12 Maret 2012

KURUS PADAHAL RAKUS, CACINGAN KAH?

Sebelum menjudge dirimu cacingan gara-gara sering makan tapi badan masih kerempeng, ada baiknya kita memahami apa itu cangcimen eh salah cacingan maksudnya?? (cangcimen = makanan kecil yang biasa dijajakan di terminal bis atau kereta terdiri dari kacang kwaci permen).

PENYAKIT CACING

Di negara berkembang seperti Indonesia, penyakit cacing merupakan penyakit rakyat umum. Infeksinya pun dapat terjadi secara simultan oleh beberapa cacing sekaligus.

Infeksi cacing umumnya terjadi melalui mulut, kadang langsung melalui luka di kulit (cacing tambang, dan benang) atau lewat telur (kista) atau larva cacing, yang ada dimana-dimana di atas tanah.

Cacing yang merupakan parasit manusia dibagi menjadi dua kelompok, yakni cacing pipih dan cacing bundar.
  1. Platyhelminthes. Ciri-cirinya bentuk pipih, tidak memiliki rongga tubuh dan berkelamin ganda (hemafrodit). Cacing yang termasuk golongan ini adalah cacing pita (Cestoda) dan cacing pipih (Trematoda).
  2. Nematoda (roundworms). Ciri-cirinya bertubuh bulat, tidak bersegmen, memiliki rongga tubuh dengan saluran cerna dan kelamin terpisah. Infeksi cacing ini disebut ancylostomiasis (cacing tambang), trongyloidiasis, oxyuriasis (cacing kremi), ascariasis (cacing gelang) dan trichuriasis (cacing cambuk).
Gambar. Siklus hidup cacing gelang (Ascaris lumbricoides)
Cacing golongan nematoda tersebut menyebabkan infeksi cacing usus (soil-transmitted helminthasis). Hidupnya berkaitan dengan perilaku bersih dan kondisi sanitasi lingkungan.


Nah, itu mengenai cacingan, untuk kamu-kamu yang makan sering (alias rakus = bahasa kasarnya) tapi badan tetap kurus (kerempeng = bahasa kasarnya) alangkah lebih baik untuk melakukan pemeriksaan tinja untuk memastikan apakah anda terinfeksi cacing atau tidak.

FAKTOR BERAT BADAN YANG KURUS

Perlu diketahui bahwa berat badan yang kurus bisa disebabkan oleh beberapa faktor antara lain :
(1) Genetik, artinya dari garis keturunan bapak atau ibu Anda mempunyai bentuk tubuh yang kurus;
(2) Asupan gizi, artinya kuantitas dan kualitas makanan yang tidak memadai atau seimbang;
(3) Aktivitas yang berlebihan sehingga energi yang didapat dari asupan makanan sehari-hari habis untuk kegiatan lain sehingga tidak ada kelebihan energi yang akan diubah sebagai cadangan energi di tubuh dalam bentuk gula atau lemak;
(4) Adanya penyakit yang mendasari terjadinya gangguan baik dalam proses asupan gizi atau pun dalam proses penyerapannya di saluran cerna. Misalnya, tumor di rongga mulut sehingga seseorang tidak bisa makan, atau cacingan seperti yang Anda khawatirkan Anda derita yang akan menggangu proses absorbsi makanan yang sudah terdapat dalam usus.

Jadi, disarankan untuk melakukan pemeriksaan dulu jangan asal minum obat cacing dulu meskipun  penggunaan obat cacing itu aman hanya keluhan ringan seperti mual-muntah alergi (itupun jarang terjadi). Informasi mengenai obat cacing akan di informasikan pada post artikel berikutnya. ^_^


Tidak ada komentar: