, 2004).&lt;br /&gt;Pada bidang farmasi, amilum terdiri dari granul-granul yang diisolasi dari Zea mays Linne (Graminae), Triticum aesticum Linne (Graminae), dan Solanum tuberosum Linne (Solanaceae). Granul amilum jagung berbentu polygonal, membulat atau sferoidal dam mempunyai garis tengah 35 mm. Amilum gandum dan kentang mempunyai komposisi yang kurang seragam, masing-masing mempunyai 2 tipe granul yang berbeda (Gunawan, 2004).&lt;br /&gt;Amilum digunakan sebagai bahan penyusun dalam serbuk awur dan sebagai bahan pembantu dalam pembuatan sediaan farmasi yang meliputi bahan pengisi tablet, bahan pengikat, dan bahan penghancur. Sementara suspensi amilum dapat diberikan secara oral sebagai antidotum terhadap keracunan iodium dam amilum gliserin biasa digunakan sebagai emolien dan sebagai basis untuk supositoria (Gunawan, 2004).&lt;br /&gt;Sebagai amilum normal, penggunaanya terbatas dalam industri farmasi. Hal ini disebabkan karakteristiknya yang tidak mendukung seperti daya alir yang kurang baik, tidak mempunyai sifat pengikat sehingga hanya digunakan sebagai pengisi tablet bagi bahan obat yang mempunyai daya alir baik atau sebagai musilago, bahan pengikat dalam pembuatan tablet cara granulasi basah (Anwar, 2004).&lt;br /&gt;Amilum hidroksi-etil adalah bahan yang semisintetik yang digunakan sebagai pengencer plasma (dalam larutan 6%). Ini merupakan pengibatan tasmbahan untuk kejutan yang disebabkan oleh pendarahan, luka terbakar, pembedahan, sepsis, dan trauma lain. Sediaan amilum yang terdapat dalam pasaran adalah Volex®  (Gunawan, 2004).&lt;br /&gt;Fungsi amilum dalam dunia farmasi tergolong banyak dan penting. Bahkan sudah ada sediaan yang dipasarkan. Sebaiknya dapat dimaksimalkan penggunaannya dan dilestarikan pula tanaman-tanaman yang mengandung amilum untuk kelancaran dalam bidang farmasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anwar, E. et al. 2004. Pemanfaatan Maltodekstrin Pati Terigu Sebagai Eksipien dalam Formula Sediaan Tablet dan Niosom. Majalah Ilmu Kefarmasian. Vol. 1, No. 1, 34-46.&lt;br /&gt;Fahn, A. 1995. Anatomi Tumbuhan. Edisi ketiga. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.&lt;br /&gt;Gunawan, D. dan Sri Mulyani . 2004. Ilmu Obat Alam (Farmakognosi). Jilid 1. Penebar Swadaya. Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(EVA DEVINA, Mahasiswa Farmasi UNTAN 2008)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-4301243199932754920?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/4301243199932754920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=4301243199932754920&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4301243199932754920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4301243199932754920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/10/kuliahmanfaat-amilum-dalam-dunia.html' title='KULIAH:MANFAAT AMILUM DALAM DUNIA KEFARMASIAN'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/StiBeqfQVYI/AAAAAAAAAJM/Faf9BG69miQ/s72-c/amilum.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-3317877077535533228</id><published>2009-02-23T06:20:00.001-08:00</published><updated>2009-02-23T06:28:36.249-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><title type='text'>UMUM: KUNJUNGI WIRO PHARMACY FORUM</title><content type='html'>Teman-teman, telah dibuat FORUM untuk berbincang-bincang dan membicarakan segala hal yang lagi hangat-hangat nya. Dan FORUM ini untuk terbuka dan untuk siapapun. Caranya gampang&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama register dulu di WIRO PHARMACY FORUM. Next, Isi username, password and alamat email kamu. Next, silahkan verifikasi ke email kamu dengan cara membuka email kamu next klik verifikasi yang dikirimkan ke email kamu. Maka, selanjutnya kamu dapat login ke WIRO PHARMACY FORUM isi username dan password yang telah kamu daftarkan. Gampang kan!&lt;br /&gt;Next, kita bisa dech membahas segala hal dengan teman-teman kamu mengenai segala hal kecuali hal-hal yang mengandung unsur SARA. So, segera kunjungi WIRO PHARMACY FORUM klik dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wiropharmacy.forumotion.com/forum.htm"&gt;http://wiropharmacy.forumotion.com/forum.htm&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-3317877077535533228?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/3317877077535533228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=3317877077535533228&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/3317877077535533228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/3317877077535533228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/umum-kunjungi-wiro-pharmacy-forum.html' title='UMUM: KUNJUNGI WIRO PHARMACY FORUM'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-7455261029597977634</id><published>2009-02-21T10:43:00.000-08:00</published><updated>2009-02-21T11:01:50.695-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial'/><title type='text'>TUTORIAL: MEMUAT VIDEO DALAM ARTIKEL DI BLOG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SaBL0gEw3-I/AAAAAAAAAJE/BhSdC87leJo/s1600-h/youtube.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SaBL0gEw3-I/AAAAAAAAAJE/BhSdC87leJo/s200/youtube.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305323726377639906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Atas permintaan teman-teman yang bertanya bagaimana cara memuat video di artikel, maka aq mempostingkan tutorial mengenai cara memuat video di artikel blog. Memuat video diantara artikel, selain untuk memperindah artikel itu sendiri, juga video ini bisa berfungsi sebagai media yang efektif dalam menyampaikan sesuatu kepada para pengunjung. Terlebih apabila anda merupakan seorang pebisnis yang dengan video ini dapat lebih memperjelas tujuan anda di banding dengan hanya sebuah tulisan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dibawah ini adalah contoh sederhana dari video , silahkan anda klik video tersebut untuk mengaftifkannya.&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/j_qUdsOeNLE&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/j_qUdsOeNLE&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat sebuah video, kita bisa menggunakan situs layanan pembuatan video, salah satunya adalah &lt;a href="http://www.youtube.com/"&gt;http://www.youtube.com&lt;/a&gt;. Ikuti langkah-langkah berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Untuk daftar www.youtube.com silahkan klik &lt;a href="http://www.youtube.com/"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; 2. Setelah berada di situs tersebut, klik tulisan Sign Up yang berada pada layar bagian atas&lt;br /&gt; 3. Isi semua data diri anda pada form yang di sediakan, jangan lupa beri tanda tik/cek pada kotak di samping tulisan --&gt; Sign me up for the "Broadcast Yourself" email - I agree to the terms of use and privacy policy. lalu klik tombol Sign Up&lt;br /&gt; 4. Setelah berhasil, anda diminta untuk veryfikasi, silahkan cek email yang anda daftarkan tadi untuk melakukan veryfikasi&lt;br /&gt; 5. Jika email dari youtube.com sudah masuk, silahkan buka lalu klik tulisan Confirm your email addres&lt;br /&gt; 6. Dengan meng klik tulisan tadi, secara otomatis anda sudah masuk kedalam halaman account anda dan siap untuk upload video&lt;br /&gt; 7. Klik tulisan Upload Video yang berada pada layar sebelah atas&lt;br /&gt; 8. Isi form yang di sediakan&lt;br /&gt; 9. Klik tombol bertuliskan Continue Uploading&lt;br /&gt;10. Klik tombol Browse, masukan file video yang ingin anda masukan&lt;br /&gt;11. Beri tanda tik/cek pada radio button, public--&gt; jika video anda bisa dilihat oleh umum. Private --&gt;Jika video anda bersifat pribadi yang hanya bisa di lihat oleh orang yang anda tunjuk&lt;br /&gt;12. Klik tombol Upload Video, tunggu beberapa saat sampai proses upload selesai&lt;br /&gt;13. Setelah proses upload selesai, anda tinggal mengcopy kode HTML yang di berikan. lalu paste pada Notepad Ingat liat pada bagian "embed"&lt;br /&gt;14. Silahkan klik Log Out untuk keluar dari situs tersebut&lt;br /&gt;15. Selesai. anda sudah mempunyai video yang bisa di simpan pada artikel anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk memasukan kode video yang telah anda copy tadi, caranya yaitu anda tinggal posting artikel seperti biasa lalu sisipkan kode tersebut pada tempat yang anda inginkan. Cuma saat copy n' paste kode tersebut posisi posting harus pada &lt;b&gt;Edit HTML&lt;/b&gt; jangan pada posisi &lt;b&gt;Compose atau Tulis&lt;/b&gt;. Jika sudah selesai memasukan artikel, Tinggal klik Publish dan video anda siap di lihat oleh para pengunjung blog anda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Mencoba!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-7455261029597977634?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/7455261029597977634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=7455261029597977634&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7455261029597977634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7455261029597977634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/tutorial-memuat-video-dalam-artikel-di.html' title='TUTORIAL: MEMUAT VIDEO DALAM ARTIKEL DI BLOG'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SaBL0gEw3-I/AAAAAAAAAJE/BhSdC87leJo/s72-c/youtube.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-2547197626067295972</id><published>2009-02-13T05:54:00.000-08:00</published><updated>2009-02-13T05:57:51.950-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel English'/><title type='text'>ARTIKEL ENGLISH: BREAST CANCER, EFFECTIVE TREATMENTS THAT CURE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZV8CPAaFvI/AAAAAAAAAI0/K-AroBBSDWw/s1600-h/breast_cancer_diagram.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 230px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZV8CPAaFvI/AAAAAAAAAI0/K-AroBBSDWw/s320/breast_cancer_diagram.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302280514128451314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Breast cancer, one of the most feared diseases that most women are terrified of. From all the media attention it receives today one would think that progress is being made in finding a cure, but unfortunately the opposite is true as the breast cancer rates are still climbing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The main reason why it’s still increasing is that we don’t have prevention when all the causes of breast cancer are now well known.  Also the reason why we don’t have a cure for it is because the treatments today are very profitable even though they are not very effective.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Today’s treatments focus on the cancer growths which does not actually do anything to help the patient regain the level of health they need to keep the cancer from coming back again. It is much more important to focus on the prime reason why the cancer first grew, that is, what caused it to grow in the first place and address those facts.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The well known slogan which tells woman that early detection will lead to a cure is a myth! Early detection is beneficial only to the breast cancer industry through their statistics. If they can detect breast cancer early, the meter that measures the 5 year survival cycle starts running earlier and the earlier it is detected, the better the chance of passing that critical 5 years period. Also early detection slogans helps recruit woman into the breast cancer industry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The causes of breast cancer have been well known for many years and there is a cure for the disease. It is very simple, remove all the known factors that have caused it and with the amazing self healing powers of the human body, which we all have, it will remove the cancer naturally and permanently and without any side effects.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What our medical system is doing is looking for complex answers to a simple problem. Breast cancer does not need aggressive toxic treatments that can damage the body. To cure breast cancer one only needs to respect the laws of Mother Nature by living as we are supposed to and especially eating the foods we have been designed to eat and they are freshly grown fruit and vegetables.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As for finding a cure for the disease they will never succeed. Cancer is like scurvy, we all know that scurvy is a vitamin C deficiency and the only way to cure scurvy is naturally. Eat foods that contain vitamin C. Breast cancer is exactly the same, it’s a disease of a weak immune system and there are only natural ways to strengthen that. That’s why they haven’t made any progress in finding a cure, despite looking for nearly 40 years. A drug to cure breast cancer doesn’t exist.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are some other factors that contribute to breast cancer, for instance our sedentary lifestyle and the toxic products we use every day. They can all contribute to the problem so learn more and find out about breast cancer and what’s going on in the industry today. It does have a permanent cure and it’s seldom with our mainstream toxic treatments of surgery, radiation and chemotherapy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alan Wighton is an independent health researcher, having spent many years gaining knowledge, particularly on the subject of cancer. If you have found this article helpful and would like to learn more, visit his website where you can download a free article that has been written with facts and information to help people overcome their cancer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-2547197626067295972?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/2547197626067295972/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=2547197626067295972&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2547197626067295972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2547197626067295972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/artikel-english-breast-cancer-effective.html' title='ARTIKEL ENGLISH: BREAST CANCER, EFFECTIVE TREATMENTS THAT CURE'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZV8CPAaFvI/AAAAAAAAAI0/K-AroBBSDWw/s72-c/breast_cancer_diagram.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-1828864533124208594</id><published>2009-02-13T05:41:00.000-08:00</published><updated>2009-02-13T05:50:17.362-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Indonesia'/><title type='text'>ARTIKEL : SEJARAH HARI KASIH SAYANG (VALENTINE'S DAY)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZV6DhhVtKI/AAAAAAAAAIs/l13qlO37xNY/s1600-h/My-Valentine-Posters.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 256px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZV6DhhVtKI/AAAAAAAAAIs/l13qlO37xNY/s320/My-Valentine-Posters.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302278337255027874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di berbagai belahan dunia, orang beramai-ramai mengamini bahwa tanggal 14 Februari adalah hari Velentine. Di Indonesia pun, para warganya turut menyambut gembira datangnya hari kasih sayang ini, meskipun sebenarnya mereka tak tahu pasti mengapa harus ikt merayakan hari tersebut.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bukankah untuk menunjukkan rasa sayang kita terhadap teman, kekasih ataupun keluarga kita tak perlu menunggu datangnya tanggal 14 februari, kita bisa menunjukkannya setiap hari. Kita juga tak perlu mengeluarkan uang banyak untuk membeli coklat, bunga dan pernak-pernik lainnya untuk menunjukkan rasa sayang kita, cukup dengan perhatian yang tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari itu semua, marilah kita kupas secara detail keistimewaan hari Valentine yang kedatangannya selalu membuat dunia menjadi serba merah muda. Beberapa para ahli mengatakan bahwa asal mula Valentine itu berkaitan dengan St. Valentine. Ia adalah seorang pria Roma yang menolak melepaskan agama Kristen yang diyakininya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia meninggal pada 14 Februari 269 Masehi, bertepatan dengan hari yang dipilih sebagai pelaksaan ‘undian cinta’. Legenda juga mengatakan bahwa St. Valentine sempat meninggalkan ucapan selamat tinggal kepada putri seorang narapidana yang bersahabat dengannya. Di akhir pesan itu, ia menuliskan : “Dari Valentinemu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu sebuah cerita lain mengatakan bahwa Saint Valentine adalah seorang pria yang membaktikan hidupnya untuk melayani Tuhan di sebuah kuil pada masa pemerintahan Kaisar Claudius. Ia dipenjarakan atas kelancangannya membantah titah sang kaisar. Baru pada tahun 496 Masehi, pendeta Gelasius menetapkan 14 Februari sebagai hari penghormatan bagi Valentine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya secara bertahap 14 Februari menjadi hari khusus untuk bertukar surat cinta dan St. Valentine menjadi idola para pecinta. Datangnya tanggal itu ditandai dengan pengiriman puisi cinta dan hadiah sederhana, semisal bunga. Sering juga untuk merayakan hari kasih sayang ini dilakukan acara pertemuan besar atau bahkan permainan bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di AS, Miss Esther Howland tercatat sebagai orang pertama yang mengirimkan kartu valentine pertama. Acara Valentine mulai dirayakan besar-besaran semenjak tahun 1800 dan pada perkembangannya, kini acara ini menjadi sebuah ajang bisnis yang menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan semarak hari kasih sayang ini merebak keluar dan menular pada masyarakat di seluruh dunia dibumbui dengan versi sentimentak tentang makna valentine itu sendiri. Bahkan anak-anak kecil pun tertular dengan wabah ini, mereka saling berkirim kartu dengan teman-temannya di sekolah untuk menunjukkan rasa sayang mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sejarah Hari Valentine&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Asal mula hari Valentine tercipta pada jaman kerajaan Romawi. Menurut adat Romawi, 14 Februari adalah hari untuk menghormati Juno. Ia adalah ratu para dewa dewi Romawi. Rakyat Romawi juga menyebutnya sebagai dewi pernikahan. Di hari berikutnya, 15 Februari dimulailah perayaan ‘Feast of Lupercalia.’&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada masa itu, kehidupan belum seperti sekarang ini, para gadis dilarang berhubungan dengan para pria. Pada malam menjelang festival Lupercalia berlangsung, nama-nama para gadis ditulis di selembar kertas dan kemudian dimasukkan ke dalam gelas kaca. Nantinya para pria harus mengambil satu kertas yang berisikan nama seorang gadis yang akan menjadi teman kencannya di festival itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak jarang pasangan ini akhirnya saling jatuh cinta satu sama lain, berpacaran selama beberapa tahun sebelum akhirnya menikah. Dibawah pemerintahan Kaisar Claudius II, Romawi terlibat dalam peperangan. Claudius yang dijuluki si kaisar kejam kesulitan merekrut pemuda untuk memperkuat armada perangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia yakin bahwa para pria Romawi enggan masuk tentara karena berat meninggalkan keluarga dan kekasihnya. Akhirnya ia memerintahkan untuk membatalkan semua pernikahan dan pertunangan di Romawi. Saint Valentine yang saat itu menjadi pendeta terkenal di Romawi menolak perintah ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia bersama Saint Marius secara sembunyi-sembunyi menikahkan para pasangan yang sedang jatuh cinta. Namun aksi mereka diketahui sang kaisar yang segera memerintahkan pengawalnya untuk menyeret dan memenggal pendeta baik hati tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meninggal tepat pada hari keempat belas di bulan Februari pada tahun 270 Masehi. Saat itu rakyat Romawi telah mengenal Februari sebagai festival Lupercalia, tradisi untuk memuja para dewa. Dalam tradisi ini para pria diperbolehkan memilih gadis untuk pasangan sehari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan karena Lupercalia mulai pada pertengahan bulan Februari, para pastor memilih nama Hari Santo Valentinus untuk menggantikan nama perayaan itu. Sejak itu mulailah para pria memilih gadis yang diinginkannya bertepatan pada hari Valentine.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kisah St. Valentine&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Valentine adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ketiga. Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat membenci kaisar tersebut, dan ia bukan satu-satunya. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun sayangnya keinginan ini bertepuk sebelah tangan. Para pria enggan terlibat dalam perang. Karena mereka tak ingin meninggalkan keluarga dan kekasihnya. Hal ini membuat Claudius sangat marah, ia pun segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berfikir bahwa jika pria tak menikah, mereka akan dengan sennag hati bergabung dengan militer. Lalu Claudius melarang adanya pernikahan. Para pasangan muda menganggap keputusan ini sangat tidak manusiawi. Karena menganggap ini adalah ide aneh, St. Valentine menolak untuk melaksanakannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini diketahui kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tak bergeming dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin, tanpa bunga, tanpa kidung pernikahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga suatu malam, ia tertangkap basah memberkati sebuah pasangan. Pasangan itu berhasil melarikan diri, namun malang ia tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis mati. Bukannya dihina, ia malah dikunjungi banyak orang yang mendukung aksinya. Mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu dari orang-orang yang percaya pada cinta itu adalah putri penjaga penjara. Sang ayah mengijinkannya untuk mengunjungi St. Valentine di penjara. Tak jarang mereka berbicara selama berjam-jam. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta itu. Ia setuju bahwa St. Valentine telah melakukan hal yang benar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di hari saat ia dipenggal,14 Februari, ia menyempatkan diri menuliskan sebuah pesan untuk gadis itu atas semua perhatian, dukungan dan bantuannya selama ia dipenjara. Diakhir pesan itu, ia menuliskan : “Dengan Cinta dari Valentinemu.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan itulah yang kemudian merubah segalanya. Kini setiap tanggal 14 Februari orang di berbagai belahan dunia merayakannya sebagai hari kasih sayang. Orang-orang yang merayakan hari itu mengingat St. Valentine sebagai pejuang cinta, sementara kaisar Claudius dikenang sebagai seseorang yang berusaha mengenyahkan cinta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tradisi Valentine&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;– Selama beberapa tahun di Inggris, banyak anak kecil di dandani layaknya anak dewasa pada hari Valentine. Mereka berkeliling dari rumah ke rumah sambil bernyanyi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;– Di Wales, para pemuda akan menghadiahkan sendok kayu pada kekasihnya pada hari kasih sayang itu. Bentuk hati dan kunci adalah hiasan paling favorit untuk diukir di atas sendok kayu tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;– Pada jaman Romawi kuno, para gadis menuliskan namanya di kertas dan memasukkan ke dalam botol. lalu para pria akan mengambil sah satu kertas tersebut untuk melihat siapakan yang akan menjadi pasangan mereka dalam festifal tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;– Di Negara yang sama, para gadis akan menerima hadiah berupa busana dari para pria. Jika ia menerima hadiah tersebut, ini pertanda ia bersedia dinikahi pria tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;– Beberapa orang meyakini bahwa jika mereka melihat robin melayang di udara saat hari Valentine, ini berarti ia akan menikah dengan seorang pelaut. Sementara jika seorang wanita melihat burung pipit, maka mereka akan menikah dengan seorang pria miskin. Namun mereka akan hidup bahagia. Sementara jika mereka melihat burung gereja maka mereka akan menikah dengan jutawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;– Sebuah kursi cinta adalah kursi yang lebar. Awalnya kursi ini dibuat untuk tempat duduk seorang wanita (jaman dahulu wanita mengenakan busana yang sangat lebar). Belakangan kursi cinta dibuat untuk tempat duduk dua orang. dengan cara ini sepasang kekasih bisa duduk berdampingan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;– Pikirkan lima atau enam nama pria (jika anda wanita) atau lima atau enam nama wanita (jika anda pria) yang ingin anda nikahi. Lalu putralah setangkai apel sambil menyebut nama tersebut satu persatu. Anda akan menikah dengan nama yang anda sebut saat tangkai tersebut lepas dari buahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;– Petiklah sekuntum bungan dandelion yang tengah mengembang. Tiuplah putik-putik pada bunga tersebut, lalu hitunglah putik yang tersisa. Itu adalah jumlah anak yang akan anda miliki setelah menikah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;– Jika anda memotong sebuah apel pada tengahnya dan menghitung jumlah biji di dalamnya, ini juga bisa menunjukkan jumlah anak yang akan anda miliki setelah menikah.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-1828864533124208594?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/1828864533124208594/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=1828864533124208594&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/1828864533124208594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/1828864533124208594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/artikel-sejarah-hari-kasih-sayang.html' title='ARTIKEL : SEJARAH HARI KASIH SAYANG (VALENTINE&apos;S DAY)'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZV6DhhVtKI/AAAAAAAAAIs/l13qlO37xNY/s72-c/My-Valentine-Posters.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-3899594397593213412</id><published>2009-02-13T04:57:00.000-08:00</published><updated>2009-02-13T05:20:40.947-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH : EKSTRAKSI</title><content type='html'>&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;Pengertiaan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;div&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Ekstraksi adalah penyarian zat-zat aktif dari bagian tanaman obat. Adapun tujuan dari ekstraksi yaitu untuk menarik komponen kimia yang terdapat dalam simplisia. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Tujuan Ekstraksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Tujuan ekstraksi adalah untuk menarik semua komponen kimia yang terdapat dalam simplisia. Ekstraksi ini didasarkan pada perpindahan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;massa&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; komponen zat padat ke dalam pelarut dimana perpindahan mulai terjadi pada lapisan antar muka, kemudian berdifusi masuk ke dalam pelarut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, terdapat empat situasi dalam menentukan tujuan ekstraksi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Senyawa kimia telah diketahui identitasnya untuk diekstraksi dari organisme. Dalam kasus ini, prosedur yang telah dipublikasikan dapat diikuti dan dibuat modifikasi yang sesuai untuk mengembangkan proses atau menyesuaikan dengan kebutuhan pemakai.&lt;br /&gt; 2. Bahan diperiksa untuk menemukan kelompok senyawa kimia tertentu, misalnya alkaloid, flavanoid atau saponin, meskipun struktur kimia sebetulnya dari senyawa ini bahkan keberadaannya belum diketahui. Dalam situasi seperti ini, metode umum yang dapat digunakan untuk senyawa kimia yang diminati dapat diperoleh dari pustaka. Hal ini diikuti dengan uji kimia atau kromatografik yang sesuai untuk kelompok senyawa kimia tertentu&lt;br /&gt; 3. Organisme (tanaman atau hewan) digunakan dalam pengobatan tradisional, dan biasanya dibuat dengan cara, misalnya Tradisional Chinese medicine (TCM) seringkali membutuhkan herba yang dididihkan dalam air dan dekok dalam air untuk diberikan sebagai obat. Proses ini harus ditiru sedekat mungkin jika ekstrak akan melalui kajian ilmiah biologi atau kimia lebih lanjut, khususnya jika tujuannya untuk memvalidasi penggunaan obat tradisional.&lt;br /&gt; 4. Sifat senyawa yang akan diisolasi belum ditentukan sebelumnya dengan cara apapun. Situasi ini (utamanya dalam program skrining) dapat timbul jika tujuannya adalah untuk menguji organisme, baik yang dipilih secara acak atau didasarkan pada penggunaan tradisional untuk mengetahui adanya senyawa dengan aktivitas biologi khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pengekstraksian komponen kimia dalam sel tanaman yaitu pelarut organik akan menembus dinding sel dan masuk ke dalam rongga sel yang mengandung zat aktif, zat aktif akan larut dalam pelarut organik di luar sel, maka larutan terpekat akan berdifusi keluar sel dan proses ini akan berulang terus sampai terjadi keseimbangan antara konsentrasi cairan zat aktif di dalam dan di luar sel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;Prinsip ekstraksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-indent: -0.75in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;Prinsip Maserasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Penyarian zat aktif yang dilakukan dengan cara merendam serbuk simplisia dalam cairan penyari yang sesuai selama tiga hari pada temperatur kamar terlindung dari cahaya, cairan penyari akan masuk ke dalam sel melewati dinding sel. &lt;span style="" lang="SV"&gt;Isi sel akan larut karena adanya perbedaan konsentrasi antara larutan&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;di dalam sel dengan di luar sel. Larutan yang konsentrasinya tinggi akan terdesak keluar dan diganti oleh cairan penyari dengan konsentrasi rendah ( proses difusi ). Peristiwa tersebut berulang sampai terjadi keseimbangan konsentrasi antara larutan di luar sel dan di dalam sel. Selama proses maserasi dilakukan pengadukan dan penggantian cairan penyari setiap hari. Endapan yang diperoleh dipisahkan dan filtratnya dipekatkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Prinsip Perkolasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Penyarian zat aktif yang dilakukan dengan cara serbuk simplisia dimaserasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;selama 3 jam, kemudian simplisia dipindahkan ke dalam bejana silinder yang bagian bawahnya diberi sekat berpori, cairan penyari dialirkan dari atas ke bawah melalui simplisia tersebut, cairan penyari akan melarutkan zat aktif dalam sel-sel simplisia yang dilalui sampai keadan jenuh. Gerakan ke bawah disebabkan oleh karena gravitasi, kohesi, dan berat cairan di atas dikurangi gaya kapiler yang menahan gerakan ke bawah. Perkolat yang diperoleh dikumpulkan, lalu dipekatkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Prinsip Soxhletasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Penarikan komponen kimia yang dilakukan dengan cara serbuk simplisia ditempatkan dalam klonsong yang telah dilapisi kertas saring sedemikian rupa, cairan penyari dipanaskan dalam labu alas bulat sehingga menguap dan dikondensasikan oleh kondensor bola menjadi molekul-molekul cairan penyari yang jatuh ke dalam klonsong menyari zat aktif di dalam simplisia dan jika cairan penyari telah mencapai permukaan sifon, seluruh cairan akan turun kembali ke labu alas bulat melalui pipa kapiler hingga terjadi sirkulasi. Ekstraksi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sempurna ditandai bila cairan di sifon tidak berwarna, tidak tampak noda jika di KLT, atau sirkulasi telah mencapai 20-25 kali. Ekstrak yang diperoleh dikumpulkan dan dipekatkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Prinsip Refluks&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Penarikan komponen kimia yang dilakukan dengan cara&lt;span style="color: black;"&gt; sampel dimasukkan ke dalam labu alas bulat bersama-sama dengan cairan penyari lalu dipanaskan, uap-uap cairan penyari terkondensasi pada kondensor bola menjadi molekul-molekul cairan penyari yang akan turun kembali menuju labu alas bulat, akan menyari kembali sampel yang berada pada labu alas bulat, demikian seterusnya berlangsung secara berkesinambungan sampai penyarian sempurna, penggantian pelarut dilakukan sebanyak 3 kali setiap 3-4 jam. Filtrat yang diperoleh dikumpulkan dan dipekatkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; color: black;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;Prinsip Destilasi Uap Air&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;Penyarian minyak menguap dengan cara simplisia dan air ditempatkan dalam labu berbeda. Air dipanaskan dan akan menguap, uap air akan masuk ke dalam labu sampel sambil mengekstraksi minyak menguap yang terdapat dalam simplisia, uap air dan minyak menguap yang telah terekstraksi menuju kondensor dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akan terkondensasi, lalu akan melewati pipa alonga, campuran air dan minyak menguap akan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masuk ke dalam corong pisah, dan akan memisah antara air dan minyak atsiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; color: black;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;Prinsip Rotavapor&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Proses pemisahan ekstrak dari cairan penyarinya dengan pemanasan yang dipercepat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh putaran dari labu alas bulat, cairan penyari dapat menguap 5-10º C di bawah titik didih pelarutnya disebabkan oleh karena adanya penurunan tekanan. Dengan bantuan pompa vakum, uap larutan penyari akan menguap naik ke kondensor dan mengalami kondensasi menjadi molekul-molekul cairan pelarut murni yang ditampung dalam labu alas bulat penampung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in; text-align: justify;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Prinsip Ekstraksi Cair-Cair&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;Ekstraksi cair-cair (corong pisah) merupakan pemisahan komponen kimia di antara 2 fase pelarut yang tidak saling bercampur di mana sebagian komponen larut pada fase pertama dan sebagian larut pada fase kedua, lalu kedua fase yang mengandung zat terdispersi dikocok, lalu didiamkan sampai terjadi pemisahan sempurna dan terbentuk dua lapisan fase cair, dan komponen kimia akan terpisah ke dalam kedua fase tersebut sesuai dengan tingkat kepolarannya dengan perbandingan konsentrasi yang tetap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in; text-align: justify;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; color: black;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Prinsip Kromatografi      Lapis Tipis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;Pemisahan komponen kimia berdasarkan prinsip adsorbsi dan partisi, yang ditentukan oleh fase diam (adsorben)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan fase gerak (eluen),&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;komponen kimia bergerak naik mengikuti fase gerak karena daya serap adsorben terhadap komponen-komponen kimia tidak sama sehingga komponen kimia dapat bergerak dengan kecepatan yang berbeda berdasarkan tingkat kepolarannya, hal inilah yang menyebabkan terjadinya pemisahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in; text-align: justify;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; color: black;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Prinsip Penampakan Noda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-indent: -0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;Pada UV 254 nm&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Pada UV 254 nm, lempeng akan berflouresensi sedangkan sampel akan tampak berwarna gelap.Penampakan noda pada lampu UV 254 nm adalah karena adanya daya interaksi antara sinar UV dengan indikator fluoresensi yang terdapat pada lempeng. Fluoresensi cahaya yang tampak merupakan emisi cahaya yang dipancarkan oleh komponen tersebut ketika elektron yang tereksitasi dari tingkat energi dasar ke tingkat energi yang lebih tinggi kemudian kembali ke keadaan semula sambil melepaskan energi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-indent: -0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Pada UV 366 nm&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Pada UV 366 nm noda akan berflouresensi dan lempeng akan berwarna gelap. Penampakan noda pada lampu UV 366 nm adalah karena adanya daya interaksi antara sinar UV dengan gugus kromofor yang terikat oleh auksokrom yang ada pada noda tersebut. Fluoresensi cahaya yang tampak merupakan emisi cahaya yang dipancarkan oleh komponen tersebut ketika elektron yang tereksitasi dari tingkat energi dasar ke tingkat energi yang lebih tinggi kemudian kembali ke keadaan semula sambil melepaskan energi. Sehingga noda yang tampak pada lampu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;UV 366 terlihat terang karena silika gel yang digunakan tidak berfluororesensi pada sinar UV 366 nm.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Pereaksi Semprot H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;SO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt; 10%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Prinsip penampakan noda pereaksi semprot H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;SO&lt;sub&gt;4 &lt;/sub&gt;10% adalah berdasarkan kemampuan asam sulfat yang bersifat reduktor dalam merusak gugus kromofor dari zat aktif simplisia sehingga panjang gelombangnya akan bergeser ke arah yang lebih panjang (UV menjadi VIS) sehingga noda menjadi tampak oleh mata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Jenis Ekstraksi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=""&gt;Ekstraksi secara dingin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-indent: -0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Metode maserasi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Maserasi merupakan cara penyarian sederhana yang dilakukan dengan cara merendam serbuk simplisia dalam cairan penyari selama beberapa hari pada temperatur kamar dan terlindung dari cahaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Metode maserasi digunakan untuk menyari simplisia yang mengandung komonen kimia yang mudah larut dalam cairan penyari, tidak mengandung benzoin, tiraks dan lilin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="SV"&gt;Keuntungan dari metode ini adalah peralatannya sederhana. Sedang kerugiannya antara lain waktu yang diperlukan untuk mengekstraksi sampel cukup lama, cairan penyari yang digunakan lebih banyak, tidak dapat digunakan untuk bahan-bahan yang mempunyai tekstur keras seperti benzoin, tiraks dan lilin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Metode maserasi dapat dilakukan dengan modifikasi sebagai berikut :&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Modifikasi maserasi melingkar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Modifikasi maserasi digesti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Modifikasi Maserasi Melingkar Bertingkat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Modifikasi remaserasi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Modifikasi dengan mesin pengaduk &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-indent: -0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Metode Soxhletasi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Soxhletasi merupakan penyarian simplisia secara berkesinambungan, cairan penyari dipanaskan sehingga menguap, uap cairan penyari terkondensasi menjadi molekul-molekul air oleh pendingin balik dan turun menyari simplisia dalam klongsong dan selanjutnya masuk kembali ke dalam labu alas bulat setelah melewati pipa sifon&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Keuntungan metode ini adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Dapat digunakan untuk sampel dengan tekstur yang lunak dan tidak tahan terhadap pemanasan secara langsung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Digunakan pelarut yang lebih sedikit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Pemanasannya dapat diatur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-indent: -0.75in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Kerugian dari metode ini :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Karena pelarut didaur ulang, ekstrak yang terkumpul pada wadah di sebelah bawah terus-menerus dipanaskan sehingga dapat menyebabkan reaksi peruraian oleh panas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Jumlah total senyawa-senyawa yang diekstraksi akan melampaui kelarutannya dalam pelarut tertentu sehingga dapat mengendap dalam wadah dan membutuhkan volume pelarut yang lebih banyak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk melarutkannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Bila dilakukan dalam skala besar, mungkin tidak cocok untuk menggunakan pelarut dengan titik didih yang terlalu tinggi, seperti metanol atau air, karena seluruh alat yang berada di bawah komdensor perlu berada pada temperatur ini untuk pergerakan uap pelarut yang efektif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Metode ini terbatas pada ekstraksi dengan pelarut murni atau campuran azeotropik dan tidak dapat digunakan untuk ekstraksi dengan campuran pelarut, misalnya heksan :diklormetan = 1 : 1, atau pelarut yang diasamkan atau dibasakan, karena uapnya akan mempunyai komposisi yang berbeda dalam pelarut cair di dalam wadah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-indent: -0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Metode Perkolasi &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Perkolasi adalah cara penyarian dengan mengalirkan penyari melalui serbuk simplisia yang telah dibasahi.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Keuntungan metode ini adalah tidak memerlukan langkah tambahan yaitu sampel padat (marc) telah terpisah dari ekstrak. Kerugiannya adalah kontak antara sampel padat tidak merata atau terbatas dibandingkan dengan metode refluks, dan pelarut menjadi dingin selama proses perkolasi sehingga tidak melarutkan komponen secara efisien.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;      2. Ekstraksi secara panas&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-indent: -0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Metode refluks&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Keuntungan dari metode ini adalah digunakan untuk mengekstraksi sampel-sampel yang mempunyai tekstur kasar dan tahan pemanasan langsung.. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Kerugiannya adalah membutuhkan volume total pelarut yang besar dan sejumlah manipulasi dari operator.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-indent: -0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Metode destilasi uap &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Destilasi uap adalah metode yang popular untuk ekstraksi minyak-minyak menguap (esensial) dari sampel tanaman&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Metode destilasi uap air diperuntukkan untuk menyari simplisia yang mengandung minyak menguap atau mengandung komponen kimia yang mempunyai titik didih tinggi pada tekanan udara normal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-indent: -81pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="NO-BOK"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-indent: -81pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sumber : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Ditjen POM, (1986), "Sediaan Galenik",       Departemen Kesehatan Republik &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;,       &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Wijaya       H. M.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hembing (1992), ”Tanaman       Berkhasiat Obat di Indonesia”, Cet 1 ,&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Jakarta .&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sudjadi, Drs., (1986), "Metode       Pemisahan", UGM Press, &lt;st1:place st="on"&gt;Yogyakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Alam,       Gemini dan Abdul Rahim. 2007. &lt;i style=""&gt;Penuntun       Praktikum Fitokimia&lt;/i&gt;. &lt;/span&gt;UIN&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Alauddin: &lt;st1:place st="on"&gt;Makassar&lt;/st1:place&gt;.       24-26. &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Stahl,       Egon. 1985. &lt;i style=""&gt;Analisis Obat Secara       Kromatografi dan Mikroskopi&lt;/i&gt;. ITB: &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Bandung. 3-5.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-3899594397593213412?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/3899594397593213412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=3899594397593213412&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/3899594397593213412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/3899594397593213412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/kuliah-ekstraksi.html' title='KULIAH : EKSTRAKSI'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-7560464595411947730</id><published>2009-02-10T08:01:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T08:14:32.904-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku Gratis'/><title type='text'>BUKU GRATIS: BREAKING DAWN (SERI 4 TWILIGHT)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZGmF5t4H6I/AAAAAAAAAIk/VOxbT6zHDBw/s1600-h/breakingdwn2.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 212px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZGmF5t4H6I/AAAAAAAAAIk/VOxbT6zHDBw/s320/breakingdwn2.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301200856714583970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Buku ini merupakan seri ke-4 yang juga merupakan seri terakhir dari buku Twilight karangan Stephenie Meyer.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SINOPSIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bila kau mencintai orang yang membunuhmu, kau tak punya pilihan. Bila nyawamu satu-satunya yang harus kauberikan untuk orang yang kaucintai, bagaimana mungkin kau tidak memberikannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Bella Swan, mencintai dan dicintai vampir bernama Edward adalah bagaikan khayalan dan mimpi buruk yang dirajut jadi satu ke dalam kenyataan. Bukan itu saja, hubungannya yang sangat istimewa dengan Jacob Black sang werewolf, ternyata menyeret Bella ke pilihan-pilihan pelik yang membuat hati keduanya tercabik-cabik.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi konon cinta harus memilih, dan karenanya Bella harus memutuskan. Dan sebagai orang yang sangat mengenal Bella, Jacob tahu persis apa keputusan gadis itu. Lalu sanggupkah Jacob meninggalkan Bella selamanya untuk menyembuhkan luka-luka hatinya sendiri? Dan ketika Bella mencarinya, sanggupkah Jacob mengatakan tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DOWNLOAD&lt;/span&gt; &lt;a href="http://api.ning.com/files/UP9NIZgYJTb8cFNgW1oGm0KZIB9VBWwbEa9fHkO5-nh15jHHa*7Krkjg71Cc9Z69m3eqpVBWEZcEhjYHdyGMHwQCCRkiHTxa/MEYERStephenieTwilight04BreakingDa.pdf"&gt;DISINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-7560464595411947730?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/7560464595411947730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=7560464595411947730&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7560464595411947730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7560464595411947730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/buku-gratis-breaking-dawn-seri-4.html' title='BUKU GRATIS: BREAKING DAWN (SERI 4 TWILIGHT)'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZGmF5t4H6I/AAAAAAAAAIk/VOxbT6zHDBw/s72-c/breakingdwn2.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-6362563517885715422</id><published>2009-02-10T07:51:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T07:59:43.220-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku Gratis'/><title type='text'>BUKU GRATIS: ECLIPSE (SERI 3 TWILIGHT)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZGi7e4pqLI/AAAAAAAAAIc/NA_DeP2s7kw/s1600-h/eclipse.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 212px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZGi7e4pqLI/AAAAAAAAAIc/NA_DeP2s7kw/s320/eclipse.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301197379178440882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Buku ini merupakan seri ke-3 Twilight karangan Stephenie Meyer.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SINOPSIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bella yakin ia hanya mencintai Edward. Tapi benarkah begitu? Sebab sekali ini Jacob takkan tinggal diam; ia akan membuktikan kepada Bella, bahwa gadis itu juga mencintainya. Ada sesuatu yang Edward tak ingin kuketahui. Sesuatu yang takkan pernah dirahasiakan Jacob dariku.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang membuat keluarga Cullen dan kawanan werewolf rela melakukan gencatan senjata dan bekerja sama bahu-membahu...Sesuatu yang kunanti-nantikan. Sesuatu yang meskipun tak pernah kuharapkan bakal terjadi, toh terjadi juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Seattle terjadi serangkaian pembunuhan misterius, sementara Victoria, vampir yang menyimpan kebencian terhadap Bella terus melanjutkan aksi balas dendamnya. Sekali lagi Bella menemukan dirinya terperangkap dalam bahaya. Di tengah-tengah semua itu, ia juga dipaksa untuk memilih antara cintanya kepada Edward dan persahabatannya dengan Jacob. Bella sadar, apa pun pilihannya nantinya, itu bisa memicu pertempuran tanpa akhir antara vampir dan werewolf. Dan seolah-olah itu belum cukup berat, ada satu lagi keputusan penting yang harus diambilnya: kehidupan ataukah kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DOWNLOAD&lt;/span&gt; &lt;a href="http://api.ning.com/files/s-XtY2-nphI2x3yvnTShAuuCeSndxr-oZ0K5CniBprt5UC448kLLC2m7HbzDWj3irNa15azGPktxqD6EYgL39ZckySzke5xD/MEYERStephenieTwilight03Eclipse.pdf"&gt;DISINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-6362563517885715422?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/6362563517885715422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=6362563517885715422&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/6362563517885715422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/6362563517885715422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/buku-gratis-eclipse-seri-3-twilight.html' title='BUKU GRATIS: ECLIPSE (SERI 3 TWILIGHT)'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZGi7e4pqLI/AAAAAAAAAIc/NA_DeP2s7kw/s72-c/eclipse.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-8754008584501648330</id><published>2009-02-10T07:39:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T07:49:13.524-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku Gratis'/><title type='text'>BUKU GRATIS: NEW MOON (TWILIGHT SERI 2)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZGgjAnomFI/AAAAAAAAAIU/DCnxScdmWFE/s1600-h/new-moon.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZGgjAnomFI/AAAAAAAAAIU/DCnxScdmWFE/s320/new-moon.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301194759713888338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan seri 2 dari Novel "Twilight" karangan Stephenie Meyer.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SINOPSIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semuanya berawal ketika hari itu Bella merayakan ulang tahunnya di rumah keluarga Cullen. Awalnya Bella sempat menolak hadir ke acara tersebut, namun Alice dengan sabar membujuk Atau lebih tepatnya memaksa Bella untuk datang. Perayaaan tersebut cukup mengesankan, Bella-pun mendapat beberapa hadiah dari keluarga Cullen. Tanpa sengaja jari Bella tergores kertas yang membuat jari Bella berdarah.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mencium aroma darah segar Bella yang menggiurkan, Jasper, saudara tiri Edward tidak dapat menahan diri dan mencoba menerkam Bella. Tentu saja Edward sangat sangat marah. Carlisle, ayah Edward, meminta Rosalie dan Emmett menenangkan Jasper. Sementara Carlisle mengobati Bella. Setelah itu Edward mengantar Bella pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak kejadian itu Edward jadi sangat pendiam dan Bella tidak berani mengusiknya. hingga suatu saat Edward mengajak bela ke tengah hutan yang menurut Bella seperti sengaja di gunduli hingga membentuk lingkaran. Edward mulai berbicara, mungkin ini adalah hal yang paling menyakitkan yang pernah keluar dari mulut Edward untuk Bella. Edward Memutuskan untuk meninggalkan Bella selamanya dan tdk akan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu Bella menjadi sangat rapuh. Bahkan teman-temannya pun menganggapnya mayat hidup. Sampai suatu saat Ia menemukan dua buah motor rongsok, entah kenapa Ia berpikir bahwa dengan belajar mengendarai sepeda motor mungkin dia akan mencelakai dirinya sendiri dan hal tersebut membuatnya senang karena Bella pikir dengan mencelakakan dirinya dia akan dapat mendengar suara Edward yang memarahainya dan itu membuatnya tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motor yang ditemukan Bella sudah sangat parah rusaknya, Ia sendiri tidak yakin kalau memperbaikinya hanya memakan biaya sedikit. Lalu, tiba-tiba saja ia terpikir oleh Jacob yang pandai berurusan dengan mesin. Ia pun membawa motor tersebut ke La Push untuk meminta Jacob memperbaikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainnya disana, betapa senangnya Bella karena Jacob menyetujuinnya. Semua onderdilnya Bella yang membeli dengan uang tabungan Bella. Semenjak itu Bella sangat sering berkunjung ke rumah Jacob. Ia merasa lubang yang ada di hatinya berangsur-angsur menutup walaupun tidak mungkin sepenuhnya. Suatu hari, Jacob sakit, Bella pikir hanya flu perut biasa. Namun, berminggu-minggu Jacob tidak terdengar kabarnya dan itu membuat Bella khawatir. hingga akhirnya dia bertemu dengan Jacob dan mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama Bella menunggu sampai akhirnya Jacob mengaku bahwa ia telah bergabung dengan kelompok Werewolf, satu-satunya makhluk sejenis serigala yang mampu mengalahkan Vampire. Bella shock, tidak itu sampai disitu saja pemderitaan Bella. Ternyata Victoria, kekasih vampire pemburu, James, masih berusaha memburu Bella, Ia ingin membalas dendam atas kematian James.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat, Alice dengan indera keenamnya melihat Bella terjun dari tebing. Tanpa pikir panjang ia langsung memberi tau Edward tentang kejadian tersebut. Edward mengira Bella sudah mati, sehingga Edward nekad hendak menghabisi nyawanya dengan membawa dirinya kepada keluarga vampire Volturi yang berada di Italy. Volturi adalah keluarga bangsawan bagi vampire, hanya keluarga Volturi yang mampu membunuh vampire dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung hal tersebut dapat dicegah oleh Bella dan Alice, tentu saja dengan cara yang tidak gampang. Selain itu, sebagai syarat agar mereka bisa pulang, mereka harus menjadikan Bella vampire juga begitu tiba di Forks. Setibanya di Forks, Bella ikut ke rumah Edward untuk meminta dukungan agar Bella dapat menjadi bagian dari keluarga Cullen. Awalnya terjadi pro dan kontra namun begitu dr. Carlisle menyetujui hal yang Bella inginkan sejak lama, yaitu menjadi vampire, semua keluarga setuju merubah Bella menjadi vampire setelah ia lulus Sekolah kecuali Edward tentu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, Edward mengajukan sesuatu yang sangat mengejutkan. Ia berjanji pada Bella, Ia akan merubah Bella menjadi vampire dengan taringnya sendiri asalkan Bella mau menikahinya. Tentu saja Bella senang, namun ia juga bingung harus berkata apa pada kedua orang tuanya. Mamanya menginginkannya menikah pada umur 30 sedangkan sekarang umur Bella 18. Jelas bukan hal yang mudah meminta restu orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apakah Bella akan menikah dengan Edward dengan predikat pasangan vampire? atau Mereka menikah tanpa Bella berubah menjadi Vampire? Atau yang lebih buruk lagi, mereka tidak akan pernah menikah???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DOWNLOAD&lt;/span&gt; &lt;a href="http://api.ning.com/files/s-XtY2-nphK06k26RYOyWFj8nsWF0PmO50sJ-BeKd6wbH1EWctS1gDRR7Xu4zBXWVQOLgjWhY4Uij2O*CCUeYXAxIR-PiVcp/MEYERStephenieTwilight02NewMoon.pdf"&gt;DISINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-8754008584501648330?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/8754008584501648330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=8754008584501648330&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/8754008584501648330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/8754008584501648330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/buku-gratis-new-moon-twilight-seri-2.html' title='BUKU GRATIS: NEW MOON (TWILIGHT SERI 2)'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZGgjAnomFI/AAAAAAAAAIU/DCnxScdmWFE/s72-c/new-moon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-826378771802342400</id><published>2009-02-10T07:23:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T07:38:22.180-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku Gratis'/><title type='text'>BUKU GRATIS: TWILIGHT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZGddWaS4MI/AAAAAAAAAIM/4t6n0woLBf4/s1600-h/twilight1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 213px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZGddWaS4MI/AAAAAAAAAIM/4t6n0woLBf4/s320/twilight1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301191363949420738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dapatkan FREE E-BOOK TWILIGHT!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SINOPSIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini bermula ketika Isabella 'Bella' Swan memutuskan buat pindah dari rumah ibunya di Phoenix ke rumah ayahnya di Forks. Kedua tempat ini bisa dibilang amat sangat berbeda. Di Phoenix matahari selalu ada dan hampir tidak pernah hujan sedangkan di Forks malah kebalikannya hujan selalu datang sementara matahari enggan untuk muncul.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sebenarnya sangat mengganggu Bella mengingat bella sangat menyukai matahari. Kepindahan ini dilakukannya karena suatu sebab. Keesokannya harinya setelah ia tiba di Forks, ia langsung harus berhadapan dengan orang - orang baru di sekolah barunya tentu. Namun ternyata dia tidak terlalu sulit untuk beradaptasi. Ia mendapatkan teman baru Jessica, angela, Mike dan Eric, dan sepertinya Mike dan Eric ingin menjadi lebih dari sekedar 'Teman'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang sekali, ga satu pun dari Eric atau Mike menarik perhatian Bella. Bella justru sangat penasaran dengan seorang laki-laki yang tanpa sengaja ia lihat di salah satu meja di kafetaria sekolahnya. Lelaki tersebut amat sangat tampan, bahkan terlalu tampan untuk ukuran manusia. Wajahnya putih pucat namun mulus seperti porselen, matanya hitam legam, rambutnya berwarna perunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia duduk bersama dua orang wanita dan dua orang pria. keempat orang tersebut tidak jauh beda dengan lelaki yang Bella ketahui bernama Edward Cullen. Mereka semua saudara, walaupun hanya saudara tiri. Mereka anak dari dr. Carlisle yang sangat terkenal di Forks. Bella menebak bahwa Edward adalah anak yang paling muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka tanpa sengaja duduk sebangku di salah satu mata pelajaran. Edward tidak sama sekali menatap Bella, matanya menampakkan kebencian yang sangat mendalam terhadap Bella. Bella sendiri tidak tau kenapa. Beberapa hari kemudian Edward tidak pernah masuk sekolah dan entah kenapa hal tersebut malah membuat Bella penasaran sekaligus tidak mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu kelas B. inggris, Bella sangat terkejut mendengar Edward menyapanya. Dia sangat tidak mengerti mengapa Edward seperti memiliki kepribadian ganda. Sejak saat itulah mereka mulai dekat, hingga akhirnya Bella sadar Bella telah sangat jatuh cinta pada Edward. Namun ternyata tidak segampang itu jatuh cinta dengan orang. Edward menceritakan siapa dirinya yang sebenarnya. Ternyata Edward adalah seorang Vampire yang telah hidup 90 tahun begitu juga saudara-saudara Edward yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tidak membuat Bella takut sama sekali, malah ia terang-terangan memperlihatkan perasaannya terhadap Edward, begitu juga sebaliknya. Awalanya, Edward tidak ingin Bella jatuh cinta padanya. Ia takut kalau sewaktu-waktu ia khilaf dan berusaha membunuh Bella dengan taringnya yang mematikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berusaha keras menjauhkan Bella darinya, karena ia yakin kedekatan mereka akan semakin membahayakan Bella. Namun, Bella membantahnya. Ia sangat tidak ingin jauh dari Edward, malah ia lebih memilih menjadi vampire daripada harus kehilangan Edward. Semenjak itu hubungan mereka terus berlanjut. Edward selalu menahan dirinya untuk tidak menerkam orang yang paling dia cintai dan butuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DOWNLOAD&lt;/span&gt; &lt;a href="http://api.ning.com/files/l9or6ikaI58wSxSdHImhhJ9R4DeuGLY*gvAeI*hCvOJ1MHr55tzU5Ri8dKpf*9XB7FiTKYmcIz03YX*3bCPImfNDn4Vr5A5z/MEYERStephenieTwilight01Twilight.pdf"&gt;DISINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-826378771802342400?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/826378771802342400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=826378771802342400&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/826378771802342400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/826378771802342400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/buku-gratis-twilight.html' title='BUKU GRATIS: TWILIGHT'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZGddWaS4MI/AAAAAAAAAIM/4t6n0woLBf4/s72-c/twilight1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-3277881349284196821</id><published>2009-02-10T07:05:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T07:09:44.059-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Indonesia'/><title type='text'>ARTIKEL: HATI-HATI VIRUS VALENTINE'S DAY</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZGX7MyMaCI/AAAAAAAAAH8/1gYDANDAM3Q/s1600-h/virus-v-day.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZGX7MyMaCI/AAAAAAAAAH8/1gYDANDAM3Q/s200/virus-v-day.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301185279691614242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Moment Valentine Day memang menjadi moment yang paling ditunggu untuk merayakan cinta bersama sang kekasih hati pun tak terkecuali moment Valentine Day menjadi kesempatan para pembuat virus, penjahat dunia maya untuk menyebarkan virus, worm, trojan sampai spam yang berbau Valentine Day.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contoh penyebaran virus/worm Valentine Day melalui emai-email spam adalah dengan mempergunakan bahasa berbau cinta seperti “Sending You All My Love”, “I Knew I Loved You”, “Miracle of Love”, “With All My Love”, “Short and Sweet”, “Me and You”, “In Your Arm” pada subject atau judul Email.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat judul email yang berbau cinta tersebut, banyak orang yang tertipu dan membuka email tersebut. Begitu email terbuka, akan tersedia link yang menarik untuk di-Klik (dibuka), dan saat link tersebut di klik si empunya email akan secara otomatis dibawa kepada sebuah halaman web yang menyediakan 12 pilihan gambar cinta dan disuruh memilih salah satu dari 12 gambar cinta tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan… begitu anda memilih salah satu dari 12 gambar cinta tersebut, secara tak sadar anda telah menginstal sebuah program di komputer anda yang merupakan sebuah virus/worm atau trojan. Begitu program tersebut terinstal di komputer anda, maka bersiap-siaplah semua data pribadi di komputer anda mulai password, username sampai kepada nomor Credit card anda dicuri oleh virus/worm tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik lain dari penyebaran virus Valentine Day adalah melalui sebuah attachment yang disertakan lewat email tersebut, didalam attachment akan tersedia sebuah program dengan nama-nama yang menarik dan berbau cinta, begitu anda membuka attachment tersebut, maka komputer andapun akan terinfeksi virus/worm tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kalau anda menerima email dari orang tidak dikenal dengan subjek berbau cinta seperti contoh-contoh diatas, JANGAN PERNAH membuka email tersebut, apalagi sampai membuka attachment atau mengklik link yang ada di email tersebut. Jangan jadikan Valentine Day menjadi moment menakutkan karena anda terserang virus Valentine Day!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, Ingat sampaikan Artikel ini kepada orang-orang di sekitar Anda agar waspada akan serangan VIRUS VALENTINE'S DAY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.tasikisme.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-3277881349284196821?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/3277881349284196821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=3277881349284196821&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/3277881349284196821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/3277881349284196821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/artikel-hati-hati-virus-valentines-day.html' title='ARTIKEL: HATI-HATI VIRUS VALENTINE&apos;S DAY'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SZGX7MyMaCI/AAAAAAAAAH8/1gYDANDAM3Q/s72-c/virus-v-day.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-7522854461215786696</id><published>2009-02-06T11:46:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T12:15:08.384-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial'/><title type='text'>TUTORIAL: MEMBUAT BLOG DI BLOGSPOT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYyW__CD_ZI/AAAAAAAAAHU/W1zYCDRt9eY/s1600-h/blogspot.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 199px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYyW__CD_ZI/AAAAAAAAAHU/W1zYCDRt9eY/s200/blogspot.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299776887504240018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog adalah catatan pribadi sesorang di internet, berisi informasi yang sering di update dan kronologis. blog lebih identik dengan sebuah diary. perbedaan mendasar adalah bahwa blog bisa dibaca siapa aja. banyak blog yang fokus terhadap satu objek informasi, misalnya politik, web design, olah raga dll. tapi kebanyakan blog itu lebih seperti jurnal pribad yang berisi informasi perjalanan dan kehidupan sehari-hari seseorang blogger.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;CARA MEMBUAT BLOG DI BLOGSPOT&lt;br /&gt;1. Pemula tentu harus mempunyai account/email terlebih dahulu.&lt;br /&gt;2. Selanjutnya, buka situs blogger klik &lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. Pastikan muncul gambar seperti ini&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYyWp9sgvQI/AAAAAAAAAHM/8lvlm_-p6pY/s1600-h/blogspot2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 228px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYyWp9sgvQI/AAAAAAAAAHM/8lvlm_-p6pY/s400/blogspot2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299776509188291842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kemudian klik gambar panah "ciptakan blog Anda".&lt;br /&gt;5. Maka akan keluar halaman seperti berikut ini&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYyXd7FNRoI/AAAAAAAAAHc/0lDwilPJiDM/s1600-h/Cara%2BMendaftar%2BDi%2BBlogspot%2B2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 341px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYyXd7FNRoI/AAAAAAAAAHc/0lDwilPJiDM/s400/Cara%2BMendaftar%2BDi%2BBlogspot%2B2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299777401839765122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ikuti petunjuk diatas dan isi form pendaftaran.&lt;br /&gt;7. Pada tahap berikutnya pasti akan muncul halaman seperti berikut.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYyYWzW_X3I/AAAAAAAAAHk/Faa5I-2L9pE/s1600-h/tema.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 274px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYyYWzW_X3I/AAAAAAAAAHk/Faa5I-2L9pE/s400/tema.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299778379019411314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Pilih tema yang dikehendaki. Setelah itu maka akan muncul "mulai blogging" hal ini menandakan bahwa blog Anda telah jadi.&lt;br /&gt;9. Selanjutnya tahapan dalam memposting data dalam blog.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYyZEF-7GWI/AAAAAAAAAHs/cG_Sa8YAL3k/s1600-h/isiartikel.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 254px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYyZEF-7GWI/AAAAAAAAAHs/cG_Sa8YAL3k/s400/isiartikel.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299779157112854882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Kolom judul untuk judul artikel, dalam kolom yang lebar di bawahnya itu untuk menulis artikel kamu dan label untuk mengisi jenis kategory artikel.&lt;br /&gt;11. Contoh:&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYyZebULH4I/AAAAAAAAAH0/4lyoozIPjJg/s1600-h/isiartikel1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 241px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYyZebULH4I/AAAAAAAAAH0/4lyoozIPjJg/s400/isiartikel1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299779609515728770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Kemudian tekan menu mempublikasikan posting. Gampang kan!&lt;br /&gt;Maka pada tahap selanjutnya ketika kamu ingin memposting data silahkan login ke blogger.com dan jangan lupa untuk verifikasi di email kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Bersambung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-7522854461215786696?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/7522854461215786696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=7522854461215786696&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7522854461215786696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7522854461215786696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/tutorial-membuat-blog-di-blogspot.html' title='TUTORIAL: MEMBUAT BLOG DI BLOGSPOT'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYyW__CD_ZI/AAAAAAAAAHU/W1zYCDRt9eY/s72-c/blogspot.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-3296109759064052853</id><published>2009-02-04T00:52:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T21:45:37.537-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH: IODOMETRI DAN IODIMETRI</title><content type='html'>Dalam menganalisa suatu senyawa dalam hal ini adalah obat dapat digunakan analisis secara kuantitatif (penetapan banyak suatu zat tertentu yang ada dalam sampel) dan analisis secara kualitatif (identifikasi zat-zat dalam suatu sampel). Intinya tujuan analisis secara kualitatif adalah memisahkan serta mengidentifikasi sejumlah unsur (Day &amp;amp; Underwood, 1981).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Diantara sekian banyak contoh teknik atau cara dalam analisis kuantitatif terdapat dua cara melakukan analisis dengan menggunakan senyawa pereduksi iodium yaitu secara langsung dan tidak langsung. Cara langsung disebut iodimetri (digunakan larutan iodium untuk mengoksidasi reduktor-reduktor yang dapat dioksidasi secara kuantitatif pada titik ekivalennya). Namun, metode iodimetri ini jarang dilakukan mengingat iodium sendiri merupakan oksidator yang lemah. Sedangkan cara tidak langsung disebut iodometri (oksidator yang dianalisis kemudian direaksikan dengan ion iodida berlebih dalam keadaan yang sesuai yang selanjutnya iodium dibebaskan secara kuantitatif dan dititrasi dengan larutan natrium thiosilfat standar atau asam arsenit) (Bassett, 1994).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kontrol pada titik akhir titrasi jika kelebihan 1 tetes titran. perubahan warna yang terjadi pada larutan akan semakin jelas dengan penambahan indikator amilum/kanji (Svehla, 1997).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iodium merupakan oksidator lemah. Sebaliknya ion iodida merupakan suatu pereaksi reduksi yang cukup kuat. Dalam proses analitik iodium digunakan sebagai pereaksi oksidasi (iodimetri) dan ion iodida digunakan sebagai pereaksi reduksi (iodometri). Relatif beberapa zat merupakan pereaksi reduksi yang cukup kuat untuk dititrasi secara langsung dengan iodium. Maka jumlah penentuan iodometrik adalah sedikit. Akan tetapi banyak pereaksi oksidasi cukup kuat untuk bereaksi sempurna dengan ion iodida, dan ada banyak penggunaan proses iodometrik. Suatu kelebihan ion iodida ditambahkan kepada pereaksi oksidasi yang ditentukan, dengan pembebasan iodium, yang kemudian dititrasi dengan larutan natrium thiosulfat (Day &amp;amp; Underwood, 1981).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode titrasi iodometri langsung (iodimetri) mengacu kepada titrasi dengan suatu larutan iod standar. Metode titrasi iodometri tak langsung (iodometri) adalah berkenaan dengan titrasi dari iod yang dibebaskan dalam reaksi kimia (Bassett, 1994).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Larutan standar yang digunakan dalam kebanyakan proses iodometri adalah natrium thiosulfat. Garam ini biasanya berbentuk sebagai pentahidrat Na2S2O3.5H2O. Larutan tidak boleh distandarisasi dengan penimbangan secara langsung, tetapi harus distandarisasi dengan standar primer. Larutan natrium thiosulfat tidak stabil untuk waktu yang lama (Day &amp;amp; Underwood, 1981).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tembaga murni dapat digunakan sebagai standar primer untuk natrium thiosulfat dan dianjurkan apabila thiosulfat harus digunakan untuk penentuan tembaga. Potensial standar pasangan Cu(II) – Cu(I),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cu2+ + e ? Cu+ Eo= +0.15 V&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Day &amp;amp; Underwood, 1981).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena harga E° iodium berada pada daerah pertengahan maka sistem iodium dapat digunakan untuk oksidator maupun reduktor. I2 adalah oksidator lemah sedangkan iodida secara relatif merupakan reduktor lemah. Jika Eo tidak bergantung pada pH (pH &lt; eo=" 0.535" eo=" 6.21" eo=" +" ph =" 5,0"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-3296109759064052853?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/3296109759064052853/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=3296109759064052853&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/3296109759064052853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/3296109759064052853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/kuliah-iodometri-dan-iodimetri.html' title='KULIAH: IODOMETRI DAN IODIMETRI'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-4785961283263708089</id><published>2009-02-04T00:43:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T21:45:17.574-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH: PEMBUATAN ETIL ASETAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYlWGhtDdsI/AAAAAAAAAGE/kJjJBU81rXM/s1600-h/etil+asetat+3d.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 97px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYlWGhtDdsI/AAAAAAAAAGE/kJjJBU81rXM/s320/etil+asetat+3d.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298861106704643778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam ilmu kimia, ester adalah campuran organik dengan simbol R’ yang menggantikan suatu atom hidrogen atau lebih. Ester juga dibentuk dengan asam yang tidak tersusun teratur; sebagai contoh, dimetil sulfat yang juga disebut “asam belerang, dimethyl ester” (Anonim, 2006).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penamaan ester hampir menyerupai dengan penamaan basa; walaupun tidak benar-benar mempunyai kation dan anion, namun memiliki kemiripan dalam sifat lebih elektropositif dan keelektronegatifan. Suatu ester dapat dibuat sebagai produk dari suatu reaksi pemadatan pada suatu asam (pada umumnya suatu asam organik) dan suatu alkohol ( atau campuran zat asam karbol), walaupun ada cara-cara lain untuk membentuk ester. Pemadatan adalah suatu jenis reaksi kimia di mana dua molekul bekerja sama dan menghapuskan suatu molekul yang kecil, dalam hal ini dua gugus OH yang merupakan hasil eliminasi suatu molekul air (Clark, 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu reaksi pemadatan untuk membentuk suatu ester disebut esterifikasi. Esterifikasi dapat dikatalis oleh kehadiran ion H­+. Asam belerang sering digunakan sebagai sebagai suatu katalisator untuk reaksi ini. Nama ester berasal dari Essig-Äther Jerman, sebuah nama kuno untuk menyebut etil asam cuka ester (asam cuka etil) (Anshory, 2003).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ester dapat dibuat oleh suatu reaksi keseimbangan antara suatu alkohol dan suatu asam karbon. Ester dinamai menurut kelompok alkil dari alkohol dan kemudian alkanoat (bagian dari asam karbon). Sebagai contoh, reaksi antara metanol dan asam butir menghasilkan ester metil butir C3H7-COO-CH3 seperti halnya air. Yang paling sederhana adalah H-COO-CH3,metil metanoat. Karena ester dari asam yang lebih tinggi, alkana menyebut dengan - oat pada akhiran. Secara umum Ester dari asam berbau harum meliputi benzoat seperti metil benzoat (Anonim, 1995).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi esterifikasi merupakan reaksi pembentukan ester dengan reaksi langsung antara suatu asam karboksilat dengan suatu alkohol (Fessenden, 1982).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ester asam karboksilat mengandung gugus –CO2R dengan R dapat berbentuk alkil maupun anil (Poedjiadi, 1994).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laju esterifikasi suatu asam karboksilat bergantung pada halangan sterik dalam alkohol dan asam karboksilatnya. Kuat asam dari asam karboksilat hanya memainkan peranan kecil dalam laju pembentukkan ester (Fessenden, 1982).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kebanyakan reaksi aldehida dan keton, esterifikasi suatu asam karboksilat berlangsung melalui serangkaian tahap protonasi dan detonasi. Oksigen karbonil diprotonasi, alkohol nukleofilik menyerang karbon positif dan eliminasi air akan menghasilkan ester yang dimaksud seperti reaksi singkat berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H3C-COOH + HO-CH2-CH3 ?     H3C-COO-CH2-CH3 + H2O&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Fessenden, 1982).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses esterifikasi dengan asam fosfat yang berlangsung dalam tubuh kita disebut juga proses fosforilasi dengan bantuan enzim esterase yang mampu memecah ikatan ester dengan cara hidrolisis (Anshory, 2003).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Sumber:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonim, 1995, Farmakope Indonesia Edisi ke IV, Departemen Kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Republik Indonesia, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonim, 2006, Ester-Wikipidea the Free Encyclopedia, GNU Free Documentation License&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anshory, H. Irfan.2003, Acuan Pelajaran Kimia, Erlangga, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Clark, Jim, 2002 (modified 2004), the Mechanism for the Esterification Reaction, http://www.chemguiede.co.uk/organicprops/estermenu.html1#top&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fessenden, Ralph J dan Joan S Fessenden, 1982. Kimia Organik, Erlangga, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poedjiadi, Anna, 1994, Dasar-Dasar Biokimia, Universitas Indinesia (UI Press), Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-4785961283263708089?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/4785961283263708089/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=4785961283263708089&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4785961283263708089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4785961283263708089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/kuliah-pembuatan-etil-asetat.html' title='KULIAH: PEMBUATAN ETIL ASETAT'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYlWGhtDdsI/AAAAAAAAAGE/kJjJBU81rXM/s72-c/etil+asetat+3d.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-6478104771929047573</id><published>2009-02-04T00:35:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T21:44:50.840-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH: EFEK SEDATIF HIPNOTIK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYlUP287DvI/AAAAAAAAAF8/oqYO7dmdB3o/s1600-h/sedatif.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYlUP287DvI/AAAAAAAAAF8/oqYO7dmdB3o/s200/sedatif.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298859068003913458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hipnotik sedatif merupakan golongan obat depresan susunan saraf pusat (SSP) yang realtif tidak selektif, mulai dari yang ringan yaitu menyebabkan tenang atau kantuk, menidurkan, hingga yang berat (kecuali benzodiazepin) yaitu hilangnya kesadaran, keadaan anestesi, koma dan mati, bergantung pada dosis. Pada dosis terapi obat sedatif menekan aktivitas, menurunkan respons terhadap perangsangan emosi dan menenangkan. Obat hipnotik menyebabkan kantuk dan mempermudah tidur serta mempertahankan tidur yang menyerupai tidur fisiologis.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan tidur dapat dianggap sebagai suatu perlindungan dari organisme untuk menghindari pengaruh yang merugikan tubuh karena kurang tidur. Tidur yang baik, cukup dalam dan lama. Efek terpenting yang mempengaruhi kualitas tidur adalah penyingkatan waktu peniduran, perpanjangan masa tidur dan pengurangan jumlah periode bangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Insomnia dapat diakibatkan oleh banyak gangguan fisik, misalnya batuk, rasa nyeri, atau sesak nafas. Yang sangat penting pula adalah gangguan jiwa, seperti emosi, ketegangan, kecemasan atau depresi. Di samping faktor-faktor itu perlu juga diperbaiki cara hidup yang salah, misalnya melakukan kegiatan psikis yang melelahkan sebelum tidur. Dianjurkan untuk melakukan gerak badan secara teratur, jangan merokok dan minum kopi atau alkohol sebelum tidur. Gerak-jalan, melakukan kegiatan yang rileks, mandi air panas, minum susu hangat sebelum tidur, ternyata dapat mempermudah dan memperdalam tidur yang normal. Obat-obat tertentu, kualitas kasur yang dan bantal yang buruk, ruangan yang berisik, cahaya yang terang benderang, ventilasi yang jelek, serta suhu kamar yang tidak menunjang juga dapat menyulitkan tidur.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Oleh karena itu, percobaan ini dilakukan untuk mengetahui besarnya pengaruh obat-obat sedatif terhadap susunan saraf pusat serta efek yang ditimbulkan dari pemakaian obat-obat tersebut.&lt;span id="more-127"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.49in; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Hipnotika atau obat tidur adalah zat-zat yang dalam dosis terapi diperuntukkan meningkatkan keinginan faali untuk tidur dan mempermudah atau menyebabkan tidur. Umumnya, obat ini diberikan pada malam hari. Bila zat-zat ini diberikan pada siang hari dalam dosis yang lebih rendah untuk tujuan menenangkan, maka dinamakan sedatif (Tjay, 2002).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.49in; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Sedatif menekan reaksi terhadap perangsangan, terutama rangsangan emosi tanpa menimbulkan kantuk yang berat. Hipnotik menyebabkan tidur yang sulit dibangunkan disertai penurunan refleks hingga kadang-kadang kehilangan tonus otot (Djamhuri, 1995).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.49in; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Pada penilaian kualitatif dari obat tidur, perlu diperhatikan faktor-faktor kinetik berikut: a) lama kerjanya obat dan berapa lama tinggal di dalam tubuh, b) pengaruhnya pada kegiatan esok hari, c) kecepatan mulai bekerjanya, d) bahaya timbulnya ketergantungan, e) efek “rebound” insomnia, f) pengaruhnya terhadap kualitas tidur, g) interaksi dengan otot-otot lain, h) toksisitas, terutama pada dosis berlebihan (Tjay, 2002).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.49in; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Hipnotika dapat dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu benzodiazepin, contohnya: flurazepam, lorazepam, temazepam, triazolam; barbiturat, contohnya: fenobarbital, tiopental, butobarbital; hipnotik sedatif lain, contohnya: kloralhidrat, etklorvinol, glutetimid, metiprilon, meprobamat; dan alkohol (Ganiswarna dkk, 1995).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.49in; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Efek samping umum hipnotika mirip dengan efek samping morfin, yaitu: a) depresi pernafasan, terutama pada dosis tinggi. Sifat ini paling ringan pada flurazepam dan zat-zat benzodiazepin lainnya, demikian pula pada kloralhidrat dan paraldehida; b) tekanan darah menurun, terutama oleh barbiturat; c) sembelit pada penggunaan lama, terutama barbiturat; d) “hang over”, yaitu efek sisa pada keesokan harinya berupa mual, perasaan ringan di kepala dan termangu. Hal ini disebabkan karena banyak hipnotika bekerja panjang (plasma-t½-nya panjang), termasuk juga zat-zat benzodiazepin dan barbiturat yang disebut short-acting. Kebanyakan obat tidur bersifat lipofil, mudag melarut dan berkumulasi di jaringan lemak (Tjay, 2002).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.49in; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Efek benzodiazepin hampir semua merupakan hasil kerja golongan ini pada SSP dengan efek utama: sedasi, hipnosis, pengurangan terhadap rangsangan emosi/ansietas, relaksasi otot dan anti konvulsi. Hanya dua efek saja yang merupakan kerja golongan ini pada jaringan perifer: vasodilatasi koroner setelah pemberian dosis terapi benzodiazepin tertentu secara IV dan blokade neorumuskular yang hanya terjadi pada pemberian dosis sangat tinggi (Ganiswarna dkk, 1995).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.49in; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Pada umumnya, semua senyawa benzodiazepin memiliki daya kerja yaitu khasiat anksiolitis, sedatif hipnotis, antikonvulsif dan daya relaksasi otot. Keuntungan obat ini dibandingkan dengan barbital dan obat tidur lainnya adalah tidak atau hampir tidak merintangi tidur. Dulu, obat ini diduga tidak menimbulkan toleransi, tetapi ternyata bahwa efek hipnotisnya semakin berkurang setelah pemakaian 1-2 minggu, seperti cepatnya menidurkan, serta memperpanjang dan memperdalam tidur (Tjay, 2002).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.49in; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Efek utama barbiturat adalah depresi SSP. Semua tingkat depresi dapat dicapai, mulai dari sedasi, hipnosis, berbagai tingkat anestesia, koma sampai dengan kematian. Efek hipnotiknya dapat dicapai dalam waktu 20-60 menit dengan dosis hipnotik. Tidurnya menyerupai tidur fisiologis, tidak disertai mimpi yang mengganggu. Fase tidur REM dipersingkat. Barbiturat sedikit menyebabkan sikap masa bodoh terhadap rangsangan luar (Ganiswarna dkk, 1995).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.49in; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Barbiturat tidak dapat mengurangi nyeri tanpa disertai hilangnya kesadaran. Pemberian obat barbiturat yang hampir menyebabkan tidur, dapat meningkatkan 20% ambang nyeri, sedangkan ambang rasa lainnya (raba, vibrasi dan sebagainya) tidak dipengaruhi. Pada beberapa individu dan dalam keadaan tertentu, misalnya adanya rasa nyeri, barbiturat tidak menyebabkan sedasi melainkan malah menimbulkan eksitasi (kegelisahan dan delirium). Hal ini mungkin disebabkan adanya depresi pusat penghambatan (Ganiswarna dkk, 1995).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.49in; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Secara kimiawi, kloralhidrat adalah aldehida yang terikat dengan air, menjadi alkohol. Efek bagi pasien-pasien yang gelisah, juga sebagai obat pereda pada penyakit saraf &lt;em&gt;hysteria&lt;/em&gt;. Berhubung cepat terjadinya toleransi dan resiko akan ketergantungan fisik dan psikis, obat ini hanya digunakan untuk waktu singkat (1-2 minggu) (Tjay, 2002).&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-6478104771929047573?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/6478104771929047573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=6478104771929047573&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/6478104771929047573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/6478104771929047573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/kuliah-efek-sedatif-hipnotik.html' title='KULIAH: EFEK SEDATIF HIPNOTIK'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYlUP287DvI/AAAAAAAAAF8/oqYO7dmdB3o/s72-c/sedatif.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-6662006344851901464</id><published>2009-02-04T00:25:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T21:44:23.239-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH: ANALGESIK, ANTIPIRETIK DAN NSAID</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYlR4dLxoLI/AAAAAAAAAF0/99lJaKw2fmo/s1600-h/analgesik.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 182px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYlR4dLxoLI/AAAAAAAAAF0/99lJaKw2fmo/s200/analgesik.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298856466926641330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Analgetik atau obat penghalang nyeri adalah zat-zat yang mengurangi atau menghalau rasa nyeri tanpa meghalangi kesadaran. Antipiretik adalah zat-zat yang dapat mengurangi suhu tubuh. Anti-inflamasi adalah obat atau zat-zat yang dapat mengobati peradangan atau pembengkakan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Obat analgesik antipiretik serta Obat Anti Inflamasi non Steroid (OAINS) merupakan suatu kelompok obat yang heterogen, bahkan beberapa obat sangat berbeda secara kimia.Walaupun demikian, obat-obat ini ternyata memiliki banyak persamaan dalam efek terapi maupun efek samping. Prototipe obat golongan ini adalah aspirin. Karena itu, banyak golongan dalam obat ini sering disebut obat mirip aspirin (Aspirin-like drugs)&lt;br /&gt;Klasifikasi kimiawi OAINS sebenarnya tidak banyak manfaat kimianya karena ada OAINS dari subgolongan yang sama memiliki sifat yang berbeda. Sebaliknya ada OAINS yang berbeda subgolongan tapi memiliki sifat yang serupa.&lt;br /&gt;Kemajuan penelitian dalam dasawarsa terakhir ini memberi penjelasan mengapa kelompok heterogen tersebut memiliki kesamaan efek terapi dan efek samping. Ternyata sebagian besar efek terapi dan efek sampingnya berdasarkan atas penghambatan biosintesis prostaglandin (PG).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme kerja dan yang berhubungan dengan system biosintesis Prostaglandin ini mulai diperlihatkan secara invitro bahwa dosis rendah aspirin dan indometasin menghambat produksi enzimatik Prostaglandin. Penelitian lanjutan membuktikan bahwa Prostaglandin akan dilepaskan bilamana sel mengalami kerusakan. Walaupun secara invitro OAINS diketahui menghambat obat berbagai reaksi biokimiawi, hubungan dengan efek analgesic, antipiretik dan anti inflamasinya belum jelas. Selain itu, OAINS secara umum tidak menghambat biosintesis leukotrien yang diketahui ikut berperan dalam inflamasi.&lt;br /&gt;Golongan obat ini menghambat enzim siklooksigenase sehingga konversi asam arakhidonat menjadi PGG2 terganggu.Setiap obatmenghambat siklooksigenase dengan cara yang berbeda.Khusus parasetamol, hambatan biosintesis prostaglandin hanya terjadi bila lingkungannya rendah kadar peroksid seperti di hipotalamus.Lokasi inflamasi biasanya mengandung banyak peroksid yang dihasilkan oleh leukosit.Ini menjelaskan mengapa anti-inflamasi parasetamol praktis tidak ada aspirin sendiri menghambat dengan mengasetiliasi gugus aktifserin dan enzim ini.Trombosit sangat rentan terhadap penghambatan ini karena selain tidak mampu mengadakan regenerasi enzim sehingga dosis tunggal aspirin 40 mg sehari telah cukup untuk menghambat siklooksigenase trombosit manusia selama masa hidup trombosit yaitu 8-11 hari.&lt;br /&gt;Nyeri adalah perasaan sensoris dan lemah emosional yang tidak enak dan berkaitan dengan ancaman (kerusakan) jaringan.Keadaan psikis swangat mempengaruhi nyeri, misalnya emosi dapat menimbulkan sakit kepala atau memperhebatnya, tetapi dapat pula menghindarkan sensasi rangsangan nyeri. Nyeri merupakan suatu perasaan pribadi dan ambang toleransi nyeri berbeda-beda bagi setiap orang.Batas nyeri untuk suhu adalah konstan, yakni 44-450C.&lt;br /&gt;Mediator nyeri antara lain mengakibatkan reaksi radang dan kejang-kejang yang mengaktivasi reseptor nyeri di ujung-ujung saraf bebas di kulit, mukosa, dan jarigan lainnya. Nociceptor ini terdapat diseluruh jaringan dan organ tubuh, kecuali di system saraf pusat. Dari sini rangsangan disalurkan ke otak melalui jaringan yang hebat dari tajuk-tajuk neuron dengan sinaps yang amat banyak melalui sum-sum tulang belakang, sum-sum tulang lanjutan dan otak tengah. Dari thalamus impuls diteruskan ke pusat nyeri di otak besar, dimana impuls dirasakan sebagai nyeri.&lt;br /&gt;Adapun mediator nyeri yang disebut juga sebagai autakoid antara lain serotonin, histamine, bradikinin, leukotrien dan prostglandin2.Bradikinin merupakan polipeptida (rangkaian asam amino) yang diberikan dari protein plasma.&lt;br /&gt;Ambang nyeri didefinisikan sebagai tingkatan (level) dimana nyeri dirasakan untuk yang pertama kali.Jadi, intesitas rangsangan yang terendah saat seseorang merasakan nyeri. Untuk setiap orang ambang nyerinya adalah konstan.&lt;br /&gt;Atas kerja farmakologisnya, analgesic dibagi dalam dua kelompok besar, yaitu:&lt;br /&gt;Analgetik Perifer (non narkotik)&lt;br /&gt;Terdiri dari obat-obat yang tidak bersifat narkotik dan tidak bekerja sentral.&lt;br /&gt;      b.   Analgetik Narkotik&lt;br /&gt;            Khusus digunakan untuk menghalau rasa nyeri hebat, seperti fraktur dan kanker.&lt;br /&gt;Nyeri pada kanker umumnya diobati menurut suatu skema bertingkat empat, yaitu:&lt;br /&gt;Obat perifer (non Opioid) peroral atau rectal; parasetamol, asetosal.&lt;br /&gt;Obat perifer bersama kodein atau tramadol.&lt;br /&gt;Obat sentral (Opioid) peroral atau rectal.&lt;br /&gt;Obat Opioid parenteral&lt;br /&gt;Guna memperkuat analgetik dapat dikombinasikan dengan co-analgetikum, seperti psikofarmaka (amitriptilin, levopromazin atau prednisone).&lt;br /&gt;Obat-obat golongan analgetik dibagi dalam beberapa kelompok, yaitu: parasetamol, salisilat, (asetasol, salisilamida, dan benorilat), penghambat Prostaglandin (NSAID); ibuprofen, derivate-derivat antranilat ( mefenamilat, asam niflumat glafenin, floktafenin, derivate-derivat pirazolinon (aminofenazon, isoprofilpenazon, isoprofilaminofenazon), lainnya benzidamin.Obat golongan analgesic narkotik berupa, asetaminofen dan fenasetin.Obat golongan anti-inflamasi nonsteroid berupa aspirin dan salisilat lain, derivate asam propionate, asam indolasetat, derivate oksikam, fenamat, fenilbutazon.&lt;br /&gt;Nyeri merupakan gejala yang berfungsi melindungi atau merupakan tanda bahwa adanya gangguan-gangguan ditubuh seperti peradangan (rheumatic/encok), infeksi, maupun kejang otot.&lt;br /&gt;Mekanisme rasa nyeri yaitu perangsangan nyeri baik mekanik, kimiawi, panas maupun listrik akan menimbulkan kerusakan pada jaringan sel sehingga sel-sel tersebut melepaskan suatu zat yang disebut mediator nyeri yang akan merangsang reseptor nyeri. Mediator nyeri ini juga disebut zat autanoid yaitu, histamine, serotonin, plasmakinin, bradikinin (asam lemak) prostaglandin dan ion kalium.&lt;br /&gt;Mekanisme kerja penghambatan rasa nyeri ada tiga yaitu:&lt;br /&gt;Merintangi pembentukkan rangsangan dalam reseptor rasa nyeri, seperti pada anastesi local.&lt;br /&gt;Merintangi penyaluran rangsangan nyeri dalam saraf sensoris, seperti pada anastesi local.&lt;br /&gt;Blokade rasa nyeri pada system saraf pusat seperti pada analgetik sentral (narkotika) dan anastesi umum.&lt;br /&gt;Adapun jenis nyeri beserta terapinya, yaitu:&lt;br /&gt;Nyeri ringan&lt;br /&gt;Contohnya: sakit gigi, sakit kepala, sakit otot karena infeksi virus, nyeri haid, keseleo.Pada nyeri dapat digunakan analgetik perifer seperti parasetamol, asetosal dan glafenin.&lt;br /&gt;Rasa nyeri menahun&lt;br /&gt;Contohnya: rheumatic dan arthritis.&lt;br /&gt;Pada nyeri ini dapat digunakan analgetik anti-inflamasi, seperti: asetosal, ibuprofen dan indometasin.&lt;br /&gt;Nyeri hebat&lt;br /&gt;Contoh: nyeri organ dalam, lambung, usus, batu ginjal, batu empedu.&lt;br /&gt;Pada nyeri ini dapat digunakan analgetik sentral berupa atropine, butilskopolamin (bustopan), camylofen ( ascavan).&lt;br /&gt;Nyeri hebat menahun&lt;br /&gt;Contoh: kanker, rheumatic, neuralgia berat.&lt;br /&gt;Pada nyeri ini digunakan analgetik narkotik, seperti fentanil, dekstromoramida, bezitramida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat analgetik narkotik&lt;br /&gt;Morfin dan derivatnya :&lt;br /&gt;a. Morfin&lt;br /&gt;b. Heroin&lt;br /&gt;c. Hidromorfon&lt;br /&gt;d. Oksimorfon&lt;br /&gt;e. Levorfanol&lt;br /&gt;f. Levalorfan&lt;br /&gt;g. Kodein&lt;br /&gt;h. Hidrokodon&lt;br /&gt;i. Oksikodon&lt;br /&gt;j. Nalorfin&lt;br /&gt;k. Nalokson&lt;br /&gt;l. Nalbufin&lt;br /&gt;m. Tebain&lt;br /&gt;Meperidin dan derifat fenilpiperidin :&lt;br /&gt;n. Meperidin&lt;br /&gt;o. Alfaprodin&lt;br /&gt;p. Difenoksilat&lt;br /&gt;q. Fentanil&lt;br /&gt;r. Loperami&lt;br /&gt;Metadon Dan Opioid lainx :&lt;br /&gt;a.Metadon&lt;br /&gt;b.Propoksifen&lt;br /&gt;c.Dekstromoramida&lt;br /&gt;d.Bezitramida&lt;br /&gt;Obat Antagonis Opioid :&lt;br /&gt;     a.Naltrekson&lt;br /&gt;b.Nalorfin&lt;br /&gt;c.Levalorfan&lt;br /&gt;d.Siklazosin&lt;br /&gt;e.Pentazosin&lt;br /&gt;f.Butorfanol&lt;br /&gt;Obat golongan Antiinflamasi non Steroid&lt;br /&gt;1.Turunan asam salisilat : aspirin, salisilamid,diflunisal.&lt;br /&gt;2.Turunan 5-pirazolidindion : Fenilbutazon, Oksifenbutazon.&lt;br /&gt;3.Turunan asam N-antranilat : Asam mefenamat, Asam flufenamat&lt;br /&gt;4.Turunan asam arilasetat : Natrium diklofenak, Ibuprofen, Ketoprofen.&lt;br /&gt;5.Turunan heteroarilasetat : Indometasin.&lt;br /&gt;6.Turunan oksikam : Peroksikam, Tenoksikam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;Sutistia G.Ganiswara .1995. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Farmakologi Dan Terapi edisi IV&lt;/span&gt;. Jakarta&lt;br /&gt;Tan Hoan Tjay dan Kirana Raharja. 2005. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Obat-Obat Penting&lt;/span&gt; . Jakarta : PT Gramedia&lt;br /&gt;Mary. J Mycek Dkk. 2001. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Farmakologi Ulasan Bergambar Edisi II&lt;/span&gt;. Jakarta: Widya Medika&lt;br /&gt;Katzung.G.Bertram 2002. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Farmakologi Dasar dan Klinik Edisi VIII Bagian ke II&lt;/span&gt;.Jakarta : Salemba Medika.    &lt;span class="post-author vcard"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-6662006344851901464?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/6662006344851901464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=6662006344851901464&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/6662006344851901464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/6662006344851901464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/kuliah-analgesik-antipiretik-dan-nsaid.html' title='KULIAH: ANALGESIK, ANTIPIRETIK DAN NSAID'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYlR4dLxoLI/AAAAAAAAAF0/99lJaKw2fmo/s72-c/analgesik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-3104996653845394353</id><published>2009-02-03T23:07:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T21:42:50.343-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku Gratis'/><title type='text'>BUKU GRATIS: "KETIKA CINTA BERTASBIH 2"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYk-9WHEIZI/AAAAAAAAAFs/i5JD0b571U0/s1600-h/ketika%2Bcinta%2Bbertasbih%2B2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 211px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYk-9WHEIZI/AAAAAAAAAFs/i5JD0b571U0/s320/ketika%2Bcinta%2Bbertasbih%2B2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298835660206252434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan lanjutan dari cerita novel "Ketika Cinta Bertasbih 2". Bermula dengan penuturan tentang keindahan suasana dini hari di Pesantren Darul Quran, Kang Abik berhasil mengajak pembacanya untuk seakan memasuki satu demi satu alur cerita di bagian kedua dari karya dwilogi Pembangun Jiwa-nya “Ketika cinta Bertasbih” ini.&lt;br /&gt;Kehadiran seorang gadis jelita dengan kekhusyuan ibadahnya di sepertiga malam terakhir itu, telah memperkuat karakter ia, seorang mahasiswi terbaik di Al Azhar University, ialah Anna Althafunnisaa. Seorang putri dari Kiai Lutfi pemilik pondok pesantren Daarul Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kisah berlanjut dengan pemaparan suasana kegundahan hati seorang master lulusan terbaik pula dari Universitas tertua di dunia itu. Furqan. Tentunya kita masih ingat ia ketika disaat-saat kebahagiaan ia akan keberhasilannya meraih gelar master, ia juga harus rela menyandang predikat sebagai pengidap HIV di Ketika Cinta Bertasbih (KCB) 1.&lt;br /&gt;Kegundahan hati itu terus berlanjut walaupun sampai ketika Anna menerima pinangannya dari Furqan. Ia bagai berada di ujung sebuah tebing kebimbangan, antara meneruskan ke jenjang pernikahan atau membatalkan semuanya.&lt;br /&gt;Sampai akhirnya, pil pahit harus ditelan oleh banyak dari para pria yang selama ini menaruh hati pada Anna Althafunnisaa. Tak terkecuali Khairul Azzam, seorang mahasiswa Al Azhar yang baru dapat menyelesaikan kuliahnya setelah hampir 9 tahun lamanya ia berada di negeri para nabi itu. Pada bagian kedua karya dwilogi ini diceritakan tentang kepulangan Azzam yang disambut bahagia oleh keluarganya. Banyak perubahan yang terjadi pada kehidupan keluarga Azzam jika dibandingkan dengan kehidupan 9 tahun yang lalu sebelum ia berangkat menunaikan cita-cita. Salah seorang adiknya yaitu Ayatul Husna kini telah menjadi seorang cerpenis remaja yang mendapatkan penghargaan dari Menteri Pendidikan Nasional Indonesia.&lt;br /&gt;Keberadaan tokoh-tokoh sebelumnya di KCB 1, serta hadirnya tokoh-tokoh baru di KCB 2 semakin membuat karya ini terasa begitu wah. Bahkan menurut saya pribadi jika dibandingkan dengan KCB 1, KCB 2 ini jauh lebih bagus dalam segi penuturan kisahnya.&lt;br /&gt;Ada beberapa cerita yang telah usai di KCB 1 dan tidak sedikitpun tertulis kembali di KCB 2, seperti halnya kisah kekecewaan Fadhil ketika seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya, yang ia pernah harapkan dapat menjadi belahan jiwanya ternyata menikah dengan sahabatnya sendiri.&lt;br /&gt;Konflik tajam terjadi pada beberapa bagian dari novel ini, diantaranya pada shubuh hari ketika terjadi keributan di rumah Azzam, disana diceritakan tentang seorang paman yang akan menembak dan membunuh keponakannya sendiri. Kemudian klimaks cerita ini terjadi ketika terjadi kecelakaan dimana yang menjadi korbannya adalah Azzam dan Ibunya, mereka terpelanting jatuh dari atas sepeda motor karena tertabrak bus yang ugal-ugalan, sampai akhirnya Azzam harus rela berbaring di rumah sakit menderita patah tulang, sementara ibunya berpulang menghadap ke hadirat Alloh SWT.&lt;br /&gt;Ada raut kesedihan disana, padahal saat musibah itu terjadi adalah hanya berselang 4 hari sebelum pesta pernikahan Azzam dengan seorang dokter dari Kudus.&lt;br /&gt;Ada banyak kisah yang terjadi secara tiba-tiba diluar dugaan para pembaca. Namun secara keseluruhan, kesinambungan cerita dari satu tokoh yang ditampilkan dengan tokoh lain di bagian lainnya, masih tetap menjadi satu ciri khas dari karya-karya kang abik, yang mampu membuat decak kagum para pembacanya.&lt;br /&gt;Selain dari kuatnya alur serta penokohan dalam KCB 2 ini, kang abik juga masih terlalu lihai menceritakan keseharian dalam kehidupan pesantren, tentunya ini mungkin karena sesuai dengan latar dari kehidupan kang abik itu sendiri. Kemudian, satu persatu keilmuan tentang fiqih, aqidah, dan lain sebagainya tetap menjadi suguhan utama yang beliau munculkan dalam bagian cerita ini, tanpa sedikitpun membuat para pembaca merasa digurui.&lt;br /&gt;Bukan hanya kisah cinta, nilai-nilai semangat wirausaha atau jiwa entrepreneurship yang dimiliki Azzam, masih berlanjut di KCB 2. Bahkan nilai inovatif serta kerja kerasnya telah mengantarkan ia menjadi salah satu pengusaha muda dari kota Solo.&lt;br /&gt;Jika dibandingkan dengan bagian sebelumnya, KCB 2 ini memang jauh lebih diperuntukkan bagi kalangan dewasa. Keromantisan sebuah pasangan suami istri dimunculkan melebihi apa yang pernah muncul di Ayat-ayat Cinta.&lt;br /&gt;Namun alhamdulillah, akhirnya semua berlalu dan berakhir pada satu hal yang justru jauh tidak terbayangkan sebelumnya. Satu kisah cinta Khairul Azzam dengan Anna Althafunnisaa menutup akhir cerita ini dengan manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Download &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/1820748/Novel-Ketika-Cinta-Bertasbih-2.rar.html"&gt;disini&lt;/a&gt; Gratis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-3104996653845394353?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/3104996653845394353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=3104996653845394353&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/3104996653845394353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/3104996653845394353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/buku-gratis-ketika-cinta-bertasbih-2.html' title='BUKU GRATIS: &quot;KETIKA CINTA BERTASBIH 2&quot;'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYk-9WHEIZI/AAAAAAAAAFs/i5JD0b571U0/s72-c/ketika%2Bcinta%2Bbertasbih%2B2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-6130685351541518541</id><published>2009-02-03T22:53:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T21:42:26.094-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku Gratis'/><title type='text'>BUKU GRATIS: "KETIKA CINTA BERTASBIH 1"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYk92JpQf7I/AAAAAAAAAFk/9apETgOYfZY/s1600-h/ketika_cinta_bertasbih.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 210px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYk92JpQf7I/AAAAAAAAAFk/9apETgOYfZY/s320/ketika_cinta_bertasbih.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298834437089296306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seperti beberapa novel garapan sebelumnya oleh penulis Habiburahman El Shirazy novel “Ketika Cinta Bertasbih” berhasil mengaduk-aduk emosi pembaca melalui novel yang terbit dalam dua jilid ini. Meskipun di jilid pertama ini ceritanya agak loncat-loncat, namun tidak mengurangi keruntutan jalan cerita yang dibangun oleh penulis.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Karya dwilogi ini masih bercerita dengan latar belakang Mesir. Pemeran utama dimainkan oleh Abdullah Khairul Azzam, seorang mahasiswa Indonesia yang datang jauh-jauh dari pelosok desa di pulau jawa untuk melanjutkan studinya di Mesir. Azzam, demikian nama panggilan pemuda itu, adalah seorang pekerja keras. Ia memiliki beberapa adik yang harus dibiayainya, hingga dengan kekhlasan hati ia harus berkorban dengan menjadi penjual bakso dan pembuat tempe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya penuh dengan romantika yang sarat dengan hikmah. Isinya bagus serta dapat mengajari kita soal hidup, cinta dan bagaimana mengatur skala prioritas dalam mengambil tindakan. Tersebutlah bahwa Azzam adalah mahasiswa Indonesia di Al Azhar, yang belajar disana karena berhasil memperebutkan beasiswa dari Departemen Agama. Ia adalah prototype anak yang pintar, cerdas, dan bersahaja, namun lahir dari kalangan keluarga pas-pasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Download aja &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/1820703/Novel-Ketika-Cinta-Bertasbih-1.rar.html"&gt;disini&lt;/a&gt; gratis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-6130685351541518541?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/6130685351541518541/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=6130685351541518541&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/6130685351541518541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/6130685351541518541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/buku-gratis-ketika-cinta-bertasbih-1.html' title='BUKU GRATIS: &quot;KETIKA CINTA BERTASBIH 1&quot;'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYk92JpQf7I/AAAAAAAAAFk/9apETgOYfZY/s72-c/ketika_cinta_bertasbih.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-976542906767639575</id><published>2009-02-03T22:40:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T21:42:00.166-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku Gratis'/><title type='text'>BUKU GRATIS: "HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS" (INDONESIAN VERSION)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYk4pMw7LBI/AAAAAAAAAFc/8N2-dZMlL44/s1600-h/harry-potter-cover.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 212px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYk4pMw7LBI/AAAAAAAAAFc/8N2-dZMlL44/s320/harry-potter-cover.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298828717030321170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dapatkan buku gratis Harry Potter and The Deathly Hallows" Versi Indonesia. Download aja &lt;a href="http://www.4shared.com/file/84023278/5c3b8bc6/harrypotter-versiindonesia.html"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-976542906767639575?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/976542906767639575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=976542906767639575&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/976542906767639575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/976542906767639575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/buku-gratis-harry-potter-and-deathly.html' title='BUKU GRATIS: &quot;HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS&quot; (INDONESIAN VERSION)'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYk4pMw7LBI/AAAAAAAAAFc/8N2-dZMlL44/s72-c/harry-potter-cover.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-457508798179441182</id><published>2009-02-03T07:18:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T21:41:36.899-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH: TITRASI PERMANGANOMETRI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYhkifJx9HI/AAAAAAAAAFU/gmBZCoOmBC0/s1600-h/titrasi+permanganat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYhkifJx9HI/AAAAAAAAAFU/gmBZCoOmBC0/s400/titrasi+permanganat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298595505242240114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Permanganometri adalah penetapan kadar zat berdasarkan hasil oksidasi dengan KMnO4. Metode permanganometri didasarkan pada reaksi oksidasi ion permanganat. Oksidasi ini dapat berlangsung dalam suasana asam, netral dan alkalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MnO4-   +  8H+   + 5e →   Mn 2+  +   4H2O&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kalium permanganat dapat bertindak sebagai indikator, dan umumnya titrasi dilakukan dalam suasan asam karena karena akan lebih mudah mengamati titik akhir titrasinya. Namun ada beberapa senyawa yang lebih mudah dioksidasi dalam suasana netral atau alkalis contohnya hidrasin, sulfit, sulfida, sulfida dan tiosulfat .&lt;br /&gt;Reaksi dalam suasana netral yaitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MnO4   + 4H+ + 3e  →   MnO4  +2H2O&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenaikan konsentrasi ion hidrogen akan menggeser reaksi kekanan&lt;br /&gt;Reaksi dalam suasana alkalis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MnO4-  + 3e    →    MnO42-&lt;br /&gt;MnO42- + 2H2 O + 2e      →      MnO2  + 4OH-&lt;br /&gt;MnO4-  + 2H2 O + 3e      →    MnO2  +4OH-&lt;br /&gt;Reaksi ini lambat dalam larutan asam, tetapi sangat cepat dalam larutan netral. Karena alasan ini larutan kalium permanganat jarang dibuat dengan melarutkan jumah-jumlah yang ditimbang dari zat padatnya yang sangat dimurnikan misalnya proanalisis dalam air, lebih lazim adalah untuk memanaskan suatu larutan yang baru saja dibuat sampai mendidih dan mendiamkannya diatas penangas uap selama satu /dua jam lalu menyaring larutan itu dalam suatu penyaring yang tak mereduksi seperti wol kaca yang telah dimurnikan atau melalui krus saring dari kaca maser.&lt;br /&gt;Permanganat bereaksi secara cepat dengan banyak agen pereduksi berdasarkan pereaksi ini, namun beberapa pereaksi membutuhkan pemanasan atau penggunaan sebuah katalis untuk mempercepat reaksi. Kalau bukan karena fakta bahwa banyak reaksi permanganat berjalan lambat, akan lebih banyak kesulitan lagi yang akan ditemukan dalam penggunaan reagen ini sebagai contoh, permanganat adalah agen unsur pengoksida, yang cukup kuat untuk mengoksida Mn(II) menjadi MnO2 sesuai dengan persamaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3Mn2+  +  2MnO4-  +  2H2O    →    5MnO2  +  4H+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan sedikit dari permanganat yang hadir pada titik akhir dari titrasi cukup untuk mengakibatkan terjadinya pengendapan sejumlah MnO2 .&lt;br /&gt;Tindakan pencegahan khusus harus dilakukan dalam pembuatan larutan permanganat. Mangan dioksidasi mengkatalisis dekomposisi larutan permanganate. Jejak-jejak dari MNO2 yang semula ada dalam permanganat. Atau terbentuk akibat reaksi antara permanganat dengan jejak-jejak dari agen-agen produksi didalam air, mengarah pada dekomposisi. Tindakan ini biasanya berupa larutan kristal-kristalnya, pemanasan untuk menghancurkan substansi yang dapat direduksi dan penyaringan melalui asbestos atau gelas yang disinter untuk menghilangkan MNO2. Larutan tersebut kemudian distandarisasi dan jika disimpan dalam gelap dan tidak diasamkan konsentrasinya tidak akan banyak berubah selama beberapa bulan.&lt;br /&gt;Penentuan besi dalam biji-biji besi adalah salah satu aplikasi terpenting dalam titrasi-titrasi permanganat. Asam terbaik untuk melarutkan biji besi adalah asam klorida dan timah (II) klorida sering ditambahkan untuk membantu proses kelarutan.&lt;br /&gt;Sebelum dititrasi dengan permanganat setiap besi (III) harus di reduksi menjadi besi (II). Reduksi ini dapat dilakukan dengan reduktor jones atau dengan timah (II) klorida. Reduktor jones lebih disarankan jika asam yang tersedia adalah sulfat mengingat tidak ada ion klorida yang masuk .&lt;br /&gt;Jika larutannya mengandung asam klorida seperti yang sering terjadi reduksi dengan timah (II) klorida akan lebih memudahkan. Klorida ditambahkan kedalam larutan panas dari sampelnya dan perkembangan reduksi diikuti dengan memperhatikan hilangnya warna kuning dari ion besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANALISIS BAHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.KMnO4 ( FI III ,330 )&lt;br /&gt;    Nama resmi        =    KALII PERMANGANAS&lt;br /&gt;    Nama lain            =    Kalium permanganate&lt;br /&gt;    RM                       =     KMnO4&lt;br /&gt;    BM                        =     158,03&lt;br /&gt;Pemerian = Hablur mengkilap, ungu tua /hampir hitam, tidak berbau, rasa manis /sepat.&lt;br /&gt;    Kelarutan             =     Larut dalam 16 bagian air, mudah larut dalam air mendidih .&lt;br /&gt;    Kegunaan             =     Sebagai sampel&lt;br /&gt;    Penyimpanan      =     Dalam wadah tertutup rapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Aquadest ( FI III,96 )&lt;br /&gt;    Nama resmi        =     AQUADESTILLATA&lt;br /&gt;    Nama lain            =     Air suling&lt;br /&gt;    RM                       =     H2O&lt;br /&gt;    BM                       =     18,02&lt;br /&gt;    Pemerian            =     Cairan jernih, tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau.&lt;br /&gt;    Kelarutan           =     Larut dalam etanol dan gliserol&lt;br /&gt;    Kegunaan           =     Sebagai pelarut&lt;br /&gt;    Penyimpanan    =     Dalam wadah tertutup rapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Asam oksalat (FI III,651)&lt;br /&gt;    Nama lain        =    Asam oksalat&lt;br /&gt;    RM                    =     (CO2H)2.2H2O&lt;br /&gt;    Pemerian         =     Hablur ,tidak berwarna .&lt;br /&gt;    Kelarutan         =     Larut dalam air dan etanol&lt;br /&gt;    Kegunaan         =     Sebagai zat tambahan&lt;br /&gt;    Penyimpanan  =    Dalam wadah tertutup rapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Besi (II) sulfat (FI III,254)&lt;br /&gt;    Nama resmi        =     FERROSI SULFAS&lt;br /&gt;    Nama lain             =      Besi (II) sulfat&lt;br /&gt;    RM                        =    FeSO4&lt;br /&gt;    BM                        =     151,90&lt;br /&gt;    Pemerian             =     Serbuk, putih keabuan ,rasa logam ,sepat&lt;br /&gt;Kelarutan = Perlahan-lahan larut hamper sempurna dalam air bebas karbondioksida pekat.&lt;br /&gt;    Kegunaan             =     Sebagai sampel&lt;br /&gt;    Penyimpanan     =     Dalam wadah tertutup baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.    Asam sulfat  (FI III,58)&lt;br /&gt;    Nama resmi            =     ACIDUM SULFURICUM&lt;br /&gt;    Nama lain                =     Asam sulfat&lt;br /&gt;    RM                           =     H2 SO4&lt;br /&gt;    BM                           =     98,07&lt;br /&gt;Pemerian = Cairan kental, seperti minyak, korosif tidak berwarna, jika ditambahkan kedalam air menimbulkan panas.&lt;br /&gt;    Kegunaan               =     Sebagai larutan titer.&lt;br /&gt;    Penyimpanan        =    Dalam wadah tertutup rapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.    Natrium nitrit (FI III,714)&lt;br /&gt;    Nama resmi          =     -&lt;br /&gt;    Nama lain              =     NATRIUM NITRIT&lt;br /&gt;    RM                        =    NaNO2&lt;br /&gt;    Pemerian             =     Tidak berwarna /putih /kuning : merapuh&lt;br /&gt;    Kelarutan            =    larut dalam 1,5 bagian air, agak sukar larut dalam etanol (95 %)P.&lt;br /&gt;    Kegunaan            =    Sebagai penitrasi&lt;br /&gt;Penyimpanan         =    Dalam wadah tertutup baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUMBER:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonim.1979. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Farmakope Indonesia III&lt;/span&gt;. Jakarta: DEPKES RI.&lt;br /&gt;BASSET. J dan DENNEY R. C .1994. Vogel. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kimia Analisis Kuantitatif Anorganik&lt;/span&gt;. Penerbit buku kedokteran  : Jakarta. Hal : 406-410.&lt;br /&gt;DAY. J.Y dan UNDERWOOD A. L. 2002. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Analisis kimia kuantitatif&lt;/span&gt; .&lt;br /&gt;Erlangga : Jakarta  . hal: 290-293.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-457508798179441182?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/457508798179441182/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=457508798179441182&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/457508798179441182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/457508798179441182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/kuliah-titrasi-permanganometri.html' title='KULIAH: TITRASI PERMANGANOMETRI'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYhkifJx9HI/AAAAAAAAAFU/gmBZCoOmBC0/s72-c/titrasi+permanganat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-8606127928370508920</id><published>2009-02-03T06:55:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T21:41:07.637-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH: ANALISIS KUALITATIF (KATION ANION)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYhdydiDgzI/AAAAAAAAAFM/MJaZ-FyWifg/s1600-h/analisis+kualitatif.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 100px; height: 75px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYhdydiDgzI/AAAAAAAAAFM/MJaZ-FyWifg/s400/analisis+kualitatif.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298588083103695666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Analisa kualitatif merupakan suatu proses dalam mendeteksi keberadaan suatu unsur kimia dalam cuplikan yang tidak diketahui. Analisa kualitatif merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mempelajari kimia dan unsur-unsur serta ion-ionnya dalam larutan. Dalam metode analisis kualitatif kita menggunakan beberapa pereaksi diantaranya pereaksi golongan dan pereaksi spesifik, kedua pereaksi ini dilakukan untuk mengetahui jenis anion / kation suatu larutan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Regensia golongan yang dipakai untuk klasifikasi kation yang paling umum adalah asam klorida, hidrogen sulfida, ammonium sulfida, dan amonium karbonat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klasifikasi ini didasarkan atas apakah suatu kation bereaksi dengan reagensia-reagensia ini dengan membentuk endapan atau tidak. Sedangkan metode yang digunakan dalam anion tidak sesistematik kation. Namun skema yang digunakan bukanlah skema yang kaku, karena anion termasuk dalam lebih dari satu golongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam kation ada beberapa golongan yang memiliki ciri khas tertentu diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Golongan I : Kation golongan ini membentuk endapan dengan asam klorida encer. Ion golongan ini adalah Pb, Ag, Hg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Golongan II : Kation golongan ini bereaksi dengan asam klorida, tetapi membentuk endapan dengan hidrogen sulfida dalam suasana asam mineral encer. Ion golongan ini adalah Hg, Bi, Cu, cd, As, Sb, Sn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Golongan III : Kation golongan ini tidak bereaksi dengan asam klorida encer, ataupun dengan hidrogen sulfida dalam suasana asam mineral encer. Namun kation ini membentuk endapan dengan ammonium sulfida dalam suasana netral / amoniakal. Kation golongan ini Co, Fe, Al, Cr, Co, Mn, Zn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Golongan IV : Kation golongan ini bereaksi dengan golongan I, II, III. Kation ini membentuk endapan dengan ammonium karbonat dengan adanya ammonium klorida, dalam suasana netral atau sedikit asam. Ion golongan ini adalah Ba, Ca, Sr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Golongan V : Kation-kation yang umum, yang tidak bereaksi dengan regensia-regensia golongan sebelumnya, merupakan golongan kation yang terakhir. Kation golongan ini meliputi : Mg, K, NH4+.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk anion dikelompokkan kedalam beberapa kelas diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Anion sederhana seperti : O2-, F-, atau CN- .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Anion okso diskret seperti : NO3-, atau SO42-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Anion polimer okso seperti silikat, borat, atau fosfat terkondensasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Anion kompleks halida seperti TaF6 dan kompleks anion yang berbasis bangat seperti  oksalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi dalam anion ini akan lebih dipelajari secara sistematis untuk memudahkan reaksi dari asam-asam organik tertentu dikelompokkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersama-sama. Hal ini meliputi asetat, formiat, oksalat, sitrat, salisilat dan benzoat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisis kualitatif menggunakan dua macam uji, yaitu reaksi kering dan reaksi basah. Reaksi kering dapat digunakan pada zat padat dan reaksi basah untuk zat dalam larutan. Kebanyakan reaksi kering yang diuraikan digunakan untuk analisis semimikro dengan hanya modifikasi kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk uji reaksi kering metode yang sering dilakukan adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Reaksi nyala dengan kawat nikrom : Sedikit zat dilarutkan kedalam HCL P. Diatas kaca arloji kemudian dicelupkan kedalamnya, kawat nikrom yang bermata kecil yang telah bersih kemudian dibakar diatas nyala oksidasi .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Reaksi nyala beilstein : Kawat tembaga yang telah bersih dipijarkan diatas nyala oksida sampai nyala hijau hilang. Apabila ada halogen maka nyala yang terjadi berwarna hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Reaksi nyala untuk borat : Dengan cawan porselin sedikit zat padat ditambahkan asam sulfat pekat dan beberapa tetes methanol, kemudian dinyalakan ditempat gelap. Apabila ada borat akan timbul warna hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode untuk mendeteksi anion memang tidak sesistematik seperti yang digunakan untuk kation. Namun skema klasifikasi pada anion bukanlah skema yang kaku karena beberapa anion termaksud dalam lebih dari satu golongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anion-anion dapat dikelompokkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Anion sederhana seperti O2,F- atau CN-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Anion oksodiskret seperti NO3- atau SO42-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Anion polimer okso seperti silikat, borad, atau fospat terkondensasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Anion kompleks halida, seperti TaF6 dan kompleks anion yang mengandung anion berbasa banyak seperti oksalat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi-reaksi dalam anion ini akan dipelajari secara sistematis untuk memudahkan reaksi dari asam-asam organik tertentu dikelompokkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersama-sama, ini meliputi asetat, format, oksalad, sitrat, salisilad, benzoad, dan saksinat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -1.8pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;REAKSI:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Reaksi kation &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Golongan I&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Ag&lt;sup&gt;+&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. Ag&lt;sup&gt;+ &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ HCL&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→ AgCL&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;↓ putih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ H&lt;sup&gt;- &lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. 2Ag&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt; + 2 NaOH&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;2AgOH + 2Na&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt; ↓ coklat &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. 2Ag&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt; + 2NH&lt;sub&gt;4 &lt;/sub&gt;OH&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→ 2 AgOH → &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;NH&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Pb&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. Pb&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2NaOH&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pb(OH)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ↓ putih + 2 Na&lt;sup&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Pb(OH)&lt;sub&gt;2&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;2NaOH&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→ Na&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;Pb(OH)&lt;sub&gt;4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sub&gt;&lt;span style=""&gt;                                &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;2. Pb&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+2 NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;OH&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→ Pb(OH)&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;↓ putih + 2 NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;+&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. Pb&lt;sup&gt;2+ &lt;/sup&gt;+ 2KI&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;PbI&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Golongan II &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Hg&lt;sup&gt;2+&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. Hg&lt;sup&gt;2+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ 2KI&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;HgI&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ↓ merah + 2k&lt;sup&gt;+&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;HgI&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+2 KI&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;K&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;sub&gt; &lt;/sub&gt;HgI&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. Hg&lt;sup&gt;2+ &lt;/sup&gt;+ 2 NaOH&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hg(OH)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;↓ kuning&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+2 Na&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. Hg&lt;sup&gt;2+ &lt;/sup&gt;+2 NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;OH&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→Hg(OH)&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;↓ putih + 2NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;4. Hg&lt;sup&gt;2+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ 2CUSO&lt;sub&gt;4 &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hg(SO&lt;sub&gt;4 &lt;/sub&gt;)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2 CU&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;CU&lt;sup&gt;2+&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;1. CU&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt; + 2KI&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→ CUI&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2K&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. CU&lt;sup&gt;2+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ 2 NaOH&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;CU(OH)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ↓ biru&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2nA&lt;sup&gt;+ &lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. CU&lt;sup&gt;2+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ 2NH&lt;sub&gt;4 &lt;/sub&gt;OH&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→ CU (OH)&lt;sub&gt;2&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;↓biru&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2NH&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Cd&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. Cd&lt;sup&gt;2+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ KI → &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. Cd&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt; + 2NaOH&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→ Cd(OH)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; + 2 Na&lt;sup&gt;+&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Cd(OH)&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;+ NaOH&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;→ Cd(OH0&lt;sub&gt;4 &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;↓ putih &lt;sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. Cd&lt;sup&gt;2+ &lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2 NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;OH →&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Cd(OH)&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;+ 2 &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;NH&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;sup&gt; &lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Golongan III A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Fe&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. Fe&lt;sup&gt;2+ &lt;/sup&gt;+ 2NaOH&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Fe(OH)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ↓&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hijau kotor&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;2Na&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. Fe&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt; + 2NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;OH&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;→ Fe(OH)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ↓ hijau kotor&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;+&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. Fe&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt; + 2K&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;Fe(CN)&lt;sub&gt;6&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;→ K&lt;sub&gt;4 &lt;/sub&gt;{Fe(CN)&lt;sub&gt;6&lt;/sub&gt;} ↓ biru&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 4k&lt;sup&gt;+ &lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;4. Fe&lt;sup&gt;2+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ KSCN&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Fe(SCN)&lt;sub&gt;2&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;+ 2K&lt;sup&gt;+ &lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Fe&lt;sup&gt;3+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. Fe&lt;sup&gt;3+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ 3 NaOH&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Fe(OH)&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; ↓ kuning + 3Na&lt;sup&gt;+ &lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. Fe&lt;sup&gt;3+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ 3 NH&lt;sub&gt;4 &lt;/sub&gt;OH&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Fe(OH)&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;↓ Kuning&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 3NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. Fe&lt;sup&gt;3+&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 3K&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;Fe(CN)&lt;sub&gt;6&lt;/sub&gt;}&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;→&lt;sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;K&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;{Fe(CN)&lt;sub&gt;6&lt;/sub&gt;}&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ↓ biru&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+3k&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;4. Fe&lt;sup&gt;3+ &lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;+ 3KCNS&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Fe(SCN)&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 3K&lt;sup&gt;+ &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Al&lt;sup&gt;3+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. Al&lt;sup&gt;3+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ 3NaOH&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Al(OH)&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;↓ putih&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ 3Na&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. Al&lt;sup&gt;3+ &lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;+ 3NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;OH&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Al(OH)&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; ↓ putih&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ 3NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. Al&lt;sup&gt;3+ &lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;+ KSCN&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Golongan III B&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Zn&lt;sup&gt;2-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. Zn&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ NaOH →&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Zn(OH)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ↓&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2Na&lt;sup&gt;+  &lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. Zn&lt;sup&gt;2- &lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;+ Na&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;3&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;→&lt;sub&gt; &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ZN(CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ↓&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2Na&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. Zn&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ K&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;Fe(CN )&lt;sub&gt;6&lt;/sub&gt; →&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Zn&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;{Fe(CN)&lt;sub&gt;6&lt;/sub&gt;}&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tetap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 8k&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Ni&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. Ni&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ 2NaOH&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ni(OH)&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;↓&lt;sub&gt; &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;hijau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2Na&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. Ni&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;OH&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→ Ni(OH)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ↓ hijau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. Ni&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ 2Na&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;→ Ni(CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;↓ hijau muda + 2Na &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;4. Ni&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ K&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;Fe(CN)&lt;sub&gt;6 &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ni&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;{Fe(CN)&lt;sub&gt;6&lt;/sub&gt;}&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tetap + 8k&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;CO&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. CO&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;OH&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;CO(OH)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ↓ hijau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. CO&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;+ 2NaOH&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;CO9OH)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ↓ biru&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ 2Na&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. CO&lt;sup&gt;2-&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ K&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;Fe(CN)&lt;sub&gt;6&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;→&lt;sub&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;{Fe(CN)&lt;sub&gt;6&lt;/sub&gt;}&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; tetap + 8k&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;4. CO&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;2Na&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;→ CO(CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;)&lt;sub&gt;2&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;↓ hijau muda + 2Na&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Golongan IV&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Ba&lt;sup&gt;2- &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. Ba&lt;sup&gt;2-&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ k&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;CrO&lt;sub&gt;4 &lt;/sub&gt;→&lt;sub&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;BaCrO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt; ↓ kuning&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. Ba&lt;sup&gt;2- &lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ Na&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;BaCO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; ↓&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putih &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Uji nyala &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Ba&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→ kuning kehijaun &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Ca&lt;sup&gt;2+ &lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. Ca&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ K&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;CrO&lt;sub&gt;4 &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;→ CaCrO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Lart. Kuning&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+2K&lt;sup&gt;+&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. Ca&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ Na&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; → CaCO&lt;sub&gt;3&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;+ 2Na&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Untuk uji nyala &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Ca →&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merah kekuningan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Sr&lt;sup&gt;2+ &lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. Sr&lt;sup&gt;2+&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ K&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;CrO&lt;sub&gt;4&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;SrCrO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Lart. Kuning&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2K&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. Sr&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ Na&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; →&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;SrCO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2Na&lt;sup&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Untuk uji nyala &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Sr&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merah karmin&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Golongan V&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Mg&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. Mg&lt;sup&gt;2+&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ 2 NaOH&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mg(OH)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;putih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2Na&lt;sup&gt;+ &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. Mg&lt;sup&gt;2+&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ 2 NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;OH&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;→ Mg(OH)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;tetap&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ 2NH&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;+&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. Mg&lt;sup&gt;2+&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;+ Na&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;CO(NO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;)&lt;sub&gt;6 &lt;/sub&gt;→ Mg&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;{CO(NO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;)&lt;sub&gt;6&lt;/sub&gt;} Lart. Merah darah + 3Na&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Reaksi Anion &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Anion golongan A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Cl&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. Cl&lt;sup&gt;-&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ AgNO&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;→ AgCl ↓&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putih&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ NO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;AgCl&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2NH&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Ag(NH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ Cl­&lt;sup&gt;- &lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. Cl&lt;sup&gt;-&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pb(CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;PbCl&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; putih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2 CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. Cl&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ CuSO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;→&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;I&lt;sup&gt;-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style=""&gt;                                &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;1. I&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;AgNO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;AgI&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putih + NO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style=""&gt;                                &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;2. I&lt;sup&gt;-&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;+ Ba(NO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;→&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. 2I&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt; + Pb(CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO)&lt;sub&gt;2&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;→ PbI&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2 CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO&lt;sup&gt;-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;SCN&lt;sup&gt;-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;1. SCN&lt;sup&gt;-&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ AgNO&lt;sub&gt;3&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;AgSCN&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ NO&lt;sub&gt;3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. SCN&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt; + Pb(CH&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;COO)&lt;sub&gt;2&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pb(SCN)&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;2CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO&lt;sup&gt;-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3.&lt;sup&gt; &lt;/sup&gt;SCN&lt;sup&gt;-&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;+ Pb(CH&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;COO)&lt;sub&gt;2&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pb(SCN)&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;putih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;2CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO&lt;sup&gt;-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Golongan B&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;S&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. S&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ AgNO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;→ Ag&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;S ↓ hitam + 2NO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Ag&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;S + HNO&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. S&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ FeCl&lt;sub&gt;3&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;FeS&lt;/st1:place&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hitam + HNO&lt;sub&gt;3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. S&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+ Pb(CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→ PbSO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hitam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Golongan C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;CH&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;COO&lt;sup&gt;-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;1. CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;SO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt; →&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;CH&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;COOH + SO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ Ba(NO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO&lt;sup&gt;- &lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 3FeCl&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; + 2H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;O→ (CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO)&lt;sub&gt;6&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;+ 2HCL + 4H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;O &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;→ 3Fe(OH)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO&lt;sup&gt;- &lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;merah + 3CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COOH +HCL &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Golongan D&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;SO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2- &lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. SO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt; + AgNO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; → Ag&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;SO&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;putih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2 NO&lt;sub&gt;3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sub&gt;&lt;span style=""&gt;                                &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ag&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;SO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; + 2HNO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; →&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;2AgNO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;SO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. SO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2- &lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;+ Ba(NO&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; → BaSO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; putih + 2NO&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;BaSO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; + 2HNO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; →&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ba(NO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; + H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;SO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;3. SO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ Pb(CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO)&lt;sub&gt;2&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;→ PbSO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; putih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;2CH&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;COO&lt;sup&gt;-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;PbSO&lt;sub&gt;3&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;+ 2HNO&lt;sub&gt;3&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;→ Pb(NO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;) &lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;SO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sub&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2-&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2- &lt;/sup&gt;+ AgNO&lt;sub&gt;3&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ag&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; putih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2NO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;- &lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Ag&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;3&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;+ 2NO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt; →&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;2AgNO&lt;sub&gt;3&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;+ H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. CO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt; + Mg(SO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;MgCO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; putih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2SO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Golongan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;E&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;S&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;O&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. S&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;O&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ FeCl&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; →&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Fe(S&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;O&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;)&lt;sub&gt;3&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;Cl&lt;sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;+&lt;sub&gt; &lt;/sub&gt;2Cl&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt;&lt;sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. Pb(CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; → PbS&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;O&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; putih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 2CH&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;COO&lt;sup&gt;-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Golongan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;F&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;PO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;3-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;1. PO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;3-&lt;/sup&gt; +&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ba(NO&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;→ Ba&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;(PO&lt;sub&gt;4 &lt;/sub&gt;)&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putih + 2NO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. PO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;3-&lt;/sup&gt; + FeCl&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; →&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;FePO&lt;sub&gt;4 &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;putih kuning + 3 Cl&lt;sup&gt;-&lt;/sup&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Golongan G&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;1. Anion NO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt; → ↓ coklat tipis + FeSO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt; + H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;SO&lt;sub&gt;4&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;P.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;2. NO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2-&lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+ 4H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;SO&lt;sub&gt;4 &lt;/sub&gt;+ 6FeSO&lt;sub&gt;4 &lt;/sub&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;→ 6Fe + 2NO + 4SO&lt;sub&gt;4&lt;/sub&gt; + 4H&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;O &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -1.8pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;SUMBER :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -1.8pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Shvehla, G. 1995. &lt;i style=""&gt;Vogel Buku Teks Analisis Makro dan Semimikro I&lt;/i&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;PT. Kalman Media Pustaka: &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/p&gt;  Haryadi. 1990. &lt;i style=""&gt;Ilmu Kimia Analitik Dasar&lt;/i&gt;. PT. Gramedia: &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-8606127928370508920?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/8606127928370508920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=8606127928370508920&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/8606127928370508920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/8606127928370508920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/kuliah-analisis-kualitatif-kation-anion.html' title='KULIAH: ANALISIS KUALITATIF (KATION ANION)'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYhdydiDgzI/AAAAAAAAAFM/MJaZ-FyWifg/s72-c/analisis+kualitatif.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-8957502350615134618</id><published>2009-02-03T06:16:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T21:40:34.490-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH: TITRASI ASAM BASA (NETRALISASI)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYhTuAf8qDI/AAAAAAAAAEs/DmfjlLTi3ZY/s1600-h/buret+titrasi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYhTuAf8qDI/AAAAAAAAAEs/DmfjlLTi3ZY/s200/buret+titrasi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298577011474475058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Titrasi adalah suatu metode penentuan kadar (konsentrasi) suatu larutan dengan larutan lain yang telah diketahui konsentrasinya. Titrasi merupakan suatu metoda untuk menentukan kadar suatu zat dengan menggunakan zat lain yang sudah dikethaui konsentrasinya. Titrasi biasanya dibedakan berdasarkan jenis reaksi yang terlibat di dalam proses titrasi, sebagai contoh bila melibatan reaksi asam basa maka disebut sebagai titrasi asam basa, titrasi redox untuk titrasi yang melibatkan reaksi reduksi oksidasi, titrasi kompleksometri untuk titrasi yang melibatan pembentukan reaksi kompleks dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;PRINSIP TITRASI NETRALISASI&lt;br /&gt;Titrasi asam basa melibatkan asam maupun basa sebagai titer ataupun titran. Titrasi asam basa berdasarkan reaksi penetralan. Kadar larutan asam ditentukan dengan menggunakan larutan basa dan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titran ditambahkan titer sedikit demi sedikit sampai mencapai keadaan ekuivalen (artinya secara stoikiometri titran dan titer tepat habis bereaksi). Keadaan ini disebut sebagai “titik ekuivalen”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat titik ekuivalent ini maka proses titrasi dihentikan, kemudian kita mencatat volume titer yang diperlukan untuk mencapai keadaan tersebut. Dengan menggunakan data volume titrant, volume dan konsentrasi titer maka kita bisa menghitung kadar titrant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TITIK AKHIR TITRASI&lt;br /&gt;Titik akhir titrasi adalah keadaan dimana reaksi telah berjalan dengan sempurna yang biasanya ditandai dengan pengamatan visual melalui perubahan warna indikator. Indikator yang digunakan pada titrasi asam basa adalah asam lemah atau basa lemah. Asam lemah dan basa lemah ini umumnya senyawa organik yang memiliki ikatan rangkap terkonjugasi yang mengkontribusi perubahan warna pada indikator tersebut. Jumlah indikator yang ditambahkan kedalam larutan yang akan dititrasi harus sesedikit mungkin, sehingga indikator tidak mempengaruhi pH larutan dengan demikian jumlah titran yang diperlukan untuk terjadi perubahan warna juga seminimal mungkin. Umumnya dua atau tiga tetes larutan indikator 0.1%(b/v) diperlukan untuk keperluan titrasi. Dua tetes (0.1 mL) indikator (0.1% dengan berat formula 100) adalah sama dengan 0.01 mL larutan titran dengan konsentrasi 0.1 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut tabel indikator asam basa dengan rentang pH dan perubahan warna yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYhXeFx62TI/AAAAAAAAAE8/-jF-jTKebDo/s1600-h/tabelindikatorasambasa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 254px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYhXeFx62TI/AAAAAAAAAE8/-jF-jTKebDo/s400/tabelindikatorasambasa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298581136060635442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikator asam basa akan memiliki warna yang berbeda dalam keadaan tak terionisasi dengan keadaan terionisasi. Sebagai contoh untuk indikator phenolphthalein (pp) seperti diatas dalam keadaan tidak terionisasi (dalam larutan asam) tidak akan berwarna (colorless) dan akan berwarna merah keunguan dalam keadaan terionisasi ( dalam larutan basa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA MENGETAHUI TITIK EKUIVALEN&lt;br /&gt;Ada dua cara umum untuk menentukan titik ekuivalen pada titrasi asam basa.&lt;br /&gt;1. Memakai pH meter untuk memonitor perubahan pH selama titrasi dilakukan, kemudian membuat plot antara pH dengan volume titrant untuk memperoleh kurva titrasi. Titik tengah dari kurva titrasi tersebut adalah “titik ekuivalen”.&lt;br /&gt;2. Memakai indikator asam basa. Indikator ditambahkan pada titran sebelum proses titrasi dilakukan. Indikator ini akan berubah warna ketika titik ekuivalen terjadi, pada saat inilah titrasi kita hentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya cara kedua dipilih disebabkan kemudahan pengamatan, tidak diperlukan alat tambahan, dan sangat praktis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikator yang dipakai dalam titrasi asam basa adalah indicator yang perbahan warnanya dipengaruhi oleh pH. Penambahan indicator diusahakan sesedikit mungkin dan umumnya adalah dua hingga tiga tetes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperoleh ketepatan hasil titrasi maka titik akhir titrasi dipilih sedekat mungkin dengan titik ekuivalen, hal ini dapat dilakukan dengan memilih indikator yang tepat dan sesuai dengan titrasi yang akan dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan dimana titrasi dihentikan dengan cara melihat perubahan warna indikator disebut sebagai “titik akhir titrasi”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-8957502350615134618?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/8957502350615134618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=8957502350615134618&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/8957502350615134618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/8957502350615134618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/kuliah-titrasi-asam-basa-netralisasi.html' title='KULIAH: TITRASI ASAM BASA (NETRALISASI)'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYhTuAf8qDI/AAAAAAAAAEs/DmfjlLTi3ZY/s72-c/buret+titrasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-2372032899704255674</id><published>2009-02-03T01:06:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T21:40:11.079-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>TIPS: CEGAH INFEKSI VIRUS DARI FLASH DISK DENGAN AUTORUN REMOVER</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYgLg0UExkI/AAAAAAAAAEc/sZ_qm2XAwaw/s1600-h/gambar+virus.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYgLg0UExkI/AAAAAAAAAEc/sZ_qm2XAwaw/s320/gambar+virus.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298497620027950658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;VIRUS!!&lt;br /&gt;Hal ini yang paling dibenci oleh para pemilik notebook atau komputer. Teman-teman kampusku uda banyak yang jadi korban.sampe-sampe harus diinstall ulang...ya termasuk notebook ku..&lt;br /&gt;sedih rasanya. Tapi sekarang aq uda temuin solusi nya untuk mencegah infeksi virus yang memanfaatkan sistem autorun untuk menyerang sistem pada notebook atau komputer kamu dengan sarana flashdisk.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aq pernah baca beberapa artikel bahwa dengan menggunakan Autorun remover kita dapat mencegah infeksi dari virus yang sering ditularkan melalui usb flashdisk. Caranya gampang aja (dengan gaya seperti Guspur) download terlebih dahulu program Autorun remover. Download aja &lt;a href="http://www.4shared.com/file/83868558/603762e3/AutorunVirusRemoverv23build0618.html"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;File nya gak besar cuma 1,23 MB. Setelah di download kamu dapat mengekstrak dari file.rar ke dekstop (ato kemane aja yg penting tau tempatnya). Next, kamu install dech autorun antivirus remover (yang file berekstensi .exe). Setelah install, ingat itu cuma program versi limited version (baru trial) so, kamu mesti buka patch untuk menjadikan program autorun remover jadi versi full version. Nah, cara patch dapat kamu lihat juga di folder yg tadi diekstrak. Gampang kan!&lt;br /&gt;Kalo uda full version kayak gini tampilannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYgRY30Ty1I/AAAAAAAAAEk/VW4LtToOPZU/s1600-h/autorun_virus_remover_thumb%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 222px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYgRY30Ty1I/AAAAAAAAAEk/VW4LtToOPZU/s320/autorun_virus_remover_thumb%5B1%5D.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298504080599272274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebelum kamu mau colokin flashdisk ke notebook ato komputer kamu, sebelumnya kamu buka dulu autorun remover. Pastikan icon autorun remover aktif di toolbar.&lt;br /&gt;Moga Sukses...&lt;br /&gt;Jangan lupa comment nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-2372032899704255674?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/2372032899704255674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=2372032899704255674&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2372032899704255674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2372032899704255674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/tips-cegah-infeksi-virus-dari-flash.html' title='TIPS: CEGAH INFEKSI VIRUS DARI FLASH DISK DENGAN AUTORUN REMOVER'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYgLg0UExkI/AAAAAAAAAEc/sZ_qm2XAwaw/s72-c/gambar+virus.gif' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-4598171470342114556</id><published>2009-02-02T23:41:00.001-08:00</published><updated>2009-02-04T21:39:38.513-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil'/><title type='text'>PROFIL: PRODI FARMASI UNTAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYf14FPkXoI/AAAAAAAAAEM/576ajc-mndc/s1600-h/KEluarga+besar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 246px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYf14FPkXoI/AAAAAAAAAEM/576ajc-mndc/s320/KEluarga+besar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298473830453632642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Rendahnya indeks pembangunan manusia dan beragamnya jenis flora, fauna dengan potensi yang belum tergali dan program strategis Pemerintah di bidang Riset dan Teknologi membuat Universitas Tanjungpura dipandang menjadi salah satu alternatif solusi terbaik untuk mengatasi situasi dan kondisi tersebut diatas.&lt;br /&gt;Penyelenggaraan pembelajaran di Program Studi Farmasi Universitas Tanjungpura melalui SK Dikti Nomor 4900/D/T/2006. Selain itu untuk melaksanakan pembelajaran yang bermutu dan bertanggung jawab dibuatlah suatu strategi pembelajaran oleh suatu sistem sister faculty yang dalam hal ini menjadikan Fakultas Farmasi Universitas Gajah Mada sebagai Fakultas Pembina.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;VISI DAN MISI PROGRAM STUDI FARMASI&lt;br /&gt;Visi Program Studi Farmasi&lt;br /&gt;Mewujudkan masyarakat Kalimantan Barat yang sehat dan keluaran yang cerdas, berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi.&lt;br /&gt;Misi Program Studi Farmasi&lt;br /&gt;- Menghasilkan apoteker yang berakhlak mulia, mampu menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang pengobatan tropikal, dan mempunyai daya saing tinggi.&lt;br /&gt;- Melakukan penelitian-penelitian kesehatan tropikal yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat yang berbasis kepada sumber daya alam Kalimantan Barat (Etnofarmakologi tropikal).&lt;br /&gt;- Melaksanakan pengabdian pada masyarakat, menuju Indonesia Sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUJUAN&lt;br /&gt;Mendidik mahasiswa melalui proses belajar menyelesaikan suatu kurikulum, sehingga mempunyai cukup pengetahuan dan keterampilan untuk memulai praktek kefarmasian dalam berbagai lingkungan termasuk farmasi industri, farmasi komunitas dan rumah sakit, serta dapat memanfaatkan sumber daya alam hayati tropikal yang berbasis kepada sumber daya alam / hayati endemik Kalimantan Barat terutama pengembangan etnofarmakologi tropikal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Pendidikan di Program Studi Farmasi Universitas Tanjungpura menganut sistem pendidikan nasional yang meliputi sistem Satuan Kredit Semester (SKS). Untuk menjadi sarjana Farmasi UNTAN seorang mahasiswa harus menyelesaikan minimal 155 SKS dalam masa kuliah 4-7 tahun, kemudian dilanjutkan pendidikan profesi apoteker dengan menyelesaikan 32 SKS selama dua semester untuk memperoleh gelar apoteker, sedangkan sistem penerimaan mahasiswa UNTAN melalui ujian tertulis /seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) dan non ujian tertulis (non utul / PMDK)&lt;br /&gt;Kurikulum Pendidikan di Program Studi Farmasi Universitas Tanjungpura mengacu pada SK Mendiknas No. 232/U/2000, dan kurikulum inti pendidikan farmasi dari Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI). Struktur kurikulum tsb terdiri dari berbagai kelompok matakuliah:&lt;br /&gt;1. Klp. Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) : 10 SKS&lt;br /&gt;2. Klp. Matakuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) : 64 SKS&lt;br /&gt;3. Klp. Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB) : 73 SKS&lt;br /&gt;4. Klp. Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB) : 4 SKS&lt;br /&gt;5. Klp. Matakuliah Berkehidupan Bermasyakat (MBB) : 4 SKS&lt;br /&gt;Presentase materi pembelajaran di Program Studi Farmasi UNTAN terdiri dari teori (75-80%) dan praktikum (20-25%). Kegiatan praktikum tidak hanya dilakukan di laboratorium yang ada di lingkungan UNTAN dan fakultas Farmasi UGM, tetapi juga pada industri, rumah sakit, apotek serta institusi lain yang relevan yang diwujudkan dalam kegiatan magang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TENAGA PENGAJAR/DOSEN&lt;br /&gt;Dewasa ini Fakultas MIPA Untan memiliki tenaga pengajar (dosen) sebanyak 62 orang dengan kualifikasi tingkat pendidikan S1 26 orang (42%), S2 32 orang (52%), S3 3 orang (6%) yang tersebar pada 4 program studi di Fakultas MIPA UNTAN yaitu Program Studi Matematika (7 orang), Fisika (13 orang), Kimia (24 orang) dan Biologi (17 orang). Program Studi Farmasi sendiri memiliki kualifikasi strata S2 farmasi 1 orang dan 7 orang apoteker. Para tenaga pengajar ini merupakan aset sumber daya manusia yang siap mentransfer ilmunya dalam mencetak sarjana farmasi di Universitas Tanjungpura. Melalui kerjasama yang dibuat antara Fakultas MIPA dan Fakultas Farmasi UGM, sumber daya manusia (staf pengajar) akan diperkuat melalui program kerjasama tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FASILITAS PENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN&lt;br /&gt;Proses pembelajaran ilmu farmasi seluruhnya berlangsung di lingkungan FMIPA Universitas Tanjungpura untuk sementara waktu sampai memiliki sarana mandiri yang memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang Kuliah&lt;br /&gt;Program Studi Farmasi menggunakan fasilitas ruang kuliah di gedung Fakultas Kedokteran UNTAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laboratorium&lt;br /&gt;Fasilitas laboratorium yang digunakan berada di FMIPA dan Fakultas Kedokteran.&lt;br /&gt;Laboratorium yang tersedia di Fakultas MIPA yaitu Laboratorium Kimia Dasar, Laboratorium Fisika, Laboratorium Biologi Dasar dan Laboratorium Komputer. Sementara itu laboratorium yang berada di gedung Fakultas Kedokteran yaitu Laboratorium Farmasetika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perpustakaan&lt;br /&gt;Ketersediaan literatur ilmiah sesuai bidangnya menjadi faktor penting dalam menunjang mutu suatu proses pembelajaran. Di perpustakaan universitas tanjungpura telah tersedia koleksi literatur Kimia berupa buku dan lain-lainnya sebanyak 120 judul, 119 judul untuk bidang Biologi, 44 judul untuk bidang Matematika dan 76 judul untuk bidang Fisika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laboratorium Komputer dan Internet&lt;br /&gt;Untuk menambah wawasan ilmiah para dosen dan mahasiswa Program Studi Farmasi maka telah terpasang jaringan internet (hot spot). Jaringan komunikasi ini akan memperlancar proses pembelajaran mahasiswa Program Studi Farmasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMPETENSI MAHASISWA PROGRAM STUDI FARMASI&lt;br /&gt;Mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Tanjungpura berasal dari berbagai SMA/MA se-Kalimantan Barat baik yang masuk melalui jalur utul maupun non utul. Program Studi Farmasi UNTAN juga menerima mahasiswa dari kepulauan Natuna yang telah mengikuti seleksi non utul dan memperoleh ikatan dinas dari Pemerintah Daerah setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM STUDI FARMASI&lt;br /&gt;Arus globalisasi yang menerpa di setiap negara di dunia ini menuntut suatu produk dan jasa yang bermutu agar dapat bersaing. Untuk itu lulusan farmasi yang akan dihasilkan di Universitas Tanjungpura memiliki kompetensi utama sebagai apoteker pada rumah-rumah sakit, puskesmas, poliklinik, apotek, instansi pemerintah, BUMN, swasta dan organisasi kemasyarakatan.&lt;br /&gt;Kompetensi pendukung apoteker UNTAN yang akan dihasilkan yaitu sebagai tenaga dosen (pendidik), penyuluh kesehatan, Instruktur/ widiyaswara dan lainnya yang dapat ditempatkan pada instansi-instansi pemerintah, BUMN, swasta dan organisasi kemasyarakatan&lt;br /&gt;Kompetensi lainnya dari lulusan Program Studi Farmasi adalah sebagai tenaga peneliti maupun wiraswastawan yang dapat bekerja secara mandiri guna mendukung bidang kesehatan pada masyarakat yang ada di wilayah Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELUANG KARIR LULUSAN PROGRAM STUDI FARMASI&lt;br /&gt;Mahasiswa yang telah menyelesaikan Program Studi Farmasi Untan tidak hanya akan menyandang gelar Farmasi saja, tetapi akan melanjutkan ke Program Pendidikan Profesi Apoteker. Sehingga lulusan dari Program Studi Farmasi Untan adalah apoteker-apoteker yang profesional dan dapat mendedikasikan diri sesuai kompetensinya di berbagai tempat, antara lain :&lt;br /&gt;Apotek&lt;br /&gt;Rumah Sakit&lt;br /&gt;Industri Farmasi&lt;br /&gt;Industri Kosmetika&lt;br /&gt;Industri Obat Tradisional&lt;br /&gt;Industri Makanan dan Minuman&lt;br /&gt;Laboratorium Medis&lt;br /&gt;Industri Alat Kesehatan&lt;br /&gt;Industri Bahan Kimia&lt;br /&gt;Pedagang Besar Farmasi&lt;br /&gt;Institusi penelitian, pendidikan/ Pemerintahan, seperti DEPKES, BPOM, Universitas, Akademik, ABRI, POLRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KUALIFIKASI CALON MAHASISWA FAKULTAS MIPA UNTAN&lt;br /&gt;Persyaratan yang diperlukan untuk menjadi mahasiswa Program Studi Farmasi Untan, sebagai berikut :&lt;br /&gt;Siswa lulusan SMA/ SMK dan Madrasah Aliyah jurusan eksakta atau yang sederajat&lt;br /&gt;Sehat jasmani dan rohani&lt;br /&gt;Lulus ujian seleksi utul (ujian tulis) dan non utul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;Penyelenggaraan Program Studi Farmasi UNTAN ini memadukan prinsip Pharmaceutical Care dan Etnofarmakologi. Tropikal yang diharapkan akan membawa khasanah baru serta kemajuan baik dalam ilmu kefarmasian sendiri maupun ilmu pengetahuan secara keseluruhan. Keluaran yang dihasilkanpun akan mampu menerapkan paduan tersebut dalam menjalankan tugasnya nanti sebagai apoteker, profesi yang menyandang 8 bintang oleh WHO (the seven stars plus pharmacist).&lt;br /&gt;Tanggung jawab akan pentingnya pendidikan dalam usaha meningkatkan sumber daya manusia di Kalimantan Barat serta adanya tuntutan dari masyarakat akan perlunya tenaga ahli farmasi untuk membangun daerah ini dalam mengelola sumber daya alam yang ada merupakan suatu motivasi bagi kami untuk menyelenggarakan proses pembelajaran bidang ilmu Farmasi.&lt;br /&gt;Mencerdaskan anak bangsa merupakan tugas yang mulia dan menjadi tanggung jawab dari semua lapisan masyarakat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAKULTAS MATEMATIKA &amp;amp; ILMU PENGETAHUAN ALAM&lt;br /&gt;UNIVERSITAS TANJUNGPURA&lt;br /&gt;Sekretariat Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura&lt;br /&gt;Telp/Fax (0561) 583865&lt;br /&gt;Email :&lt;br /&gt;farmasi.untan@gmail.com&lt;br /&gt;j111070xx@yahoo.com&lt;br /&gt;hmf.untan@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-4598171470342114556?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/4598171470342114556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=4598171470342114556&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4598171470342114556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4598171470342114556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2009/02/profil-prodi-farmasi-untan.html' title='PROFIL: PRODI FARMASI UNTAN'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SYf14FPkXoI/AAAAAAAAAEM/576ajc-mndc/s72-c/KEluarga+besar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-7919178770346446332</id><published>2008-06-29T16:48:00.000-07:00</published><updated>2009-02-04T21:38:18.516-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PharmacyNews'/><title type='text'>PHARMACYNEWS: GAGAL DI PIMNAS NAMUN TETAP DIDANAI?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SGggFNyItHI/AAAAAAAAACo/WZhuTtnMlRw/s1600-h/farmasi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SGggFNyItHI/AAAAAAAAACo/WZhuTtnMlRw/s200/farmasi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217455442280100978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Meskipun gagal lolos di PIMNAS Semarang, Namun para pejuang prestasi Universitas Tanjungpura masih dapat berbangga hati karena bisa mendapat prestasi sebagai kelompok  yang didanai dalam rangka PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) Penulisan Ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu prestasi yang cukup membanggakan bahwa wakil dari prodi farmasi juga turut ambil bagian dari kelompok PKM Penulisan Ilmiah yang didanai. Prodi Farmasi yang mengirimkan dua artikel ilmiah dengan judul antara lain : “Uji Aktivitas Enzim Katalase dari Ekstrak Hati Ayam” dengan ketua pelaksana Wiro Alexander Willy dan “Pemanfaatan Pigmen Warna Pada Ekstrak Bunga Berwarna Sebagai Indikator Reaksi Asidi Alkalimetri” dengan ketua pelaksana Niwick dapat meraih prestasi sebagai kelompok didanai pada judul kedua yang diketuai oleh Niwick.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendanaa&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SGggojyg2aI/AAAAAAAAACw/xiW0lDxQaCs/s1600-h/Action%28293%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SGggojyg2aI/AAAAAAAAACw/xiW0lDxQaCs/s200/Action%28293%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217456049482684834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;n sebesar Rp. 3.000.000,- diberikan pada 416 judul artikel yang diseleksi dari 1.931 judul. Universitas Tanjungpura mendapatkan dana tersebut dengan menyumbangkan 9 judul yang didanai. Judul artikel yang diketuai Niwick meraih peringkat 28 dari 40 judul untuk bidang ilmu MIPA. Setelah meraih prestasi sebagai juara I TOEFL Competition tingkat Universitas Tanjungpura oleh debie, vira dan evi yang diselenggarakan oleh UPT Bahasa, prodi farmasi meraih lagi prestasi dibidang karya tulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dengan hasil ini mahasiswa tidak boleh berbesar hati karena masih banyak prestasi yang harus dicapai. Semoga dengan tulisan ini, para mahasiswa lainnya khususnya mahasiswa/i prodi farmasi dianjurkan untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan perlombaan yang sesuai dengan minat dan bakatnya untuk meraih prestasi dan menggali potensi diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-7919178770346446332?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/7919178770346446332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=7919178770346446332&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7919178770346446332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7919178770346446332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2008/06/pharmacynews-gagal-di-pimnas-namun.html' title='PHARMACYNEWS: GAGAL DI PIMNAS NAMUN TETAP DIDANAI?'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SGggFNyItHI/AAAAAAAAACo/WZhuTtnMlRw/s72-c/farmasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-2970319141699164455</id><published>2008-06-28T06:58:00.000-07:00</published><updated>2009-02-04T21:37:45.676-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PharmacyNews'/><title type='text'>PHARMACYNEWS: Struktur Organisasi Angkatan 2007 Prodi farmasi TanjungPura</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SGZFxHG5JRI/AAAAAAAAACg/Iu-v_W1r52Q/s1600-h/farmasi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SGZFxHG5JRI/AAAAAAAAACg/Iu-v_W1r52Q/s200/farmasi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216933928379163922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Struktur Angkatan 2007 Prodi Farmasi&lt;br /&gt;Ketua angkatan        : Hadi Kurniawan&lt;br /&gt;Wakil Ketua Angkatan  : Fajar Nugraha&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris I          : Deprama Sutikti&lt;br /&gt;Sekretaris II         : Ayu Fajriani Eka Putri&lt;br /&gt;Bendahara I           : Ayu Abtian&lt;br /&gt;Bendahara II          : Riris Arietyasany&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divisi Humas dan Informasi&lt;br /&gt;Ketua                 : Rizqiyah Savira&lt;br /&gt;Sekretaris            : Wiro Alexander Willy&lt;br /&gt;Anggota               : Evi Yuvita&lt;br /&gt;Anggota               : Indra Bayu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divisi Minat, Bakat dan Apresiasi&lt;br /&gt;Ketua                 : Rendi Gunawan&lt;br /&gt;Sekretaris            : Irma Azizah Nursolihah&lt;br /&gt;Anggota               : Niwick&lt;br /&gt;Anggota               : Friska Okta Liditia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divisi Kesma&lt;br /&gt;Ketua                 : Desy Siska Anastasia&lt;br /&gt;Sekretaris            : Nina Agustika&lt;br /&gt;Anggota               : Suhendra&lt;br /&gt;Anggota               : Ilham Saputra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divisi Kerohanian&lt;br /&gt;Ketua                 : Hermawan Helmi&lt;br /&gt;Anggota               : Try Sulistyawati&lt;br /&gt;Anggota               : Dedy Gunawan&lt;br /&gt;Anggota               : Cornelia Yasinta&lt;br /&gt;Anggota               : Ruri Irwandika Putra&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-2970319141699164455?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/2970319141699164455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=2970319141699164455&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2970319141699164455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2970319141699164455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2008/06/pharmacynews-struktur-organisasi.html' title='PHARMACYNEWS: Struktur Organisasi Angkatan 2007 Prodi farmasi TanjungPura'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SGZFxHG5JRI/AAAAAAAAACg/Iu-v_W1r52Q/s72-c/farmasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-2941107383444833193</id><published>2008-06-28T06:51:00.000-07:00</published><updated>2009-02-04T21:37:15.491-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel English'/><title type='text'>ARTIKEL ENGLISH: Acne Fact and Fiction!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SGZDK3y5wuI/AAAAAAAAACY/4FSn1KaN-as/s1600-h/acne.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SGZDK3y5wuI/AAAAAAAAACY/4FSn1KaN-as/s200/acne.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216931072410501858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;What is Acne? People have differing opinions as to what acne really is. So, what exactly is acne? Do a couple of occasional but recurring zits qualify as a case of acne or do you have to have a lot of zits?&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Believe it or not, the answer is that occasional pimples or zits do not constitute a true case of acne. Although zits do seem to have the ability to appear almost instantaneously and at the most inopportune times like picture day, prom night, spelling bees, sporting events, dates, and special award ceremonies, they are not a true acne outbreak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The dictionary defines acne as "an inflammatory disease of the sebaceous glands, characterized by comedones and pimples, especially on the face, back, chest, and, in severe cases, by cysts and nodules resulting in scarring."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The anatomical definition of sebaceous glands is: "small subcutaneous glands usually connected with hair follicles. The follicles secrete an oily semi-fluid matter, composed in great part of fat, which softens and lubricates the hair and skin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Real acne outbreaks are actually a disease of the skin. However, the great news is that acne is treatable. Although it can be very embarrassing, cause great emotional distress, and lower your personal self-esteem for a period of time, acne is not fatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are new and effective treatments being sought by researchers and great advances have been made in the treatment of acne in the last few years. Years ago, when a person had acne, they were pretty much stuck with the problem. There were very few treatments available and the medical profession didn't even consider acne a disease.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It was long thought that acne was the direct result of a diet that was too high in fat and/or sweets. That is no longer the case. Acne is most often associated with puberty and the onset of pre-teen and teenage years but it can and does develop in adults as well. When acne does finally heal, there can be permanent scars left (from picking and popping) that are unsightly and cause patients to suffer long term emotional distress and low self- esteem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;New and very effective skin resurfacing treatments have been developed over the last several years that have, if not completely removed acne scars, at least diminished their appearance and severity.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acne Fact or Fiction:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You can hear a lot of tall tales about acne today, so let's take a look at the fact or fiction of acne. It is always better to be well armed with factual information so that you don't get fooled by the fictional facts that surround acne.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fictional Fact #1: Acne is caused by a lack of sexual activity.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Factual Fact: Acne and sexual activity are two entirely separate issues. One has no bearing on the other. Hormones secreted during puberty and young adulthood does have a bearing on acne. They also have a bearing on sexual arousal and activity. However, acne has no bearing on sexual activity nor does sexual activity have any bearing on acne.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fictional Fact #2: People have acne because they are dirty.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Factual Fact: Dirt has no part in acne. Dirt is dirt. Acne is acne. One has nothing to do with the other. Acne is a build up of oil, dead skin cells, and bacteria. Dirt isn't involved. Keeping the face clean can and will help to prevent clogged pores but dirt does not cause acne.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fictional Fact #3: Dermatologists can cure acne.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Factual Fact: Dermatologists can TREAT acne. They can help to alleviate the symptoms and help to clear up the pimples, black-heads, and white heads. They can prescribe antibiotics and topical ointments, lotions, and creams that will help but there is no cure at this time for acne.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fictional Fact #4: Acne is simply a skin problem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Factual Fact: It's true that acne affects the skin but it can also affect the way a person sees himself or herself. Acne and the scarring it can leave behind may cause a sufferer to become depressed and develop low self-esteem, both of which can lead to larger and more complex life socialization problems. Acne sufferers need the loving support and reassurance from their family and friends.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acne and Stress:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Can stress actually cause acne? There is ample evidence available to suggest that stress can most assuredly cause an acne breakout or make an existing breakout worse. Our bodies are highly developed chemical laboratories that produce all sorts of stuff.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At puberty, our body begins to produce an abundance of male hormones and this happens in both boys and girls. This overproduction of male hormones can happen at other times in life besides puberty; for example, when a girl or woman starting or stops taking birth control pills.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;These male hormones cause the bodies sebaceous glands to shift into overdrive and begin producing sebum. The sebum then travels up hair follicles, clogs the pores and begins the acne development cycle. However, male hormones are not the only cause for the sebaceous glands to begin producing an overabundance of sebum. When we become extremely stressed or overly emotional, our bodies react by causing the adrenal glands to produce a substance known as Cortisol, which is released directly into the bloodstream. Then the chemical chain reaction continues as the sebaceous glands release sebum, the sebum travels up the same hair follicles, clogs the pores and acne develops.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The physical changes in the body can cause exactly the same chemical chain reaction as the emotional changes in the mind. The mind/body connection is very real. Maybe some of it really IS in your head. If that's the case, there is help available to help people deal with the acne that is caused by stress. Reducing stress will just naturally reduce sebum production by the sebaceous glands and reducing sebum production will help to alleviate an acne breakout. Therefore, when you learn to reduce and control you stress levels, this part of the chemical chain reaction is minimized.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It really it isn't any different than restoring a hormonal balance to your body that reduces sebum production. So, in the final analysis, both factors that cause excessive sebum production should be addressed. Solving one problem might help; however, solving both problems could eliminate acne altogether.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acne Facials:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you are part of the 95 of the population who suffer from acne, you have more than likely seen TV or print media advertisements for acne facials. Have you ever wondered if there is anything to the claims that their manufacturers make?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In general, the answer is yes! Most acne facials are very effective, pretty much worth the price, and can be used in conjunction with your usual acne fighting regime. They won't necessarily replace any part of what you are already doing; but, rather enhance the overall effects.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You can find acne facials in most health stores, at many cosmetic counters, and online. As a matter of fact, you can probably complete a better comparison of available products online than you can anywhere else.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Most of these acne facial products provide for a three-step program. The first step is a complete facial cleansing. The next step is a steam massage. The final step is a facial mask. The first two steps are designed to prepare the face. The steam massage softens the black heads and the white heads to remove toxins from your skin. The facial mask serves to remove the dead skin cells from the face and to moisturize it as well. The overall effect of the acne facial is a very relaxing, calming, and cleansing experience. It just plain feels good. Anything that helps to calm and sooth your stress can't be bad because we all know that acne is aggravated by high stress levels. Acne facial masks can be used in addition to other parts of your acne prevention and treatment regime or you may find that the facial can, in fact, actually replace some things that you are currently doing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acne Concealer's:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One of Newton's laws of physics laws says that, "For every action, there is an equal and opposite reaction." That law of physics spills over into a lot of our life situations. For example: A young woman gets a zit and wants to cover it up. The cosmetics industry has a multitude of products designed to do just that. Okay, that's a little far out there but you get my point.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The acne pimples, whether they are white heads or black heads should never be picked at or popped. If they are popped or picked, it can and normally does result is a scar that is much harder to get rid of than the actual pimple, black head or white head. Popping a pimple is not going to make it go away. In fact, popping a pimple is only going to make the acne worse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Still when you get a zit, you have to go out and face the world so you are looking for ways to make your skin look clear. You want to disguise the zit and make it as unnoticeable as possible. Here is where the cosmetic industry can help. There are a multitude of products designed to make a zit less noticeable. You don't want to use a product that just adds to the problem by adding additional oil to already oily skin. So, you do need to remember, that when you use a cover product to make the zit less noticeable, you need to totally clean the product from your skin immediately when you return home.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Some of the better known as well as more effective cosmetic concealer's on the market today are:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dermablend Smooth Indulgence Concealer: This product produces a smooth matte appearance and was designed specifically for covering acne blemishes as well as for covering Rosacea and dark circles under the eyes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Flawless Skin by Prescriptives: This product will not aggravate acne but will supply a medium to full coverage and it contains SPF 25 for protection from the sun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Don't let acne control you; but rather, become smart and learn how to control the negative influences in your life that create a positive situation for acne to develop!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-2941107383444833193?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/2941107383444833193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=2941107383444833193&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2941107383444833193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2941107383444833193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2008/06/artikel-englishacne-fact-and-fiction.html' title='ARTIKEL ENGLISH: Acne Fact and Fiction!'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SGZDK3y5wuI/AAAAAAAAACY/4FSn1KaN-as/s72-c/acne.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-1528320152600137607</id><published>2008-06-17T00:32:00.000-07:00</published><updated>2009-02-04T21:39:02.311-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil'/><title type='text'>PROFIL: Buku Terbaru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFdpF9f3v0I/AAAAAAAAACA/Cw4XGsZBwKM/s1600-h/fredy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFdpF9f3v0I/AAAAAAAAACA/Cw4XGsZBwKM/s200/fredy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212750644833140546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;BUKU BARU!! BUKU Ke-2 dari FREDY (PENULIS MUDA KALIMANTAN BARAT)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;BENARKAH ADA IBU YANG TIDAK MENYAYANGI ANAKNYA?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Atau Sebaliknya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;BENARKAH TIDAK ADA RASA SAYANG SEDIKIT PUN DALAM HATI SEORANG ANAK KEPADA IBUNYA?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkan kedua jawaban di atas dan dapatkan juga tips, keuntungan menulis, cara menyalurkan karya Anda dalam buku “PERSEMBAHAN UNTUK IBU”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca buku ini membuat saya rindu akan belaian dan dongengan sederhana menjelang tidur. Sungguh buku luar biasa, yang mampu menggugah siapa saja untuk menghargai perjuangan seorang Ibu.&lt;br /&gt;(Pay Jarot Sujarwo, Penulis Muda &amp;amp; Motivator Penulisan Remaja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis adalah tipe anak muda yang pantang menyerah, dengan percaya diri yang tinggi dan bakat seni menulis yang dilaluinya dengan perjuangan, mulai belajar menulis hingga dengan berani mewujudkan impiannya dengan menghasilkan karyanya sendiri, betul-betul perjuangan yang luar biasa.&lt;br /&gt;(Untung Aprianto, S. Pd, Pengamat Seni dan Bahasa, Singkawang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LUAR BIASA!! Fredy mengingatkan saya akan peran saya bagi kedua anak saya.&lt;br /&gt;(Paulina, Ibu Rumah Tangga)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca buku ini, dengan segera saya menelepon Ibu.&lt;br /&gt;(Amrin ZR, Penulis Buku Kumpulan Cerpen “Wanita Penjaga Api”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan diterbitkannya buku ini,dapat menggugah para pembaca yang tersisihkan atau yang selalu dihina agar bangkit dan tidak merasa terhina di mata orang banyak. Sehingga berjuang maju tanpa melihat dari kalangan mana kita.&lt;br /&gt;(Maryam A. J, Guru SD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang ingin sekolah atau organisasinya dikunjungi untuk memotivasi ataupun seminar, harap e-mail ke fredy_m07b@yahoo.co.id atau isi cbox yang ada pada blog ini. Tanpa dipungut biaya apapun. GRATIS!! Peserta dalam acara minimal 200 orang. Untuk informasi lebih lengkap buka blog penulis di &lt;a href="http://fredy-ok.blogspot.com/"&gt;http://fredy-ok.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-1528320152600137607?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/1528320152600137607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=1528320152600137607&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/1528320152600137607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/1528320152600137607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2008/06/buku-terbaru.html' title='PROFIL: Buku Terbaru'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFdpF9f3v0I/AAAAAAAAACA/Cw4XGsZBwKM/s72-c/fredy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-4410223912075215054</id><published>2008-06-16T22:49:00.000-07:00</published><updated>2009-02-04T21:33:47.223-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH: Download Data Kuliah</title><content type='html'>Kepada teman-teman Prodi farmasi universitas TanjungPura dapat mendownload data kuliah Pak Elvi&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;yang terbaru. Cara mendownload adalah klik &lt;a href="http://www.divshare.com/download/4753615-2cb"&gt;link ini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Terus mendaftar di sign up divshare.com selanjutnya download selamat mencoba!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-4410223912075215054?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/4410223912075215054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=4410223912075215054&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4410223912075215054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4410223912075215054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2008/06/download-data-kuliah_16.html' title='KULIAH: Download Data Kuliah'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-5442507440716614319</id><published>2008-06-16T04:13:00.000-07:00</published><updated>2009-02-04T21:33:12.341-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Indonesia'/><title type='text'>ARTIKEL: Pasien Gagal Jantung Terlalu Optimistis?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFZLTTjf_yI/AAAAAAAAAB4/JmWmEx4Z3xY/s1600-h/jantung.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFZLTTjf_yI/AAAAAAAAAB4/JmWmEx4Z3xY/s320/jantung.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212436413766696738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;HIDUP dan mati adalah sesuatu yang telah digariskan Tuhan. Tak ada yang bisa memperkirakan kapan seseorang akan meninggal atau berapa lama lagi dapat bertahan hidup saat keadaan sakit berat.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi sakit sekalipun, optimisme dan harapan memang harus selalu dipelihara dan dipertahankan. Menyoal optimisme ini, sebuah riset menunjukkan bahwa penderita gagal jantung adalah mereka yang memiliki harapan dan optimisme tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian  mengungkapkan, penderita gagal jantung terlalu yakin atau berlebihan dalam memperkirakan berapa lama lagi mereka bisa bertahan  hidup.  Penelitian terbaru yag dimuat Journal of the American Medical Association menyebutkan, hampir dua pertiga pasien penderita gagal jantung kongestive selalu berlebihan dalam memperhitungkan angka harapan hidup mereka atau 40% lebih tinggi dibandingkan rata-rata relalistis yang didasarkan  hasil prognosis atau kemungkinan masa depan penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagal jantung kongestif, yang terjadi ketika jantung menjadi terlalu lemah atau berkurangnya volume pemompaan sehingga jantung tidak dapat mencukupi kebutuhan darah untuk seluruh bagian tubuh, tercatat menjad penyebab 55.000 kematian setiap tahunnya dan secara tidak langsung di Amerika Serikat menyebabkan 230.000 kematian lainnya secara rutin setiap tahun .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun sudah ini ada kemajuan dalam pengobatan penyakit jantung ini , para ahli mengatakan  prognosis bagi pasien penderitanya masih lemah, dengan sekitar 50% rata-rata  harapan hidupnya kurang dari  lima tahun.  Bahkan pasien yang menderita gagal jantung stadium lanjut, hampir 90% di antaranya meninggal dalam kurun waktu satu tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Persepsi pasien tentang prognosis memang penting artinya karena  hal ini mempengaruhi  keputusan medis dalam hal pengobatan, alat, transplantasi dan perawatan di akhir hidup," tulis peneliti dari the Duke Clinical Research Institute,  Larry A. Allen, MD, MHS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam risetnya, Larry dan timnya melibatkan 122 pasein (rata-rata berusia 62 tahun) yang menderita gagal jantung kongestif stadium sedang hingga lanjut.  Para pasien  ditanya mengenai  persepsi akan harapan hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peneliti menemukan pasien gagal jantung cenderung terlalu berlebihan dalam memperhitungkan harapan hidupnya dengan rata-rata kelebihan sekitar tiga tahun.  Rata-rata pasien memperkirakan mereka bisa bertahan hingga 13 tahun sedangkan hasil perhitungan medis yang telah divalidasi menunjukkan hanya 10 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan, 63% penderita gagal jantung berlebihan dalam memperkirakan harapan hidunya dengan rata-rata  40% di atas prediksi dari perhitungan medis.  Pasien yang lebih muda dan mengidap stadium lanjut  adalah mereka yang cenderung paling berlebihan dalam memperkirakan harapan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset yang dilakukan Larry cs ini berlangsung selama tiga tahun dan sebanyak  29% pasien yang menjadi partisipan meninggal. Peneliti tidak menemukan hubungan  antara persepsi akan panjangnya harapan hidup dengan kemamupan bertahan hidup atau survival.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-5442507440716614319?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/5442507440716614319/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=5442507440716614319&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/5442507440716614319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/5442507440716614319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2008/06/pasien-gagal-jantung-terlalu-optimistis.html' title='ARTIKEL: Pasien Gagal Jantung Terlalu Optimistis?'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFZLTTjf_yI/AAAAAAAAAB4/JmWmEx4Z3xY/s72-c/jantung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-1038891038550694195</id><published>2008-06-13T05:03:00.000-07:00</published><updated>2009-02-04T21:32:36.567-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Indonesia'/><title type='text'>ARTIKEL: Meracik Obat Dari Kedalaman Laut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFJieZekRqI/AAAAAAAAABs/zfYX30BB1Fk/s1600-h/dalamlaut.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFJieZekRqI/AAAAAAAAABs/zfYX30BB1Fk/s320/dalamlaut.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211335993195775650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagi Tadeuz Molinski, laut adalah sumber kekayaan tak terbatas, bukan hanya di bidang perikanan dan sebagai sumber minyak bumi, tetapi juga sumber obat-obatan. Profesor kimia di University of California ini tengah melakukan penelitian untuk mencari obat kanker dan penyakit menular lainnya dari makhluk spongia (sponge/spons).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ia melihat bahan-bahan alami dari organisme laut dapat menjadi salah satu sumber obat-obatan di dunia farmasi. Obat-obatan yang ada saat ini, mulai dari aspirin hingga penurun kolesterol, diracik dari tetumbuhan atau bakteri. Molinski yakin perkembangan modern di bidang kimia analitis dapat mendukung penelitiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampel Molinski kebanyakan berasal dari organisme spons, tunicates (makhluk laut yang tidak dapat berenang dan menggigit), dan cyanobakter. Beberapa ekstrak yang dihasilkan memiliki aktivitas biokimia yang berguna dalam membunuh bakteri, menekan pertumbuhan sel kanker, dan mengatur metabolisme kalsium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk farmasi kelautan memiliki ikatan yang kuat dalam karakteristik metabolisme lemak dan protein. Hal ini jauh berbeda dengan karakteristik yang didapat para ahli dari tetumbuhan dan hewan darat. Organisme laut berevolusi dengan kondisi yang jauh berbeda sehingga cara mereka memproduksi enzim dan protein pun berbeda pula. Secara kimia, enzim dan protein tersebut memiliki karakteristik yang masih perlu didalami secara analitis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kesuksesan penelitiannya adalah phorboxazole. Phorboxazole adalah ekstrak spons Samudera Hindia Australia yang mampu menekan pertumbuhan sel tumor pada konsentrasi rendah sekalipun. Zat itu juga bersifat anti-karsinogenik yang mampu mencegah pertumbuhan sel kanker sejak dini. Molinski percaya bahwa phorboxazole masih memiliki kemampuan medis lainnya yang belum diketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian Molinski juga menekankan pencarian obat yang dapat secara efektif mengontrol aktivitas kalsium. Metabolisme kalsium berperan besar dalam proses selular mulai dari pembentukan respon sel, pendukung kegiatan enzimatis, mengubah bentuk sel, hingga memicu pembelahan sel. Kalsium terbukti memiliki peran yang besar dalam transplantasi organ hingga penanganan jantung koroner. Hingga saat ini, Molinski mendapatkan senyawa Xestospongin C yang mampu mengatur transportasi kalsium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada banyak kasus, para ahli tidak mampu menjelaskan mengapa organisme laut membuat senyawa-senyawa tersebut. Molinski menambahkan mungkin akan didapat lebih banyak lagi ekstrak obat-obatan yang dapat meningkatkan nilai hidup manusia di masa datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara ekonomis, meracik obat-obatan dari organisme kelautan menghadapi tantangan yang serius karena proses ekstraksi yang cukup mahal. Hal ini diharapkan mampu diselesaikan dengan perkembangan instrumen kimia analitis masa kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian ini seperti bermain teka-teki silang di mana para ahli kimia dan biokimia harus menerapkan kemampuannya secara luas untuk menemukan petunjuk akan senyawa-senyawa yang menguntungkan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-1038891038550694195?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/1038891038550694195/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=1038891038550694195&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/1038891038550694195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/1038891038550694195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2008/06/meracik-obat-dari-kedalaman-laut.html' title='ARTIKEL: Meracik Obat Dari Kedalaman Laut'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFJieZekRqI/AAAAAAAAABs/zfYX30BB1Fk/s72-c/dalamlaut.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-969726783247687936</id><published>2008-06-13T04:26:00.000-07:00</published><updated>2009-02-04T21:32:06.289-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>KULIAH: Download Data Kuliah</title><content type='html'>Bagi teman-teman yang ingin mendapatkan data kuliah yang tentang responsi praktikum Biokimia oleh Bu Puji silahkan download &lt;a href="http://www.divshare.com/download/4731059-ea9"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-969726783247687936?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/969726783247687936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=969726783247687936&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/969726783247687936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/969726783247687936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2008/06/download-data-kuliah.html' title='KULIAH: Download Data Kuliah'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-2293944837345407116</id><published>2008-06-13T03:45:00.000-07:00</published><updated>2009-02-04T21:31:16.066-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Indonesia'/><title type='text'>ARTIKEL: Bakteri Hidup di Es Greenland</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFJRdFN8p5I/AAAAAAAAAA8/V6gEyleHVbg/s1600-h/bakteri.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFJRdFN8p5I/AAAAAAAAAA8/V6gEyleHVbg/s320/bakteri.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211317278879819666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;BOSTON,- Tim ilmuwan Pennsylvania State University menemukan spesies bakteri yang hidup dalam es Greenland. Tempat hidupnya berada di lapisan es yang membeku sejak 120.000 tahun dan pada kedalaman sekitar 3,2 kilometer.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bakteri yang baru ditemukan menambah daftar organisme renik yang tahan di lingkungan ekstrem. Sebab, bakteri yang disaring dari lapisan es yang dicairkan tahan hidup dalam ruangan inkubasi yang bernutrisi rendah dan tanpa oksigen. Dinamai Chryseobacterium greenlandensis, spesies tersebut memiliki kekerabatan genetik dengan bakteri-bakteri yang hidup di tubuh ikan, lumpur laut, dan akar tumbuh-tumbuhan tertentu. Namun, hanya ada sekitar 10 spesies bakteri semacam ini yang hidup di lapisan es kutub maupun sungai gletser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mikroba mewakili lebih dari sepertiga biomassa Bumi, namun baru 8.000 mikroba yang dideskripsikan dari sekitar tiga juta spesies yang diperkirakan ada," ujar Jennifer Loveland-Curtze, salah satu peneliti senior Penn State. Ia menjelaskan temuan tersebut dalam pertemuan rutin Masyarakat Mikrobiologi Amerika (ASM) ke-108 di Boston, Massachusetts, Selasa (3/6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti berharap, melalui bakteri tersebut dapat dipelajari bagaimana sel dapat tetap hidup dalam kondisi ekstrem. Penelitian tersebut juga akan mengungkap bagaimana sel mengubah sifat biokimia dan fisiologi untuk menghadapi perubahan kondisi lingkungan. Kemampuan ini juga menjadi referensi para ilmuwan untuk mencari bentuk kehidupan yang mungkin terdapat di planet-planet lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-2293944837345407116?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/2293944837345407116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=2293944837345407116&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2293944837345407116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2293944837345407116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2008/06/bakteri-hidup-di-es-greenland.html' title='ARTIKEL: Bakteri Hidup di Es Greenland'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFJRdFN8p5I/AAAAAAAAAA8/V6gEyleHVbg/s72-c/bakteri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-4287880127449518128</id><published>2008-06-12T22:55:00.000-07:00</published><updated>2009-02-04T21:30:37.169-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Indonesia'/><title type='text'>ARTIKEL: Lahir dengan Dua Penis akibat Mutasi Gen</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFIMQIz0IVI/AAAAAAAAAA0/Q7ceZDIktvo/s1600-h/penis.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFIMQIz0IVI/AAAAAAAAAA0/Q7ceZDIktvo/s320/penis.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211241190203334994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KELAHIRAN seorang bayi aneh asal Hejian, sebuah kota di provinsi Henan, yang memiliki dua penis adalah kasus yang sangat jarang. Kondisi langka itu disebut dengan istilah fetus in fetu (FIF) dan terjadi satu dalam 500.000 bayi yang dilahirkan dalam keadaan hidup.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Prof dr H Soehartono DS Sp OG KFER dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, kasus fetus in fetu terjadi karena adanya mutasi gen. “Hal itu terjadi saat janin akan terbentuk di dalam rahim. Seharusnya janin itu sudah terbelah menjadi dua untuk menjadi kembar,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, mutasi gen membuat salah satu janin yang telah membelah tidak mampu berkembang secara sempurna. Selanjutnya sepanjang pertumbuhan janin yang sehat, janin yang tidak berkembang ini tetap menempel. Menempelnya bisa terjadi di mana saja dan sebagian bisa ikut tumbuh namun dipastikan tidak akan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Misalnya bisa berupa kepala saja, bagian tangan saja, maupun bagian penis saja. Tidak ada yang akan bisa hidup dan berkembang di janin yang hidup itu karena janin yang hidup lebih dulu mengambil nutrisi untuk pertumbuhannya dan tidak mungkin berbagi dengan janin yang tidak sempurna tersebut,” ungkap Prof Soehartono kepada Surya, Kamis (12/6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kasus FIF menyita perhatian dunia. Salah satu yang paling terkenal adalah kasus Alamjan Nematilaev. Bocah Kazakhstan itu menyimpan 'janin' saudara kembarnya selama bertahun-tahun. Pada tahun 2003, dokter sekolah Nematilaev menemukan keanehan. Perut Nematilaev membesar dan menunjukkan gerakan. Menurut diagnosa dokter, di dalam perut bocah 7 tahun itu terdapat kista. Namun, yang didapat dokter ternyata janin kembaran identik Nematilaev. Janin itu menjadi parasit dalam perutnya. Janin tak jadi itu juga memiliki rambut, lengan, jari, kuku, kaki dengan jari-jari lengkap, alat kelamin, kepala, serta wajah yang tidak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah lebih unik dialami Sanju Bhagat, asal Nagpur, India. Selama 36 tahun dia membawa 'saudara kembar' parasit di dalam tubuhnya. Karena Bhagat tidak punya plasenta, 'kembarannya' itu menyerap kehidupan langsung dari sumber darah Bhagat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal April lalu, seorang bayi perempuan di Yogyakarta juga menjadi berita utama di media-media Indonesia. Ainiyah, nama bayi perempuan itu, disebut 'hamil' karena di dalam tubuhnya tumbuh janin. Kembaran tak berkembang itu 'memilih' liver Ainiyah sebagai tempat menempel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Medan, bayi dua bulan bernama Afiah Syafina awalnya divonis menderita tumor pada perutnya. Namun, saat dioperasi pada 19 Januari 2008 yang disangka tumor itu ternyata janin berumur lima bulan. (sun/wkp/kis/rie)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-4287880127449518128?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/4287880127449518128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=4287880127449518128&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4287880127449518128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/4287880127449518128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2008/06/lahir-dengan-dua-penis-akibat-mutasi.html' title='ARTIKEL: Lahir dengan Dua Penis akibat Mutasi Gen'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFIMQIz0IVI/AAAAAAAAAA0/Q7ceZDIktvo/s72-c/penis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-5174693904356383958</id><published>2008-06-12T22:52:00.000-07:00</published><updated>2009-02-04T21:29:54.653-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Indonesia'/><title type='text'>ARTIKEL: Bayi Lahir dengan Penis Tambahan di Punggung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFILhw9ZvgI/AAAAAAAAAAs/7A1Y9DA5sYk/s1600-h/penis.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFILhw9ZvgI/AAAAAAAAAAs/7A1Y9DA5sYk/s320/penis.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211240393527115266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;HEJIAN, JUMAT - Seorang bayi baru lahir memiliki penis tambahan di punggungnya. Sang ayah, Li Jun (30), yang tinggal di Heijan, provinsi Henan, China, langsung melarikannya ke Rumah Sakit Anak Tianjin pada 27 Mei untuk menjalani operasi pengangkatan penis kedua itu.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Operasi pengangkatan yang dilakukan pada 6 Juni itu membutuhkan waktu tiga jam. Sang bayi dalam kondisi baik pascaoperasi. Dalam ilmu kedokteran, kondisi ini disebut fetus in fetu yang sangat jarang terjadi, bahkan hanya terjadi satu dari 500.000 kelahiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fetus in fetu  terjadi akibat ketidaksempurnan pembelahan janin yang seharusnya menjadi bayi kembar. Bayi yang berkembang tidak sempurna ini menempel di bagian tubuh saudaranya yang sempurna. Dia juga bisa menempel di perut yang disebut sebagai bayi mengandung bayi. (the sun)  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-5174693904356383958?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/5174693904356383958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=5174693904356383958&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/5174693904356383958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/5174693904356383958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2008/06/bayi-lahir-dengan-penis-tambahan-di.html' title='ARTIKEL: Bayi Lahir dengan Penis Tambahan di Punggung'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFILhw9ZvgI/AAAAAAAAAAs/7A1Y9DA5sYk/s72-c/penis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-1687743696068003347</id><published>2008-06-12T03:09:00.000-07:00</published><updated>2009-02-04T21:29:09.270-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Indonesia'/><title type='text'>ARTIKEL: Makanan Terbaik Penurun Kolesterol</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFD2NFOlEuI/AAAAAAAAAAk/6g4O4Y8ARoo/s1600-h/bubur+gandum.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFD2NFOlEuI/AAAAAAAAAAk/6g4O4Y8ARoo/s320/bubur+gandum.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210935473469723362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KEBIASAAN dan jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari berperan penting dalam memengaruhi kadar kolesterol darah Anda. Semakin baik pola dan kualitas makanan Anda sehari-hari, tentu makin terjaga pula keseimbangan kolesterol dan kesehatan Anda secara keseluruhan .&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang ingin terhindar dari masalah kolesterol ada baiknya mulai mempertimbangkan makanan sehat antikolesterol. Berikut adalah lima makanan terbaik menurut Mayo Clinic yang membantu menurunkan kolesterol dan melindungi jantung serta pembuluh darah Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bubur gandum/oatmeal&lt;br /&gt;Oatmeal mengandung serat  larut (soluble fiber) yang dapat menurunkan kolesterol buruk (low-density lipoprotein /LDL) Anda. Soluble fiber juga ditemukan pada jenis makanan lain seperti kacang ginjal (kidney beans), apel, buah pir, barley, dan buah prune. Serat yang larut diyakini mampu menurunkan penyerapan kolesterol dalam pencernaan Anda. Mengonsumsi 10 gram lebih serat larut setiap hari dapat menurunkan kadar  total LDL.  Setiap 1 1/2 cangkir oatmeal matang yang Anda makan mengandung 6 gram serat.  Jika Anda tambahkan  buah seperti  pisang, Anda menambah 4  gram lebih  serat . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kacang walnuts, almonds dan jenis lainnya&lt;br /&gt;Berbagai studi menunjukkan, walnut secara signifikan menurunkan kolesterol dalam darah.  Kacang ini mengandung banyak asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids) yang dapat membuat pembuluh darah tetap sehat dan elastis.  Kacang Almond juga memiliki faedah yang tidak terlalu beda, di mana penurunan kolesterol dapat Anda rasakan setelah sekitar empat minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diet untuk menurunkan kolesterol dengan 20 persen sumber kalori berasal dari walnut  diklaim dapat  menurunkan kadar kolesterol LDL hingga 12 persen.  Kacang-kacangan umumnya berkalori tinggi sehingga dengan hanya sekitar segenggam (tidak lebih dari 2 ons atau 57 gram) akan memberi faedah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun perlu diingat, ketika Anda mengonsumsinya dengan makanan lain jangan berlebihan.  Makan berlebih  justru membuat Anda  kegemukan dan memicu risiko jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ikan dan asam lemak omega-3&lt;br /&gt;Banyak riset yang mendukung manfaat mengonsumsi ikan dalam menurunkan kolesterol karena ikan kaya kandungan asam lemak omega-3.  Asam lemak Omega-3 juga  membantu jantung dengan beragam cara seperti menurunkan tekanan darah  dan menekan risiko pembekuan darah.  Pada pasien yang sudah mengalami serangan jantung, minyak ikan atau asam lemak omega-3  secara signifikan menurunkan risiko kematian mendadak .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para dokter biasanya merekomendasikan untuk memakan ikan minimal dua kali dalam semingguu. Sumber makanan yang kaya  omega-3 terdapat pada  makarel, ikan herring, sarden, tuna albacore dan salmon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diingat, untuk mempertahankan faedah ikan bagi kesehatan, sebaiknya ikan dipanggang atau dibakar dalam oven.  Jika tidak suka ikan,  Anda juga bisa mempeoleh omega-3 dari makanan lain seperti  ground flaxseed atau canola oil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga dapat memperoleh  omega-3 atau minyak ikan dari suplemen, tetapi tentu tidak akan mendapatkn semua nutrien penting dalam ikan seperti selenium. Bila Anda memutuskan memakan suplemen, ingatlah untuk tetap memperhatikan pola makan Anda dan  makanlah daging yang rendah lemak atau sayuran untuk menggantikan ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Minyak Zaitun/Olive Oil&lt;br /&gt;Minyak Zaitun atau olive oil mengandung  campuran antioksidan potensial yang dapat menekan kolesterol tanpa mengganggu kadar kolesterol  baik (HDL) Anda .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan Pengawas Makanan AS (FDA) merekomendasikan untuk mengonsumi sekitar  2 sendok makan (23 gram) olive oil setiap hari untuk menjaga jantung tetap sehat. Untuk menambah olive oil dalam daftar menu, Anda bisa mencampunya dengan sayuran, bumbu cair, atau mencampurnya dengan cuka sebagai pelengkap salad. Anda juga dapat menggunakan olive oil as sebagai pengganti mentega ketika memoles daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa riset menyarankan bahwa  efek olive oil dalam menurunkan kolesterol akan lebih besar jika Anda memilih extra-virgin olive oil atau minyak zaitun ekstra murni. Minyak jenis ini tidak melewati proses pengolahan dan penambahan zat kimia yang diyakini mengandung lebih banyak antioksidan menyehatkan. Sebaiknya hindari "light" olive oil karena  biasanya jenis  ini sudah melewati beragam proses pengolahan sehingga faedahnya tidak akan maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Makanan yang difortifikasi atau diperkaya sterol dan stanol tumbuhan.&lt;br /&gt;Banyak makanan yang kini telah difortifikasi dengan sterol atau stanol — zat dalam tumbuhan yang membantu menahan penyerapan kolesterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Margarin, jus jeruk, atau yogurt ada yang sudah difortifikasi dengan sterol yang bisa menurunkan  LDL kolesterol hingga 10 persen. Jumlah sterol tumbuhan yang dibutuhkan untuk mencapai target itu sedikitnya 2 gram yang setara dengan dua porsi (237 mililter) jus jeruk dengan fortifikasi sterol dalam sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sterol atau stanol tumbuhan yang ditambahkan dalam makanan  tidak akan memengaruhi kadar trigliserida atau pun HDL. Sterol atau stanol juga tidak akan mengganggu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak seperti A, D, E and K.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-1687743696068003347?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/1687743696068003347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=1687743696068003347&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/1687743696068003347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/1687743696068003347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2008/06/makanan-terbaik-penurun-kolesterol_12.html' title='ARTIKEL: Makanan Terbaik Penurun Kolesterol'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFD2NFOlEuI/AAAAAAAAAAk/6g4O4Y8ARoo/s72-c/bubur+gandum.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-259755816519015983</id><published>2008-06-12T03:00:00.001-07:00</published><updated>2009-02-04T21:28:08.090-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Indonesia'/><title type='text'>ARTIKEL: Wow, Ini Dia Sel Telur Manusia!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFD0rhr0REI/AAAAAAAAAAc/shfn9Qh8OP0/s1600-h/sel+telur.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFD0rhr0REI/AAAAAAAAAAc/shfn9Qh8OP0/s320/sel+telur.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210933797481366594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;UNTUK pertama kalinya dalam sejarah para ahli di Belgia belum lama ini berhasil merekam dengan sangat jelas  proses awal pada reproduksi manusia, yakni keluarnya sel telur dari ovarium seorang wanita.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Adalah ginekolog Dr Jacques Donnez dari  Universitas Katolik Louvain (UCL) di Brussels yang berhasil merekam proses pelepasan oosit dari ovarium ketika ia sedang melakukan operasi histerektomi atau pengangkatan kandungan (rahim, uterus) seorang wanita.  Gambar-gambar yang menakjubkan ini juga dipublikasikan dalam majalah New Scientist.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara alami, wanita normal mengeluarkan satu hingga beberapa sel telur setiap bulan ketika memasuki masa-masa subur.  Namun begitu, sejauh ini belum ada ahli yang mampu merekam secara jelas dan detail momen-momen keluarnya sel telur manusi dari organ wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sel telur dihasilkan oleh folikel-folikel,  kantung-kantung berisi cairan, di bagian dalam  ovarium yang  pada  masa ovulasi akan mengeluarkan benjolan (protrusi) kecil berwarna kemerahan yang terlihat dalam gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telur-telur akan muncul pada ujung benjolan tersebut dengan bentuk sel-sel yang mirip jeli. Setelah keluar dan lepas dari benjolan tersebut, sel-sel kemudian akan berkelana menuju tuba falopi di mana nantinya akan dibuahi oleh sel sperma dari seorang pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sel telur dalam gambar tersebut adalah milik seorang perempuan berusia 45 tahun asal Belgia.  Donnez mengatakan, beberapa teori mengindikasikan bahwa pelepasan sel telur dalam ovarium bersifat "eksplosif", namun apa yang direkamnya  ini berlangsung sekitar 15 menit.          &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-259755816519015983?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/259755816519015983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=259755816519015983&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/259755816519015983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/259755816519015983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2008/06/untuk-pertama-kalinya-dalam-sejarah.html' title='ARTIKEL: Wow, Ini Dia Sel Telur Manusia!'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SFD0rhr0REI/AAAAAAAAAAc/shfn9Qh8OP0/s72-c/sel+telur.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-2249478107419526566</id><published>2008-06-11T06:21:00.001-07:00</published><updated>2008-06-12T03:45:21.697-07:00</updated><title type='text'>Music Series</title><content type='html'>Bagi para peminat lagu indo terutama lagu Yovie &amp;amp; The Nuno "Dia Milikku"&lt;br /&gt;silahkan download disini&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.divshare.com"&gt;http://www.divshare.com/download/4715998-7b7&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.divshare.com/download/4715998-7b7"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-2249478107419526566?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/2249478107419526566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=2249478107419526566&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2249478107419526566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/2249478107419526566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2008/06/music-series.html' title='Music Series'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4167601878941872802.post-7317057443370159222</id><published>2008-06-11T05:52:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T23:12:56.155-08:00</updated><title type='text'>Posting Pertamaku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SE_Ml2Rq5lI/AAAAAAAAAAM/LREADkIyDWU/s1600-h/1_275530837m.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SE_Ml2Rq5lI/AAAAAAAAAAM/LREADkIyDWU/s320/1_275530837m.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210608244487808594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah posting pertamaku&lt;br /&gt;Namaku Wiro Alexander Willy selaku pemilik blog ini&lt;br /&gt;Semoga Anda dapat menikmati blog ini&lt;br /&gt;Terima Kasih&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4167601878941872802-7317057443370159222?l=wiro-pharmacy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/feeds/7317057443370159222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4167601878941872802&amp;postID=7317057443370159222&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7317057443370159222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4167601878941872802/posts/default/7317057443370159222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiro-pharmacy.blogspot.com/2008/06/posting-pertamaku.html' title='Posting Pertamaku'/><author><name>WIRO ALEX</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02212490562940932191</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KZzbCQU7DQU/SE_Ml2Rq5lI/AAAAAAAAAAM/LREADkIyDWU/s72-c/1_275530837m.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
